Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.715.000
IHSG 7.129,490
LQ45 690,764
Srikehati 337,455
JII 482,445
USD/IDR 17.273

Startup Katering Ini Jadi Solusi Kuliner Working Mom di Masa Pandemi

Iwan Supriyatna | Suara.com

Selasa, 19 Mei 2020 | 06:38 WIB
Startup Katering Ini Jadi Solusi Kuliner Working Mom di Masa Pandemi
Kuliner Eatever.

Suara.com - Urusan kuliner untuk keluarga selama masa WFH rupanya menjadi tantangan tersendiri bagi para working mom. Contohnya yang dirasakan Feni (32) seorang working mom yang tinggal di daerah Jakarta Selatan.

Feni mengaku kerap kewalahan. Selama masa WFH, setiap hari mulai pukul delapan pagi sampai empat sore ia dituntut tetap produktif menyelesaikan berbagai pekerjaan kantor, sementara karena suami dan dua orang anaknya kini 24 jam berada di rumah, tanggung jawabnya di dapur juga otomatis jadi makin meningkat, lebih-lebih lagi suami dan dua orang anaknya termasuk picky soal urusan perut.

Masakan yang disajikan Feni harus menggugah selera dan bervariasi atau si suami dan anak tak akan bersemangat menyantapnya.

Alhasil, sementara harus memikirkan lebih banyak menu dan menyediakan lebih banyak waktu untuk memasak, di saat bersamaan terkadang ia juga harus menyelesaikan berbagai deadline tugas dari kantor. Sungguh repot, akunya.

Hal yang serupa juga dialami Ibed, dengan situasi yang berbeda. Karena tuntutan pekerjaan, Working mom yang berprofesi sebagai legal di salah satu jaringan Mal besar di Jakarta ini tinggal tepisah dengan suami dan anaknya yang berada di kota Bandung. Keharusan WFH yang disusul kebijakan PSBB membuatnya tak bisa meninggalkan Jakarta.

Ibed terpaksa harus tetap berada di apartemennya seorang diri, dan karena banyak tempat makan langganannya juga harus tutup selama masa PSBB, ia mengaku urusan makan sehari-hari jadi masalah yang memusingkan.

Ia tak punya cukup waktu untuk memasak karena berbagai tuntutan tugas kantor, kalaupun bisa, dapur di apartemennya tak cukup memadai.

Persoalan yang dialami Feni, Ibed dan barangkali seluruh working mom saat WFH ini lantas menjadi inovasi baru Eatever, sebuah startup katering lokal yang berlokasi di Jakarta Selatan.

Populer karena kualitas rasa, keunikan menu, dan value for money yang ditawarkan, Eatever baru saja meluncurkan tiga produk baru yang dapat membuat urusan dapur para working mom selama WFH bisa terlaksana dengan cara lebih praktis, mudah namun tetap memuaskan.

Debrina Puspitarini, CEO dan Co-Founder Eatever mengatakan, bahwa ketiga produk tersebut adalah produk Spices (bumbu jadi siap aplikasi), Ready to Heat (masakan jadi yang tinggal dipanaskan sebelum disantap) dan Ready to Cook (Berbagai pilihan lauk yang telah dibumbui, siap goreng atau diproses dengan cara lain).

“Ketiga produk ini bisa sangat menghemat waktu para working mom dalam urusan dapur. Mereka tak perlu lagi, misal, mengupas bawang, menggiling cabai, membersihkan daging, ikan atau lainnya yang sangat menyita waktu. Ketiganya juga telah kami kurasi, sehingga tak ada lagi koreksi yang perlu dilakukan soal rasa. Semuanya kami jamin anti gagal. Aktifitas masak jadi gampang, cepat dan sukses seperti hasil Chef restoran,” kata Debrina dalam keterangannya, Selasa (19/5/2020).

Lebih lanjut Debrina menyampaikan bahwa ketiga produk tersebut diproduksi melalui standar Halal dan higienis yang ketat. Kurasi dilakukan oleh Chef berpengalaman sejak penyortiran bumbu dan bahan. Hal lain, semua menu dipastikan tidak mengandung MSG atau bahan pengawet.

Eatever menyediakan banyak pilihan menu Nusantara, Asia hingga Western, dan hingga saat ini menu Nusantara, seperti Ayam Suwir Bumbu Bali, Dendeng Balado, Cakalang Pedas, merupakan menu yang paling laris dengan rata-rata review bintang lima.

“Laughter is brightest where food is best. Banyak testimoni menggembirakan dari working mom yang telah jadi pelanggan kami. Yang paling membuat kami gembira adalah banyak yang mengatakan kalau nafsu makan anak-anak mereka bertambah setelah menggunakan produk Spices Eatever. Dari sebelumnya susah makan, kini anak-anak mereka selalu minta tambah setiap makan,” ucapnya.

Pilihan menu yang ada saat ini, Debrina melanjutkan, akan terus ditingkatkan baik jenis maupun variannya. Untuk menjaga tingkat kesegaran, keamanan konsumsi, dan keamanan pengiriman, Eatever juga menggunakan kemasan dengan standar foodgrade yang tersegel dengan baik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ayam Gagape, Kuliner yang Biasanya Disajikan saat Lebaran di Makassar

Ayam Gagape, Kuliner yang Biasanya Disajikan saat Lebaran di Makassar

Lifestyle | Sabtu, 16 Mei 2020 | 20:35 WIB

Restoran Ini Hadirkan 'Panda' Jadi Teman Makan selama Pandemi Corona

Restoran Ini Hadirkan 'Panda' Jadi Teman Makan selama Pandemi Corona

News | Jum'at, 15 Mei 2020 | 09:34 WIB

Heboh Mi Ayam Frozen Bu Tumini Ternyata Tak Berizin, Penjual Minta Maaf

Heboh Mi Ayam Frozen Bu Tumini Ternyata Tak Berizin, Penjual Minta Maaf

Jogja | Minggu, 10 Mei 2020 | 19:23 WIB

Terkini

Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA

Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 19:31 WIB

Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia

Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 19:23 WIB

Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!

Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:43 WIB

Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan

Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:31 WIB

Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG

Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:18 WIB

Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030

Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:17 WIB

Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene

Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:15 WIB

Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia

Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:14 WIB

Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas

Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:13 WIB

Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana

Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 18:06 WIB