Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.828.000
Beli Rp2.700.000
IHSG 7.101,226
LQ45 684,142
Srikehati 332,003
JII 470,939
USD/IDR 17.285

Tertimbun Longsor, 3 Hektare Lahan Pertanian di Sukabumi Gagal Panen

Iwan Supriyatna | Suara.com

Jum'at, 10 April 2020 | 13:00 WIB
Tertimbun Longsor, 3 Hektare Lahan Pertanian di Sukabumi Gagal Panen
Tanah Longsor. (Foto: Antaranews.com)

Suara.com - Lahan pertanian padi seluas tiga hektare di Kampung Cisuren, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat tertimbun tanah akibat longsor terbing.

Akibatnya, petani tak bisa memanen hasil tanamnya atau gagal panen.

"Longsor yang terjadi di RT 05, RW 08, Desa Cicadas, Kecamatan Cisolok ini dikarenakan hujan deras yang turun sejak pagi hingga siang, sehingga tanah tebih setinggi 150 meter dan lebar 200 meter tersebut longsor dan langsung menimbun sawah yang hendak panen," kata Ketua Forum Koordinasi SAR Daerah (FKSD) Kabupaten Sukabumi Okih Fajri di Sukabumi ditulis Jumat (10/4/2020).

Informasi yang dihimpun, longsor tersebut juga diakibatkan tanah tebing sudah labil, sehingga saat diguyur hujan terus menerus tidak bisa menahan beban di atasnya dan imbasnya terjadi longsor.

Pada kejadian ini tidak ada korban jiwa, hanya saja selain merusak lahan pertanian bencana ini juga menutup aliran air yang biasa digunakan untuk mengairi sawah yang airnya berasal dari Sungai Cicadas-Sukarame.

Sementara itu, Kepala Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi Daeng Sutisna mengatakan untuk kerugian akiibat bencana tanah longsor ini masih dalam perhitungan.

Namun demikian, pihaknya mengimbau kepada warga sekitar agar selalu waspada karena hujan deras berpotensi akan turun kembali dan tidak menutup kemungkinan terjadi bencana tanah longsor susulan.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi terkait bencana tersebut karena merusak lahan pertanian milik warga, meskipun tidak ada korban jiwa tepi harus diantisipasi," tambahnya.

Ia mengatakan petugasnya masih berada di lokasi untuk membantu evakuasi tanah longsor khususnya yang menutup saluran air agar tidak terjadi banjir dan untuk warga yang tinggal di sekitar longsor lebih baik tidak mendekat dahulu ke lokasi. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngeri, Video Detik - detik Tanah Longsor Cianjur Timbun Satu Peseda Motor

Ngeri, Video Detik - detik Tanah Longsor Cianjur Timbun Satu Peseda Motor

Jabar | Kamis, 09 April 2020 | 19:42 WIB

Longsor di Selingkar Wilis, Jalur Perdagangan Trenggalek Putus Total

Longsor di Selingkar Wilis, Jalur Perdagangan Trenggalek Putus Total

Jatim | Minggu, 05 April 2020 | 12:59 WIB

Petani yang Gagal Panen di Bone Dapat Klaim Asuransi Usaha Tani Padi

Petani yang Gagal Panen di Bone Dapat Klaim Asuransi Usaha Tani Padi

Bisnis | Sabtu, 04 April 2020 | 19:36 WIB

Terkini

Belanja Suku Cadang Lokal SMGR Tembus Rp809 Miliar di 2025

Belanja Suku Cadang Lokal SMGR Tembus Rp809 Miliar di 2025

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 20:09 WIB

Dari Limbah Jadi Nilai Ekonomi, Kisah Inspiratif Ibu Amaliyah Bersama PNM di Kampung Masigit

Dari Limbah Jadi Nilai Ekonomi, Kisah Inspiratif Ibu Amaliyah Bersama PNM di Kampung Masigit

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 19:34 WIB

Sinergi Hulu Migas Dorong Tata Kelola Sumur Rakyat dan Ketahanan Energi Nasional

Sinergi Hulu Migas Dorong Tata Kelola Sumur Rakyat dan Ketahanan Energi Nasional

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 19:14 WIB

Industri Tekstil RI Terjepit: Krisis Global dan Serbuan Barang Kawasan Berikat

Industri Tekstil RI Terjepit: Krisis Global dan Serbuan Barang Kawasan Berikat

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 18:20 WIB

Prabowo Tunjuk Pengusaha Tambang-Sawit: Cari Makan di Sini, Simpan Uang di Luar Negeri!

Prabowo Tunjuk Pengusaha Tambang-Sawit: Cari Makan di Sini, Simpan Uang di Luar Negeri!

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 18:16 WIB

Cekik Industri Tembakau Sama Saja 'Bunuh' 6 Juta Pekerja, Wamenaker: Negara Belum Siap!

Cekik Industri Tembakau Sama Saja 'Bunuh' 6 Juta Pekerja, Wamenaker: Negara Belum Siap!

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 18:09 WIB

7 Subsektor Manufaktur Melemah, Kemenperin Ungkap Biang Keroknya

7 Subsektor Manufaktur Melemah, Kemenperin Ungkap Biang Keroknya

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 18:04 WIB

Prabowo Gebrak Hilirisasi Fase II Senilai Rp116 Triliun: Jalan Tunggal Menuju Kemakmuran!

Prabowo Gebrak Hilirisasi Fase II Senilai Rp116 Triliun: Jalan Tunggal Menuju Kemakmuran!

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 17:59 WIB

IKI April 2026 Bertahan di Level Ekspansi 51,75 Meski Bayang-bayang Global Menghantui

IKI April 2026 Bertahan di Level Ekspansi 51,75 Meski Bayang-bayang Global Menghantui

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 17:53 WIB

BUMN Ini Sulap Kampung Mutus Jadi Mandiri, Ekonomi Warga Melejit 87,5 Persen

BUMN Ini Sulap Kampung Mutus Jadi Mandiri, Ekonomi Warga Melejit 87,5 Persen

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 17:44 WIB