Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Gerakkan Industri Kreatif, Kemenparekraf Gelar #GerakanMaskerKain

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 08 Mei 2020 | 17:56 WIB
Gerakkan Industri Kreatif, Kemenparekraf Gelar #GerakanMaskerKain
Penyerahan masker kain secara simbolis, Jakarta, Jumat (8/5/2020). (Dok : Kemenparekraf)

Suara.com - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menggandeng MNC Peduli untuk menggelar kampanye yang merupakan bagian dari #GerakanMaskerKain, sebagai upaya untuk menekan penyebaran Covid-19, sekaligus membantu menggerakkan industri kreatif fesyen Tanah Air, yaitu usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang ikut terdampak Covid-19.

Kegiatan ini dilakukan dengan membagikan 100.000 masker kain kepada pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif, serta sektor pendukung parekraf lainnya yang terpaksa harus bekerja di luar rumah di tengah pandemi Covid-19.

Di tahap pertama, Kemenparekraf memberikan 49.930 masker kain kepada PHRI DKI Jakarta, MRT Jakarta, dan Transjakarta.

Pada kesempatan itu, Plt. Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf, Josua Simanjuntak, mewakili Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Wishnutama Kusubandio, hadir dalam penyerahan masker kain secara simbolis, Jakarta, Jumat (8/5/2020).

Ia mengatakan, #GerakanMaskerKain memiliki tiga tujuan utama. Pertama, isu humanitas, dimana dalam gerakan ini berupaya mengajak dan mengedukasi masyarakat yang sehat untuk cukup menggunakan masker yang terbuat dari kain. 

"Masker yang terbuat dari kain telah diteliti cukup untuk meminimalisasi kontak langsung dengan debu, virus, dan droplets di luar rumah, jika memang tidak dapat melakukan work from home dan harus berinteraksi dengan banyak orang," katanya,di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta.

Selanjutnya adalah isu inovasi berkelanjutan, dimana dalam program ini, industri yang dilibatkan memanfaatkan sisa bahan kain dari produksi garmen untuk mengurangi sampah industri fesyen.

"Ketiga, yang sangat penting adalah membantu menggiatkan atau menggerakkan industri kreatif fesyen dalam menggerakkan usahanya agar dapat terus bekerja dengan membuat masker kain yang dapat mereka buat dari kain perca atau sisa bahan kain produksi mereka," kata dia.

Dalam prosesnya, Josua menjelaskan, kerja sama ini diawali dengan pendaftaran terbuka bagi para pelaku industri kreatif fesyen Indonesia untuk ikut berpartisipasi dalam pembuatan masker kain, yang telah dilakukan pada 1 hingga 5 April 2020 di kanal media sosial Kemenparekaf.

baca juga

"Pada tahap pertama ini, #GerakanMaskerKain melibatkan 13 pelaku industri kreatif fesyen dengan total 122 tenaga kerja," kata dia.

Sebelum memulai program tersebut, Kemenparekraf membuka pendaftaran terbuka untuk memilih UKM yang tepat sebagai produsen masker kain. Kriteria yang diharapkan, termasuk di dalamnya proses kerja yang mengutamakan kebersihan dan protokol kesehatan.

Ia memastikan, #GerakanMaskerKain akan terus berjalan dengan melibatkan lebih banyak industri fesyen Tanah Air.

"Kami akan terus membuka kerja sama dengan berbagai pihak untuk bisa bersama-sama menggerakkan ekonomi kreatif melalui gerakan ini," kata Josua.

Sementara itu, Direktur Corporate Secretary MNC Group, Syafril Nasution menjelaskan, dalam kerja sama ini, pihaknya menghimpun dana sebesar Rp 500 juta melalui MNC Peduli untuk memproduksi masker kain, yang kemudian hasilnya didistribusikan oleh Kemenparekraf.

