Trinitan Metals and Minerals Gunakan RLEP Hasilkan Nikel Murni

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Jum'at, 10 April 2020 | 11:00 WIB
Trinitan Metals and Minerals Gunakan RLEP Hasilkan Nikel Murni
Ilustrasi pertambangan nikel. [Shutterstock]

Suara.com - PT Trinitan Metals and Minerals Tbk telah merampungkan proses uji kelayakan untuk ekstraksi Nikel menggunakan teknologi Hidrometalurgi Roasting-Leaching-Electrowinning Process (RLEP).

Perusahaan yang bergerak dalam industri pengolahan metal dan mineral tersebut mengklaim bahwa teknologi baru yang mereka kembangkan mampu mengolah bijih (Ore) nikel laterit kadar 1,0 persen sekalipun menjadi logam nikel murni berkadar 99,96 persen.

Hydro Project Leader PT Trinitan Metals and Minerals Tbk, Marjohan Satria menjelaskan, bahwa teknologi RLEP berbeda dengan teknologi Hidrometalurgi yang umum digunakan oleh smelter di Indonesia saat ini, yakni High Pressure Acid Leaching (HPAL).

"Teknologi RLEP mampu memproduksi nikel murni berkadar 99,96 persen (nikel kelas satu) lebih cepat dan dengan tingkat risiko yang lebih rendah. Bahkan perolehan (yield) nikel dapat mencapai 95 persen," ujar Marjohan dalam keterangannya, Jumat (10/4/2020).

Adapun produk nikel sendiri dibagi ke dalam dua kelas, yaitu kelas satu dan kelas dua.

Selain itu, Marjohan juga menerangkan bahwa proses pemurnian nikel menggunakan teknologi RLEP melewati tiga langkah utama. Pertama, bijih nikel dipanaskan terlebih dahulu melalui proses Roasting untuk menghilangkan kadar air di dalamnya.

Setelah kadar air hilang, bijih nikel kemudian diolah menggunakan bahan kimia Sulfuric Acid dalam proses Leaching untuk memisahkan kandungan logam lainnya. Proses tersebut menghasilkan Mixed Hydroxide Precipitate (MHP) yang telah memiliki kadar nikel sekitar 30 persen.

Pada tahap terakhir, MHP dilarutkan kembali ke dalam larutan kimia dan dimurnikan menggunakan arus listrik dalam proses Electrowinning hingga seluruh logam Nikel yang terkandung dalamnya dapat diekstraksi.

Marjohan memastikan bahwa tidak ada limbah padat maupun cair yang terbuang dan berpotensi merusak lingkungan dalam pengaplikasian teknologi RLEP ini.

baca juga

"Limbah residu padat yang dihasilkan dari pemurnian nikel akan diolah kembali menjadi bata untuk bangunan. Bahan kimia Sulfuric Acid yang dibutuhkan dalam proses ekstraksi juga dapat didaur ulang terus menerus sehingga biaya operasi dapat menjadi jauh lebih rendah," jelas dia.

Oleh karena itu, Direktur Operasional PT Trinitan Metals and Minerals Tbk, Widodo Sucipto meyakini bahwa teknologi hidrometalurgi RLEP yang mampu menghasilkan nikel murni berkadar 99,96 persen (nikel kelas satu) dapat dimanfaatkan untuk mengakselerasi industri mobil listrik nasional, sekaligus mendukung program pemerintah terkait hilirisasi nikel agar dapat mendatangkan keuntungan besar bagi bangsa Indonesia.

Sebagai informasi, setelah merampungkan proses uji kelayakan, PT Trinitan Metals and Minerals Tbk membuka kesempatan kerjasama selebar-lebarnya dengan para penambang yang ingin mengolah ore nikel kadar rendah bahkan hingga kadar 1,0 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Smelter Dalam Negeri Tak Bisa Olah Ore Nikel Kadar Rendah?

Smelter Dalam Negeri Tak Bisa Olah Ore Nikel Kadar Rendah?

Bisnis | Selasa, 10 Desember 2019 | 08:36 WIB

Bahlil: 26 Perusahaan Sepakat Tak Lagi Ekspor Bijih Nikel

Bahlil: 26 Perusahaan Sepakat Tak Lagi Ekspor Bijih Nikel

Bisnis | Selasa, 12 November 2019 | 19:57 WIB

Eksportir Bandel Kirim Bijih Nikel, Izin Usaha Bakal Dicabut

Eksportir Bandel Kirim Bijih Nikel, Izin Usaha Bakal Dicabut

Bisnis | Rabu, 30 Oktober 2019 | 15:50 WIB

Terkini

Mau Jajan Boost Lebih Hemat? Ada Diskon 25% untuk Pengguna BRI Kartu Kredit

Mau Jajan Boost Lebih Hemat? Ada Diskon 25% untuk Pengguna BRI Kartu Kredit

Jatim | Jum'at, 18 September 2026 | 00:02 WIB

Cuaca Panas Makin Segar, Ada Diskon 25% di Boost dengan BRI Kartu Kredit

Cuaca Panas Makin Segar, Ada Diskon 25% di Boost dengan BRI Kartu Kredit

Jogja | Kamis, 17 September 2026 | 23:55 WIB

Promo BRI Kartu Kredit di Boost, Dapatkan Diskon 25% hingga 31 Desember 2026

Promo BRI Kartu Kredit di Boost, Dapatkan Diskon 25% hingga 31 Desember 2026

Jawa Tengah | Kamis, 17 September 2026 | 23:50 WIB

Nikmati Jus dan Smoothies di Boost dengan Diskon 25% Pakai BRI Kartu Kredit

Nikmati Jus dan Smoothies di Boost dengan Diskon 25% Pakai BRI Kartu Kredit

Jabar | Kamis, 17 September 2026 | 23:45 WIB

Jajan di Boost Lebih Hemat, Ada Diskon 25% Pakai BRI Kartu Kredit Visa Contactless

Jajan di Boost Lebih Hemat, Ada Diskon 25% Pakai BRI Kartu Kredit Visa Contactless

Jakarta | Kamis, 17 September 2026 | 23:31 WIB

KA Ijen Ekspres Tertemper Mobil di Jember, Satu Orang Tewas Meninggal

KA Ijen Ekspres Tertemper Mobil di Jember, Satu Orang Tewas Meninggal

Jatim | Kamis, 17 September 2026 | 23:16 WIB

Warga dan Keluarga Penumpang KM Virgo Transport 8 di Tulungagung Gelar Doa Bersama

Warga dan Keluarga Penumpang KM Virgo Transport 8 di Tulungagung Gelar Doa Bersama

Jatim | Kamis, 17 September 2026 | 23:03 WIB

BBPOM Surabaya Sita 2.523 Obat Tradisional Ilegal di Bangkalan

BBPOM Surabaya Sita 2.523 Obat Tradisional Ilegal di Bangkalan

Jatim | Kamis, 17 September 2026 | 22:51 WIB

Cukup Pakai BRI Kartu Kredit Visa Contactless, Dapatkan Diskon 25% Produk Jus Buah Boost

Cukup Pakai BRI Kartu Kredit Visa Contactless, Dapatkan Diskon 25% Produk Jus Buah Boost

Lampung | Kamis, 17 September 2026 | 22:45 WIB

Rekonstruksi Penyekapan Berujung Kematian di Sumedang, Korban Diikat Jadi Sorotan

Rekonstruksi Penyekapan Berujung Kematian di Sumedang, Korban Diikat Jadi Sorotan

Jabar | Kamis, 17 September 2026 | 22:44 WIB

×