Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.875.000
Beli Rp2.760.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.184

Indomart Potong THR, Karyawan Buat Petisi

Pebriansyah Ariefana | Achmad Fauzi | Suara.com

Kamis, 21 Mei 2020 | 19:28 WIB
Indomart Potong THR, Karyawan Buat Petisi
Logo Indomart

Suara.com - Menjelang Hari Raya Idul Fitri, sejumlah perusahaan menerapkan kebijakan penyesuaian Tunjangan Hari Raya (THR) karena terjadi penurunan bisnis akibat pandemi Covid-19.

Namun berbeda dengan alasan perusahaan lainnya, PT Indomarco Prismatama atau dikenal dengan Indomaret memotong THR karyawan. Padahal, omset penjualannya meningkat.

Atas keputusan ini, karyawan Indomaret melayangkan keberatan melalui aksi dan petisi daring di Change.org.

Penggagas petisi berjudul "Omset Meningkat: Berikan Hak Penuh THR Karyawan Indomaret" yang mengatasnamakan Karyawan Indomaret mengatakan kalau tahun ini THR yang mereka terima tidak seperti tahun-tahun sebelumnya.

"Untuk THR yang kita dapat tidak sesuai, sebab yang sudah bekerja selama 5 tahun atau lebih harusnya dapat THR 1,5 kali atau 2 kali gaji. Dan sekarang semuanya disamaratakan," ujar Penggagas petisi yang tidak ingin disebutkan namanya seperti dikutip dalam keterangan tertulis, Kamis (21/5/2020)

Di dalam petisi, Karyawan Indomaret menjelaskan kalau Indomaret beralasan turunya omset menjadi penyebab nominal THR karyawan dikurangi. Seperti yang diberitakan minimarket yang dikelola PT Indomarco Prismatama, Indomaret mengakui mengalami peningkatan penjualan 7 persen - 10 persen selama Maret

"Kok bisa mereka bilang merugi padahal sebelumnya mereka mengakui kalau pendapatannya meningkat selama WFH. Sementara info dari teman yang bekerja di perusahaan retail serupa, THR mereka gak dikurangi sama sekali selama pandemi," tulis Karyawan Indomaret di petisi

Sampai petisi ini dipublikasikan, pihak PT Indomarco belum memberi tanggapan atas tuntutan karyawannya.

Karyawan Indomaret bilang mereka sudah mencoba diskusi dengan supervisor dan tapi jawabannya keputusan THR tersebut tidak bisa diganggu gugat lagi.

Kini petisinya sudah didukung lebih dari 16 ribu orang. Banyak juga yang menuliskan komentar-komentar yang menganggap kalau karyawan Indomaret yang bekerja di toko justru harus mendapat perhatian lebih karena mereka termasuk dalam kelompok yang rentan terinfeksi Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPK Ancam Pidanakan Pejabat Minta THR Saat Pandemi Corona

KPK Ancam Pidanakan Pejabat Minta THR Saat Pandemi Corona

News | Kamis, 21 Mei 2020 | 10:53 WIB

8 Hari, Ratusan Buruh Berkeluh Kesah ke Menaker Tak Dapat THR Lebaran

8 Hari, Ratusan Buruh Berkeluh Kesah ke Menaker Tak Dapat THR Lebaran

News | Rabu, 20 Mei 2020 | 18:27 WIB

THR Pramugari sampai Kokpit Lion Air Ditunda

THR Pramugari sampai Kokpit Lion Air Ditunda

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2020 | 15:19 WIB

Terkini

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:51 WIB

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:33 WIB

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:26 WIB

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 11:17 WIB

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 10:47 WIB

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 18:35 WIB

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:49 WIB

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:43 WIB

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:53 WIB

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:34 WIB