Lebih Pilih Timbun Uang Tunai, Kilau Emas Dunia Mulai Pudar

Iwan Supriyatna | Suara.com

Sabtu, 14 Maret 2020 | 06:47 WIB
Lebih Pilih Timbun Uang Tunai, Kilau Emas Dunia Mulai Pudar
Ilustrasi emas batangan. (Shutterstock)

Suara.com - Harga emas berjangka melanjutkan penurunannya, harga emas dunia jatuh lagi lebih dari empat persen karena investor melepas kepemilikan mereka untuk menimbun uang tunai guna menutup margin calls di pasar lain yang terpukul dampak dari wabah Virus Corona.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April di Bursa Comex anjlok 73,6 dolar AS atau 4,63 persen, menjadi ditutup pada 1.516,7 dolar AS per ounce. Harga emas berjangka jatuh 52 dolar AS atau 3,17 persen menjadi 1.590,3 dolar AS per ounce sehari sebelumnya.

Di pasar spot, emas turun 4,0 persen menjadi diperdagangkan di 1.513,11 dolar AS per ounce pada pukul 14.54 waktu setempat (18.54 GMT). Untuk minggu ini, emas turun lebih dari sembilan persen, terbesar sejak 1983.

"Sementara pasar ekuitas terus berada di bawah tekanan dan ada dorongan ke arah likuiditas di pasar-pasar, itu tidak biasa bagi harga emas untuk dijual juga," kata Analis Standard Chartered Bank Suki Cooper, seperti dikutip oleh Reuters.

"Dalam jangka pendek, harga emas bisa terlihat penurunan lebih lanjut karena kebutuhan untuk memenuhi margin calls (menutup kerugian) di pasar lain dan jika investor lebih memilih untuk pindah ke uang tunai dan mengurangi paparan risiko di seluruh papan."

Kenaikan dolar AS hingga 1,2 persen juga menekan safe-haven seperti emas.

Di sisi fisik, pusat utama Asia juga melihat aktivitas menyusut karena dampak wabah virus corona, terutama di konsumen emas terbesar dunia, China.

Platinum di pasar spot turun 1,5 persen menjadi 751,50 dolar AS per ounce, menuju kerugian mingguan terbesar yang pernah ada. Perak jatuh 8,8 persen menjadi 14,43 dolar AS, menempatkannya di jalur untuk penurunan mingguan terbesar sejak 2011.

Di pasar berjangka, perak untuk pengiriman Mei jatuh 1,50 dolar AS atau 9,40 persen, menjadi ditutup pada 14,5 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman April turun 37,9 dolar A, atau 4,85 persen, menjadi menetap pada 743,9 dolar AS per ounce. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sempat Naik Tinggi, Harga Emas Kini Mulai Merosot

Sempat Naik Tinggi, Harga Emas Kini Mulai Merosot

Bisnis | Rabu, 11 Maret 2020 | 07:40 WIB

Turun Rp 9.000, Harga Jual Emas Antam Dibanderol Rp 842.000 Per Gram

Turun Rp 9.000, Harga Jual Emas Antam Dibanderol Rp 842.000 Per Gram

Bisnis | Selasa, 10 Maret 2020 | 10:45 WIB

Harga Emas Turun Tipis, Tinggalkan Level 1.700 Dolar AS

Harga Emas Turun Tipis, Tinggalkan Level 1.700 Dolar AS

Bisnis | Selasa, 10 Maret 2020 | 08:05 WIB

Terkini

Purbaya Bertemu Dubes Tiongkok Usai Wacanakan Pajak Tambahan Produk China di E-commerce

Purbaya Bertemu Dubes Tiongkok Usai Wacanakan Pajak Tambahan Produk China di E-commerce

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:45 WIB

Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya

Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:39 WIB

Bisnis Properti 2026 Diprediksi Tumbuh 8 Persen, Hunian Konsep 'Resort' Jadi Incaran Kaum Urban

Bisnis Properti 2026 Diprediksi Tumbuh 8 Persen, Hunian Konsep 'Resort' Jadi Incaran Kaum Urban

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:32 WIB

Pertamina Patra Niaga Jaga Energi dengan Dukungan Armada Logistik Laut di Tengah Dinamika Global

Pertamina Patra Niaga Jaga Energi dengan Dukungan Armada Logistik Laut di Tengah Dinamika Global

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:30 WIB

MoU Indonesia-Jepang: 10 Proyek Kerja Sama Investasi dengan Nilai Rp 392,7 Triliun

MoU Indonesia-Jepang: 10 Proyek Kerja Sama Investasi dengan Nilai Rp 392,7 Triliun

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:28 WIB

97 Persen Mesin Tambang Bitcoin AS Ternyata Buatan China

97 Persen Mesin Tambang Bitcoin AS Ternyata Buatan China

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:26 WIB

Ramai Pengendara Isi Bensin Full Tank Jelang Pengumuman Kenaikan BBM

Ramai Pengendara Isi Bensin Full Tank Jelang Pengumuman Kenaikan BBM

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:24 WIB

Ramai Isu Kenaikan Harga BBM, Pertamina Buka Suara

Ramai Isu Kenaikan Harga BBM, Pertamina Buka Suara

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:11 WIB

Harga Minyak Makin Mendidih: Iran Serang Tanker, Israel Intens Serbu Lebanon

Harga Minyak Makin Mendidih: Iran Serang Tanker, Israel Intens Serbu Lebanon

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:32 WIB

IHSG Berbalik Loyo di Sesi I, 403 Saham Jeblok

IHSG Berbalik Loyo di Sesi I, 403 Saham Jeblok

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:27 WIB