Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.785

Gerakkan Industri Kreatif, Kemenparekraf Gelar #GerakanMaskerKain

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 08 Mei 2020 | 17:56 WIB
Gerakkan Industri Kreatif, Kemenparekraf Gelar #GerakanMaskerKain
Penyerahan masker kain secara simbolis, Jakarta, Jumat (8/5/2020). (Dok : Kemenparekraf)

Suara.com - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menggandeng MNC Peduli untuk menggelar kampanye yang merupakan bagian dari #GerakanMaskerKain, sebagai upaya untuk menekan penyebaran Covid-19, sekaligus membantu menggerakkan industri kreatif fesyen Tanah Air, yaitu usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang ikut terdampak Covid-19.

Kegiatan ini dilakukan dengan membagikan 100.000 masker kain kepada pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif, serta sektor pendukung parekraf lainnya yang terpaksa harus bekerja di luar rumah di tengah pandemi Covid-19.

Di tahap pertama, Kemenparekraf memberikan 49.930 masker kain kepada PHRI DKI Jakarta, MRT Jakarta, dan Transjakarta.

Pada kesempatan itu, Plt. Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf, Josua Simanjuntak, mewakili Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Wishnutama Kusubandio, hadir dalam penyerahan masker kain secara simbolis, Jakarta, Jumat (8/5/2020).

Ia mengatakan, #GerakanMaskerKain memiliki tiga tujuan utama. Pertama, isu humanitas, dimana dalam gerakan ini berupaya mengajak dan mengedukasi masyarakat yang sehat untuk cukup menggunakan masker yang terbuat dari kain. 

"Masker yang terbuat dari kain telah diteliti cukup untuk meminimalisasi kontak langsung dengan debu, virus, dan droplets di luar rumah, jika memang tidak dapat melakukan work from home dan harus berinteraksi dengan banyak orang," katanya,di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta.

Selanjutnya adalah isu inovasi berkelanjutan, dimana dalam program ini, industri yang dilibatkan memanfaatkan sisa bahan kain dari produksi garmen untuk mengurangi sampah industri fesyen.

"Ketiga, yang sangat penting adalah membantu menggiatkan atau menggerakkan industri kreatif fesyen dalam menggerakkan usahanya agar dapat terus bekerja dengan membuat masker kain yang dapat mereka buat dari kain perca atau sisa bahan kain produksi mereka," kata dia.

Dalam prosesnya, Josua menjelaskan, kerja sama ini diawali dengan pendaftaran terbuka bagi para pelaku industri kreatif fesyen Indonesia untuk ikut berpartisipasi dalam pembuatan masker kain, yang telah dilakukan pada 1 hingga 5 April 2020 di kanal media sosial Kemenparekaf.

"Pada tahap pertama ini, #GerakanMaskerKain melibatkan 13 pelaku industri kreatif fesyen dengan total 122 tenaga kerja," kata dia.

Sebelum memulai program tersebut, Kemenparekraf membuka pendaftaran terbuka untuk memilih UKM yang tepat sebagai produsen masker kain. Kriteria yang diharapkan, termasuk di dalamnya proses kerja yang mengutamakan kebersihan dan protokol kesehatan.

Ia memastikan, #GerakanMaskerKain akan terus berjalan dengan melibatkan lebih banyak industri fesyen Tanah Air.

"Kami akan terus membuka kerja sama dengan berbagai pihak untuk bisa bersama-sama menggerakkan ekonomi kreatif melalui gerakan ini," kata Josua.

Sementara itu, Direktur Corporate Secretary MNC Group, Syafril Nasution menjelaskan, dalam kerja sama ini, pihaknya menghimpun dana sebesar Rp 500 juta melalui MNC Peduli untuk memproduksi masker kain, yang kemudian hasilnya didistribusikan oleh Kemenparekraf.

