Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

Harga BBM Pertamina Lebih Murah dari Negara Tetangga

Iwan Supriyatna

Selasa, 05 Mei 2020 | 09:00 WIB
Harga BBM Pertamina Lebih Murah dari Negara Tetangga
Ilustrasi penjualan bahan bakan minyak (BBM) di salah satu SPBU.

Suara.com - Harga BBM di tanah air masih sangat bersaing dengan negara-negara di kawasan Asia Tenggara sehingga diduga turut menjadi pertimbangan Pemerintah belum menurunkan harga bahan bakar minyak.

"Harga BBM di Indonesia saat ini masih cukup kompetitif dengan harga jual BBM di sejumlah negara tetangga, seperti Filipina, Thailand, Kamboja, Laos, dan Singapura," kata Direktur Eksekutif ReforMiner Institute Komaidi Notonegoro, ditulis Selasa (5/5/2020).

Berdasarkan data globalpetrolprice.com, untuk bensin gasoline 95 misalnya, Indonesia berada pada level Rp 8.496/liter lebih murah dibandingkan Thailand, Rp 10.944/liter, Laos Rp 15.552/liter, Filipina Rp 11,376/liter, atau Singapura Rp 20.160/liter.

Sedangkan jenis solar untuk gasoil, Indonesia berada pada Rp 9.072/liter, di bawah Laos Rp 12.672/liter atau Singapura Rp 16.560/liter.

Selain harga BBM yang masih kompetitif, Komaidi juga menduga bahwa kondisi sosial-ekonomi dunia dan domestik yang "tidak normal" terutama terkait pandemi COVID-19 juga menjadi basis pemerintah untuk belum menyesuaikan harga BBM.

"Termasuk diantaranya, karena adanya penurunan tingkat konsumsi dan aktivitas masyarakat akibat kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan anjuran di rumah saja," kata dia.

Sementara VP Corporate Communications Pertamina Fajriyah Usman menegaskan, dalam kondisi normal, Pertamina sudah dua kali menurunkan harga BBM pada tahun ini yakni pada awal tahun terhadap BBM JBU, Pertamax series dan Dex series.

Demikian juga tahun lalu, lanjutnya, tidak dilakukan kenaikan harga, namun justru penurunan harga. Sementara BBM jenis Biosolar dan Premium, sejak April 2016 tidak pernah mengalami kenaikan harga.

Sedangkan dalam kondisi ekonomi dunia yang tidak normal karena pandemi COVID-19, Pertamina juga tidak diam, namun terus memonitor dinamika harga minyak mentah, sekaligus mempertimbangkan prioritas penyediaan energi dalam negeri.

baca juga

Termasuk di antaranya, mencermati perundingan negara OPEC dan non OPEC awal April 2020. Dalam perundingan tersebut, OPEC sepakat untuk memotong produksi minyak dunia sebesar 9,7 juta barel per hari, pada Mei dan Juni 2020.

Meski dalam posisi mencermati, Fajriyah menegaskan, saat ini harga BBM di Indonesia masih kompetitif dibandingkan dengan BBM di ASEAN.

"Bahkan untuk di SPBU di Indonesia, BBM Pertamina juga paling murah," jelasnya.

Pertimbangan lain yang harus dicermati, lanjutnya, adalah kurs Rupiah yang saat ini melemah dan konsumsi BBM yang jauh menurun.

"Di beberapa kota seperti Jakarta, Bandung, Makassar, Surabaya, dan Medan, penurunan (konsumsi bbm) bahkan sangat tajam, lebih dari 50 persen," katanya.

Selain itu, Pertamina juga memberikan program cashback 30 persen khusus untuk pelanggan yang membeli BBM non subsidi Pertamax series dan Dex series dengan menggunakan aplikasi MyPertamina dan pembayaran dengan LinkAja. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anjloknya Minyak Dunia Semestinya Diikuti Turunnya Harga BBM

Anjloknya Minyak Dunia Semestinya Diikuti Turunnya Harga BBM

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2020 | 16:18 WIB

Penjualan BBM di Jakarta Turun, Dirut Pertamina Nicke Widyawati: Drop Parah

Penjualan BBM di Jakarta Turun, Dirut Pertamina Nicke Widyawati: Drop Parah

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2020 | 10:06 WIB

Harga Minyak Dunia Anjlok, Pengamat: Turunkan Harga BBM!

Harga Minyak Dunia Anjlok, Pengamat: Turunkan Harga BBM!

Bisnis | Selasa, 21 April 2020 | 13:24 WIB

Terkini

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Diduga Punya Jaringan Bisnis untuk Pencucian Uang

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Diduga Punya Jaringan Bisnis untuk Pencucian Uang

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 21:13 WIB

Menko Airlangga Kaji Harga BBM Khusus untuk Nelayan Berkapal Besar

Menko Airlangga Kaji Harga BBM Khusus untuk Nelayan Berkapal Besar

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 21:02 WIB

B50 Jadi Juru Selamat, Sudah Cukup atau Ada PR Baru?

B50 Jadi Juru Selamat, Sudah Cukup atau Ada PR Baru?

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 20:13 WIB

Yudha WK Putra Relawan Gibran Mendadak Viral Usai Diangkat Menjadi Komisaris Jasamarga Tollroad

Yudha WK Putra Relawan Gibran Mendadak Viral Usai Diangkat Menjadi Komisaris Jasamarga Tollroad

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 19:47 WIB

BRI Dukung UMKM Brownies Ketan Naik Kelas, Lewat Pembiayaan dan Pendampingan Tembus Pasar Ekspor

BRI Dukung UMKM Brownies Ketan Naik Kelas, Lewat Pembiayaan dan Pendampingan Tembus Pasar Ekspor

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 19:39 WIB

BRI Hadirkan ORI030, Pilihan Investasi Aman untuk Bangun Portofolio

BRI Hadirkan ORI030, Pilihan Investasi Aman untuk Bangun Portofolio

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 19:03 WIB

BNI Kuatkan Tata Kelola Penyaluran KUR

BNI Kuatkan Tata Kelola Penyaluran KUR

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:43 WIB

Purbaya Akui Penerimaan Bea Cukai 2026 Bisa Meleset dari Target

Purbaya Akui Penerimaan Bea Cukai 2026 Bisa Meleset dari Target

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:32 WIB

Shortfall Pajak 2026 Bisa Tembus Rp 46,9 Triliun, Purbaya Ancam Rumahkan Pegawai DJP

Shortfall Pajak 2026 Bisa Tembus Rp 46,9 Triliun, Purbaya Ancam Rumahkan Pegawai DJP

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:08 WIB

Bisnis Kopi UMKM Moncer 60% Berkat Jualan Online

Bisnis Kopi UMKM Moncer 60% Berkat Jualan Online

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 18:05 WIB

×