Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Harga Emas Dunia Jatuh Lebih dari 1 Persen

Bangun Santoso, Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 28 April 2020 | 08:21 WIB
Harga Emas Dunia Jatuh Lebih dari 1 Persen
Ilustrasi harga emas dunia. (Shutterstock)

Suara.com - Harga emas dunia pada perdagangan hari Senin (27/4) dibuka melorot lebih dari 1 persen, karena imbal hasil US Treasury melesat dan rencana banyak negara untuk melonggarkan kebijakan lockdown yang diakibatkan merebaknya virus corona atau Covid-19.

Mengutip Reuters, Selasa (28/4/2020) harga emas di pasar spot turun 1 persen menjadi 1.710,71 dolar AS per ounce setelah di awal sesi anjlok sebanyaknya 1,3 persen menjadi 1.704,45 dolar AS per ounce.

Sementara, emas berjangka Amerika Serikat ditutup 0,7 persen lebih rendah menjadi 1.723,80 dolar AS per ounce.

"Kendati latar belakang makro yang lebih luas tetap mendukung bagi harga emas dalam jangka pendek, mereka melacak imbal hasil riil. Imbal hasil US Treasury bergerak lebih tinggi pagi ini dan itu akhirnya membebani harga emas," kata analis Standard Chartered Bank, Suki Cooper.

"Aksi beli safe-haven terus mendukung emas terutama melalui arus masuk ETF dan permintaan investor ritel yang berkelanjutanJadi, jika kita melihat ekonomi yang berbeda mulai dibuka kembali, kita mungkin melihat beberapa permintaan  safe-haven  mulai berkurang." Tambahnya.

Pasar saham global menguat setelah investor menyambut berita bahwa lebih banyak negara dan negara bagian Amerika sedang mencari cara untuk melonggarkan kebijakan karantina.

Sekitar 2,97 juta orang dilaporkan terinfeksi oleh virus korona secara global dan 205.948 meninggal, menurut penghitungan  Reuters .

"Bahkan ketika penguncian itu dicabut, dunia masih akan jauh dari normalitas apa pun. Risiko yang lebih besar kemudian adalah keruntuhan ekonomi," tulis analis Commerzbank dalam sebuah catatan.

"Untuk mengatasi ini, pemerintah di seluruh dunia kemungkinan akan terus menghabiskan jumlah uang yang tak tertandingi - sebagian besar akan dibuat oleh bank sentral. Emas bakal tetap diminati sebagai mata uang krisis di lingkungan ini, sebagaimana tercermin dalam aliran ETF yang sedang berlangsung." Katanya.

baca juga

Emas cenderung mendapatkan keuntungan dari langkah-langkah stimulus lebih luas karena sering dipandang sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan penurunan nilai mata uang. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Antam 27 April 2020 Dibanderol Rp 939.000 per Gram

Harga Emas Antam 27 April 2020 Dibanderol Rp 939.000 per Gram

Bisnis | Senin, 27 April 2020 | 10:27 WIB

Harga Emas Dunia Tergelincir

Harga Emas Dunia Tergelincir

Bisnis | Senin, 27 April 2020 | 08:20 WIB

Naik Rp 10.000, Harga Jual Emas Antam Dibanderol Rp 944.000 Per Gram

Naik Rp 10.000, Harga Jual Emas Antam Dibanderol Rp 944.000 Per Gram

Bisnis | Jum'at, 24 April 2020 | 10:01 WIB

Harga Emas Dunia Terus Meroket

Harga Emas Dunia Terus Meroket

Bisnis | Jum'at, 24 April 2020 | 08:32 WIB

Harga Emas Antam Naik Rp 6.000, 1 Gram Dibanderol Rp 934.000

Harga Emas Antam Naik Rp 6.000, 1 Gram Dibanderol Rp 934.000

Bisnis | Kamis, 23 April 2020 | 10:59 WIB

Harga Emas Dunia Menguat, Tembus 1.711 Dolar AS per Ounce

Harga Emas Dunia Menguat, Tembus 1.711 Dolar AS per Ounce

Bisnis | Kamis, 23 April 2020 | 08:24 WIB

Harga Emas Antam Naik Rp 4.000, 1 Gram Dibanderol Rp 928.000

Harga Emas Antam Naik Rp 4.000, 1 Gram Dibanderol Rp 928.000

Bisnis | Rabu, 22 April 2020 | 10:29 WIB

Terkini

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:05 WIB

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05 WIB

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:51 WIB

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:20 WIB

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:16 WIB

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:25 WIB

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:34 WIB

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:39 WIB

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:23 WIB

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:27 WIB