Harga Pangan Global Anjlok Gara-gara Covid-19

Dwi Bowo Raharjo, Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 03 April 2020 | 07:54 WIB
Harga Pangan Global Anjlok Gara-gara Covid-19
Ilustrasi aktivitas pedagang di Pasar Kramat Jati, Jakarta, Selasa (2/10). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Pendemi virus corona atau Covid-19 yang merebak hampir keseluruh dunia tidak hanya membuat krisis kesehatan saja, tetapi juga membuat krisis pada sektor lainnya.

Tengok saja, akibat pandemi Covid-19 harga kebutuhan pangan global anjlok cukup dalam bahkan. Berdasarkan data dari Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO), saat ini harga pangan global mencapai titik terendah sejak 2015.

Mengutip Bloomberg, Jumat (3/4/2020), Indeks Harga Pangan FAO, ukuran harga global, turun 4,3 persen pada bulan Maret, penurunan tertajam sejak Agustus 2015.

Harga pangan turun karena pembatasan kebebasan bergerak di sejumlah negara. Memburuknya permintaan minyak sehingga menekan konsumsi biofuel, yang merupakan sumber utama permintaan gula dan minyak nabati.

"Penurunan harga sebagian besar didorong oleh faktor permintaan, bukan penawaran. Faktor permintaan dipengaruhi oleh prospek ekonomi yang semakin memburuk," kata ekonom senior FAO Abdolreza Abbassian.

Indeks pangan FAO juga kerap dianggap sebagai indikator keamanan pangan potensial bagi negara-negara berkembang.

Dengan memperhatikan perkembangan saat ini, FAO menyatakan akan memantau dengan cermat harga dan masalah logistik serta gangguan potensial pada rantai pasokan yang disebabkan oleh pandemi virus corona.

Penurunan paling tajam terlihat pada harga gula, yang turun 19 persen dari Februari, karena lebih sedikit orang mengonsumsi berpemanis di rumah, dan karena harga minyak mentah yang lebih rendah menekan permintaan etanol.

"Harga minyak telah turun lebih dari setengahnya selama bulan lalu, yang berdampak pada penurunan besar permintaan bahan bakar nabati, yang merupakan sumber penting permintaan untuk gula dan minyak nabati," kata analis FAO Peter Thoenes.

baca juga

Indeks minyak nabati turun 12 persen karena terpukul oleh penurunan minyak mentah 66 persen selama tiga bulan terakhir, serta meningkatnya ketidakpastian akibat dampak virus korona terhadap permintaan global untuk komoditas.

Harga daging dan susu juga turun. Harga biji-bijian, sebagai komponen utama indeks harga pangan FAO melemah 1,9 persen, sebagian karena pasokan seimbang dan tenang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nasib Pedagang Bakso Keliling dan Supir Angkot Jakarta di Tengah Pandemi

Nasib Pedagang Bakso Keliling dan Supir Angkot Jakarta di Tengah Pandemi

News | Rabu, 01 April 2020 | 18:17 WIB

Pemprov Akui Ada Pedagang Tanah Abang Pasien Corona Kabur dari RS

Pemprov Akui Ada Pedagang Tanah Abang Pasien Corona Kabur dari RS

News | Senin, 30 Maret 2020 | 14:36 WIB

Lockdown di Tegal, Pedagang Sayur: Kalau Tidak Ada Kompensasi Mau Gimana?

Lockdown di Tegal, Pedagang Sayur: Kalau Tidak Ada Kompensasi Mau Gimana?

Jawa Tengah | Minggu, 29 Maret 2020 | 18:10 WIB

Imbas Wabah Corona, Pedagang Rugi Hingga 70 Persen Sampai Terancam Bangkrut

Imbas Wabah Corona, Pedagang Rugi Hingga 70 Persen Sampai Terancam Bangkrut

Jatim | Jum'at, 27 Maret 2020 | 17:00 WIB

Terdampak Corona, Pekerja Informal, Pedagang Kecil, Ojol Dapat Bantuan Uang

Terdampak Corona, Pekerja Informal, Pedagang Kecil, Ojol Dapat Bantuan Uang

News | Kamis, 26 Maret 2020 | 13:40 WIB

Pedagang Kehilangan Penghasilan, DPR Minta Pemerintah Tunda Cicilan Bank

Pedagang Kehilangan Penghasilan, DPR Minta Pemerintah Tunda Cicilan Bank

News | Jum'at, 20 Maret 2020 | 16:56 WIB

Terkini

Bos Bugatti Imbau Pabrikan Eropa Tidak Meniru Tren Mobil China, Fokus Kualitas

Bos Bugatti Imbau Pabrikan Eropa Tidak Meniru Tren Mobil China, Fokus Kualitas

Otomotif | Senin, 12 Oktober 2026 | 10:04 WIB

Pekerja Proyek Bentrok dengan Satpol PP di Kebayoran Baru, Ini Pemicunya

Pekerja Proyek Bentrok dengan Satpol PP di Kebayoran Baru, Ini Pemicunya

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 10:01 WIB

Danau Semayang Mengering, Warga Berburu Emas

Danau Semayang Mengering, Warga Berburu Emas

Foto | Senin, 12 Oktober 2026 | 10:00 WIB

Misteri Umur 60: Usia Menjadi Pengingat tentang Kematian dan Kehidupan

Misteri Umur 60: Usia Menjadi Pengingat tentang Kematian dan Kehidupan

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 10:00 WIB

Nonton Konser Sekalian Investasi, ATM Emas Hadir di Snada Indonesia 2026

Nonton Konser Sekalian Investasi, ATM Emas Hadir di Snada Indonesia 2026

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 09:54 WIB

Pasar Shopping Metro Mau Dibongkar, Nunik Pasang Badan Minta Nasib UMKM Diselamatkan

Pasar Shopping Metro Mau Dibongkar, Nunik Pasang Badan Minta Nasib UMKM Diselamatkan

Lampung | Senin, 12 Oktober 2026 | 09:51 WIB

Kualitas Udara Membaik, Anak-anak di Pekanbaru Kembali ke Sekolah

Kualitas Udara Membaik, Anak-anak di Pekanbaru Kembali ke Sekolah

Riau | Senin, 12 Oktober 2026 | 09:45 WIB

Jurus Baru Urai Macet Pagi Jakarta, Dishub Sisir Sudirman hingga Area Galian

Jurus Baru Urai Macet Pagi Jakarta, Dishub Sisir Sudirman hingga Area Galian

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 09:28 WIB

Tahan Beli, Harga Emas Antam Mulai Naik Jadi Rp2.594.000/Gram

Tahan Beli, Harga Emas Antam Mulai Naik Jadi Rp2.594.000/Gram

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 09:28 WIB

Ditinggal Pemilik Keliling Jualan, 5 Rumah Kontainer di Kelapa Gading Hangus Dilalap Api

Ditinggal Pemilik Keliling Jualan, 5 Rumah Kontainer di Kelapa Gading Hangus Dilalap Api

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 09:24 WIB

×