"Harapannya melalui kegiatan ini kita semua masyarakat Indonesia dapat terus meningkatkan disiplin memakai masker dan menjaga jarak. Dengan begitu kita harapkan kondisi kembali normal dan masyarakat segera beraktivitas kembali," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nasib Pengusaha Rental Mobil di Tengah Larangan Mudik Akibat Wabah Covid-19

Nasib Pengusaha Rental Mobil di Tengah Larangan Mudik Akibat Wabah Covid-19

Video | Jum'at, 08 Mei 2020 | 17:34 WIB

Tetap Cuan di Tengah Pandemi Covid-19, Ini Tips Memulai Bisnis UKM

Tetap Cuan di Tengah Pandemi Covid-19, Ini Tips Memulai Bisnis UKM

Lifestyle | Jum'at, 08 Mei 2020 | 17:02 WIB

Lesu Digempur Corona, Bos Rental Mobil Jual Aset buat Bayar Gaji Karyawan

Lesu Digempur Corona, Bos Rental Mobil Jual Aset buat Bayar Gaji Karyawan

News | Jum'at, 08 Mei 2020 | 16:59 WIB

Pemkab Bantul Umumkan Daerah Transmisi Lokal COVID-19, Ini Rinciannya

Pemkab Bantul Umumkan Daerah Transmisi Lokal COVID-19, Ini Rinciannya

Jogja | Jum'at, 08 Mei 2020 | 16:57 WIB

Kisah Penjaja Sapu Lidi saat Corona, Tempuh 79 Kilometer Demi Sesuap Nasi

Kisah Penjaja Sapu Lidi saat Corona, Tempuh 79 Kilometer Demi Sesuap Nasi

Jawa Tengah | Jum'at, 08 Mei 2020 | 16:50 WIB

Psikolog Sebut Orangtua dan Anak Bisa Sama-sama Stres Saat Pandemi

Psikolog Sebut Orangtua dan Anak Bisa Sama-sama Stres Saat Pandemi

Health | Jum'at, 08 Mei 2020 | 16:55 WIB

Terkini

AS Serang 140 Titik di Iran, Teheran Balas Serang 5 'Negara Pendukung' AS

AS Serang 140 Titik di Iran, Teheran Balas Serang 5 'Negara Pendukung' AS

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 23:31 WIB

Perang Terbuka AS-Iran! Selat Hormuz Resmi Ditutup, Harga Minyak Dunia Terancam Meroket

Perang Terbuka AS-Iran! Selat Hormuz Resmi Ditutup, Harga Minyak Dunia Terancam Meroket

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:07 WIB

Bersinergi dalam Prestasi, PNM Dorong Peningkatan Produktivitas Lewat Kegiatan Sportivitas

Bersinergi dalam Prestasi, PNM Dorong Peningkatan Produktivitas Lewat Kegiatan Sportivitas

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 18:39 WIB

BRI Salurkan Ambulans untuk SMA Taruna Nusantara, Perkuat Layanan Kesehatan Sekolah

BRI Salurkan Ambulans untuk SMA Taruna Nusantara, Perkuat Layanan Kesehatan Sekolah

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 18:24 WIB

19.539 Unit Kopdes Segera Dibangun, Menkop: 83.000 KDMP Sudah Berbadan Hukum

19.539 Unit Kopdes Segera Dibangun, Menkop: 83.000 KDMP Sudah Berbadan Hukum

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 17:59 WIB

Rupiah Terancam! Siap-siap Hadapi Tekanan Berat Senin Besok

Rupiah Terancam! Siap-siap Hadapi Tekanan Berat Senin Besok

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 17:34 WIB

Aturan Free Float, Puluhan Saham Big Caps Berisiko Kena Tekanan Jual

Aturan Free Float, Puluhan Saham Big Caps Berisiko Kena Tekanan Jual

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:54 WIB

Bahlil Buka Peluang Aceh Dapat Porsi Manfaat Lebih Besar dari Blok Andaman

Bahlil Buka Peluang Aceh Dapat Porsi Manfaat Lebih Besar dari Blok Andaman

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 15:06 WIB

Ancaman Resesi Global! Trump Deklarasikan Perang, Pangkalan Militer AS Diserang Iran

Ancaman Resesi Global! Trump Deklarasikan Perang, Pangkalan Militer AS Diserang Iran

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 14:46 WIB

IHSG Sepekan Menguat ke Level 5.924, Kapitalisasi Pasar BEI Meroket

IHSG Sepekan Menguat ke Level 5.924, Kapitalisasi Pasar BEI Meroket

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 14:19 WIB

×