Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Airlangga Ungkap Biang Kerok Neraca Dagang Sempat Defisit, Impor BBM Jadi Pemicu

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:38 WIB
Airlangga Ungkap Biang Kerok Neraca Dagang Sempat Defisit, Impor BBM Jadi Pemicu
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat konferensi pers di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (22/6/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]
baca 10 detik
  • Impor BBM melonjak picu neraca dagang sempat defisit.
  • Airlangga: Neraca dagang YtD tetap surplus, ekonomi masih solid.
  • Pemerintah siapkan insentif bea masuk nol untuk industri kimia dan petrokimia.

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan lonjakan impor bahan bakar minyak (BBM) menjadi penyebab utama neraca perdagangan Indonesia sempat mengalami defisit dalam satu bulan terakhir. Namun, pemerintah memastikan kondisi tersebut hanya bersifat sementara dan tidak mencerminkan kondisi ekonomi secara keseluruhan.

Airlangga mengatakan secara kumulatif atau year to date (YtD), neraca perdagangan Indonesia masih mencatatkan surplus. Menurutnya, defisit yang terjadi dalam satu bulan terakhir dipicu melonjaknya nilai impor BBM akibat kenaikan harga di pasar global.

"Kalau kita lihat pertumbuhan ekonomi kemarin masih baik di 5,61 persen. Kemudian kalau kita lihat neraca perdagangan year to date juga masih positif. Kemarin satu bulan memang negatif karena memang dari segi impor BBM itu memang harganya spike, harganya naik," kata Airlangga usai menghadiri Kadin Indonesia Monthly Diplomatic Breakfast di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (10/7/2026).

Ia menjelaskan tekanan terhadap neraca perdagangan juga dipengaruhi oleh kinerja ekspor komoditas unggulan yang belum mengalami peningkatan berarti. Nilai ekspor kelapa sawit, batu bara, hingga ferro alloy tercatat relatif stagnan sehingga belum mampu mengimbangi lonjakan nilai impor energi.

"Sedangkan ekspor daripada kelapa sawit kemudian batu bara dan juga ferro alloy sebetulnya angkanya relatif sama kemarin, sehingga tentu ini kita akan jaga juga beberapa bulan ke depan," ujarnya.

Meski demikian, Airlangga menilai fundamental ekonomi Indonesia masih cukup kuat. Ia menyebut inflasi tetap terkendali di kisaran target pemerintah, yakni 2,5 persen plus minus 1 persen.

"Inflasi masih dalam range 2,5 plus minus 1 persen, dan ini terus kita jaga," katanya.

Untuk menjaga daya saing industri, pemerintah juga menyiapkan sejumlah insentif fiskal. Salah satunya melalui pembebasan bea masuk impor bahan baku plastik bagi industri kimia yang saat ini tengah difinalisasi dalam bentuk Peraturan Menteri Keuangan (PMK).

"Termasuk insentif untuk industri chemicals, di mana impor bahan baku plastik akan dinolkan, dan ini PMK-nya sedang dibuat," ujar Airlangga.

baca juga

Selain itu, pemerintah juga memberikan fasilitas bea masuk nol persen terhadap impor LPG yang digunakan sebagai bahan baku industri petrokimia. Kebijakan tersebut akan berlaku selama enam bulan sebagai upaya menjaga pasokan bahan baku sekaligus meningkatkan daya saing industri nasional.

"Demikian pula untuk petrokimia yang kesulitan bahan baku untuk impor LPG juga kita berikan bea masuk nol untuk periode enam bulan ke depan," ungkapnya.

Airlangga menambahkan berbagai indikator ekonomi lainnya juga masih menunjukkan tren positif. Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), pembiayaan sektor perumahan, hingga pertumbuhan kredit perbankan masih terus meningkat.

Ia juga menegaskan berbagai lembaga internasional, seperti World Bank, IMF, dan OECD, masih memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di kisaran 5 persen pada tahun ini.

"Jadi relatif semua menilai perekonomian kita relatif aman dan solid," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekonom Wanti-wanti Defisit APBN Bisa Lebihi 3% Jika Harga Minyak Dunia Tembus Segini

Ekonom Wanti-wanti Defisit APBN Bisa Lebihi 3% Jika Harga Minyak Dunia Tembus Segini

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:58 WIB

INDEF Ungkap Kelas Menengah RI Tertekan, 10 Juta Orang Turun Kelas dalam Waktu Sedekade

INDEF Ungkap Kelas Menengah RI Tertekan, 10 Juta Orang Turun Kelas dalam Waktu Sedekade

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:55 WIB

Purbaya: Defisit APBN 2026 Diproyeksikan Membengkak

Purbaya: Defisit APBN 2026 Diproyeksikan Membengkak

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:09 WIB

Terkini

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

×