JIC dan Pengusaha Peduli NKRI Bantu 42.000 Keluarga Ojol Terdampak Corona

Iwan Supriyatna | Suara.com

Senin, 27 April 2020 | 19:13 WIB
JIC dan Pengusaha Peduli NKRI Bantu 42.000 Keluarga Ojol Terdampak Corona
JIC dan Pengusaha Peduli NKRI Bantu 42.000 Keluarga Ojol Terdampak Corona.

Suara.com - Pandemi Covid-19 mendorong lebih banyak pihak untuk peduli. Jaringan Lintas Iman Tanggap Covid-19 (JIC) bekerjasama dengan Pengusaha Peduli Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) melakukan langkah nyata untuk meringankan beban masyarakat sektor informal seperti UMKM dan mitra ojek online (ojol).

Skema bantuan dimaksud setidaknya tetap akan memberikan penghasilan kepada UMKM. Para UMKM bintaan PT Hebat itu akan menyiapkan kebutuhan berupa paket makanan untuk berbuka puasa. Dibagikan gratis kepada masyarakat terdampak langsung terutama dari sektor informal dan mitra pengemudi daring.

Dari skema tersebut maka secara langsung ada dua pihak yang teringankan bebannya menghadapi masa krisis seperti saat ini yaitu UMKM dan para mitra pengemudi daring. Terlebih bantuan dilakukan di berbagai kota di seluruh Indonesia.

"Covid-19 jadi momentum kita sebagai umat beragama. Kemarin umat Hindu merayakan Nyepi. Umat Kristiani kemudian merayakan paskah, dan sekarang umat Islam puasa. Ke depan umat Budha sedang mempersiapkan Waisak," ungkap Romo Johannes Harianto, SJ, mewakili JIC, saat seremoni penyerahan bantuan di kawasan Kemang Timur, Jakarta, Senin (27/4/2020).

Dirinya mengajak masyarakat untuk saling membantu menghadapi masa sulit seperti sekarang. Terlebih memasuki bulan suci Ramadhan yang dijalankan umat islam dengan ibadah puasa ini, Covid-19 masih menjadi tantangan bersama.

"Maka Covid-19 bukan hanya soal penyakit tetapi juga soal manusia. Kemanusiaan yang menyentuh, yaitu spiritual kita sebagai manusia," ucapnya.

Aksi JIC bekerjasama dengan Pengusaha Peduli NKRI menjadi langkah nyata menghadapi tantangan dimaksud.

"Tentu ini merupakan langkah kecil tapi setiap langkah kecil sangat berarti. Tentu harus datang dari kejujuran dan kerelaaan hati," terangnya.

Program ini akan berdampak pada sekitar 42.000 keluarga pengemudi transportasi online. JIC berterima kasih dan salut kepada para pengusaha yang turut serta dalam program tersebut. Sebab dirinya menyadari bahwa situasi saat ini merupakan kondisi sulit bagi pengusaha dan dunia usaha.

Kaesang Pengarep dari PT Hebat mengapresiasi inisiatif ini karena akan membantu UMKM agar tetap berjalan di masa pandemi ini.

“UMKM yang menjadi partner PT Hebat otomatis terbantu dalam menjalankan usahanya karena inisiatif ini,” ujar Kaesang pada kesempatan yang sama.

Teddy Sugianto, mewakili Pengusaha Peduli NKRI, menambahkan aksi ini adalah wujud kepedulian para pengusaha untuk membantu saudara-saudara yang menunaikan ibadah puasa.

"Supaya ibadah dapat berjalan dengan lebih baik dan lancar di bulan suci Ramadan kali ini,” harapnya.

Bantuan dari program tersebut akan diserahkan kepada masyarakat membutuhkan melalui Yayasan Anak Bangsa Bisa (YABB).

Ketua YABB, Monica Oudang, mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi bantuan dari JiC dan Pengusaha Peduli NKRI.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tiba-tiba Ambruk, Abang Ojol Meninggal saat Antre Pesanan Pelanggan

Tiba-tiba Ambruk, Abang Ojol Meninggal saat Antre Pesanan Pelanggan

News | Senin, 27 April 2020 | 18:52 WIB

Tak Masuk Daftar Penerima Sembako, Tukang Ojol Adu Jotos dengan Ketua RT

Tak Masuk Daftar Penerima Sembako, Tukang Ojol Adu Jotos dengan Ketua RT

News | Kamis, 23 April 2020 | 15:14 WIB

Pesan Makanan Lewat Ojol di Tengah Pandemi Covid-19, Amankah dari Corona?

Pesan Makanan Lewat Ojol di Tengah Pandemi Covid-19, Amankah dari Corona?

Health | Jum'at, 24 April 2020 | 07:45 WIB

Terkini

Rupiah Berbalik Melemah, Dolar AS Naik ke Level Rp16.935

Rupiah Berbalik Melemah, Dolar AS Naik ke Level Rp16.935

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 09:56 WIB

Laba Bersih DEWA Tembus Rp4,3 Triliun, Naik 1.324 Persen dari Estimasi Awal

Laba Bersih DEWA Tembus Rp4,3 Triliun, Naik 1.324 Persen dari Estimasi Awal

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 09:52 WIB

Pasar EPC Energi Surya Diprediksi Tembus Rp133 Triliun, Peluang Ekonomi Hijau Makin Besar

Pasar EPC Energi Surya Diprediksi Tembus Rp133 Triliun, Peluang Ekonomi Hijau Makin Besar

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 09:17 WIB

IHSG Masih Jeblok di Jumat Pagi, Diproyeksikan Terus Melemah

IHSG Masih Jeblok di Jumat Pagi, Diproyeksikan Terus Melemah

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 09:11 WIB

Malaysia Pangkas Kuota BBM Subsidi RON 95 Mulai April 2026, Ini Dampaknya bagi Konsumen dan Ekonomi

Malaysia Pangkas Kuota BBM Subsidi RON 95 Mulai April 2026, Ini Dampaknya bagi Konsumen dan Ekonomi

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 08:51 WIB

Sinyal Damai Tak Jelas, Wall Street Langsung Anjlok 2%

Sinyal Damai Tak Jelas, Wall Street Langsung Anjlok 2%

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 08:47 WIB

Ketegangan Perang Reda, Harga Minyak Dunia Turun Tipis

Ketegangan Perang Reda, Harga Minyak Dunia Turun Tipis

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 08:36 WIB

Ekonomi Syariah RI Melesat, Aset Permata Bank Tembus Rp10.257 Triliun

Ekonomi Syariah RI Melesat, Aset Permata Bank Tembus Rp10.257 Triliun

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 08:33 WIB

IESR: Elektrifikasi Jadi Tameng APBN dari Kenaikan Harga Minyak

IESR: Elektrifikasi Jadi Tameng APBN dari Kenaikan Harga Minyak

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 08:26 WIB

Beda Nasib Indonesia dan Malaysia di Selat Hormuz, Kenapa Pemerintah Tak Mampu Lobi Iran?

Beda Nasib Indonesia dan Malaysia di Selat Hormuz, Kenapa Pemerintah Tak Mampu Lobi Iran?

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 08:23 WIB