"Harapannya melalui kegiatan ini kita semua masyarakat Indonesia dapat terus meningkatkan disiplin memakai masker dan menjaga jarak. Dengan begitu kita harapkan kondisi kembali normal dan masyarakat segera beraktivitas kembali," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nasib Pengusaha Rental Mobil di Tengah Larangan Mudik Akibat Wabah Covid-19

Nasib Pengusaha Rental Mobil di Tengah Larangan Mudik Akibat Wabah Covid-19

Video | Jum'at, 08 Mei 2020 | 17:34 WIB

Tetap Cuan di Tengah Pandemi Covid-19, Ini Tips Memulai Bisnis UKM

Tetap Cuan di Tengah Pandemi Covid-19, Ini Tips Memulai Bisnis UKM

Lifestyle | Jum'at, 08 Mei 2020 | 17:02 WIB

Lesu Digempur Corona, Bos Rental Mobil Jual Aset buat Bayar Gaji Karyawan

Lesu Digempur Corona, Bos Rental Mobil Jual Aset buat Bayar Gaji Karyawan

News | Jum'at, 08 Mei 2020 | 16:59 WIB

Pemkab Bantul Umumkan Daerah Transmisi Lokal COVID-19, Ini Rinciannya

Pemkab Bantul Umumkan Daerah Transmisi Lokal COVID-19, Ini Rinciannya

Jogja | Jum'at, 08 Mei 2020 | 16:57 WIB

Kisah Penjaja Sapu Lidi saat Corona, Tempuh 79 Kilometer Demi Sesuap Nasi

Kisah Penjaja Sapu Lidi saat Corona, Tempuh 79 Kilometer Demi Sesuap Nasi

Jawa Tengah | Jum'at, 08 Mei 2020 | 16:50 WIB

Psikolog Sebut Orangtua dan Anak Bisa Sama-sama Stres Saat Pandemi

Psikolog Sebut Orangtua dan Anak Bisa Sama-sama Stres Saat Pandemi

Health | Jum'at, 08 Mei 2020 | 16:55 WIB

Terkini

Harga Plastik Melonjak Tinggi Gegara Minyak, Sektor Industri Terancam?

Harga Plastik Melonjak Tinggi Gegara Minyak, Sektor Industri Terancam?

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 21:17 WIB

Kementan Akan Tindak Tegas Mafia Minyak Goreng

Kementan Akan Tindak Tegas Mafia Minyak Goreng

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:48 WIB

Wamentan Klaim Indonesia Surplus 800.000 Hewan Kurban

Wamentan Klaim Indonesia Surplus 800.000 Hewan Kurban

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:38 WIB

Suara Konsumen: Kartu Kredit Maybank Belum Diterima, Tapi Sudah Dipakai

Suara Konsumen: Kartu Kredit Maybank Belum Diterima, Tapi Sudah Dipakai

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:15 WIB

Dugaan Manipulasi Ekspor CPO Wilmar dan Musim Mas Jadi Sorotan Dunia

Dugaan Manipulasi Ekspor CPO Wilmar dan Musim Mas Jadi Sorotan Dunia

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:05 WIB

Kanwil DJP Intensif Penagihan Aktif, Nunggak Pajak Rekening Bisa Diblokir?

Kanwil DJP Intensif Penagihan Aktif, Nunggak Pajak Rekening Bisa Diblokir?

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:55 WIB

Rupiah Melemah Terus-menerus Akibat Kebijakan Pemerintah

Rupiah Melemah Terus-menerus Akibat Kebijakan Pemerintah

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:44 WIB

Taipan RI Berharta Rp243 T Justru Gadai Saham Demi Dapat Utang Bank

Taipan RI Berharta Rp243 T Justru Gadai Saham Demi Dapat Utang Bank

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 16:20 WIB

Alasan Rekening Warga Senilai Rp330 Miliar Tiba-tiba Diblokir Dirjen Pajak

Alasan Rekening Warga Senilai Rp330 Miliar Tiba-tiba Diblokir Dirjen Pajak

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 16:19 WIB

Segini Penyertaan Modal Awal BUMN Danantara Sumberdaya Indonesia

Segini Penyertaan Modal Awal BUMN Danantara Sumberdaya Indonesia

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:45 WIB