Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.409,654
LQ45 640,294
Srikehati 312,025
JII 387,404
USD/IDR 17.885

Jelang Akhir Pekan, Rupiah Menguat ke Level Rp 14.733 per Dolar AS

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 29 Mei 2020 | 10:37 WIB
Jelang Akhir Pekan, Rupiah Menguat ke Level Rp 14.733 per Dolar AS
Suasana gerai penukaran uang di Jakarta.

Suara.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada akhir pekan ini Jumat (29/5/2020) terus menunjukan keperkasaannya melawan dolar AS.

Mengutip kurs tengah Bank Indonesia (BI) atau kurs acuan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate/Jisdor tepat pukul 10:00 Wib mata uang garuda menguat kembali sebesar 28 poin ke posisi Rp 14.733 dibandingkan posisi perdagangan sebelumnya di posisi Rp 14.761.

Sedangkan data Bloomberg pada di pasar spot exchange, kurs rupiah berada di level Rp 14.705 per dolar AS atau terapresiasi 10 poin dibandingkan perdagangan sebelumnya Rp 14.715. Dengan begitu rupiah sudah menguat 0,07 persen dari penutupan kemarin.

Meski mengalami penguatan, Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra memprediksi pergerakan nilai tukar rupiah pada akhir pekan ini akan berfluktuatif.

Menurut pengamatannya, sentimen negatif peningkatan ketegangan AS dan China mulai menguat sehingga menekan harga aset-aset berisiko.

Tapi di sisi lain, jelas dia, peningkatan ketegangan AS dan China kelihatannya turut memicu pelemahan nilai tukar dolar AS terhadap nilai tukar lainnya karena hubungan AS dan China yang memburuk bisa mendorong pelemahan ekonomi AS.

Kendati demikian, nilai tukar rupiah bisa turut tertekan terhadap dolar AS mengikuti sentimen negatif tersebut.

Namun mungkin pelemahan juga tidak terlalu dalam karena dolar AS sebenarnya juga mendapatkan sentimen negatif dari ketegangan hubungan AS dan China.

"Potensi pergerakan rupiah hari ini di kisaran Rp 14.650 - Rp 14.780," kata Ariston dalam riset hariannya, Jumat (29/5/2020).

baca juga

Sebelumnya, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo merasa yakin nilai tukar rupiah bakal terus menguat. Keyakinan tersebut disampaikannya karena hingga saat ini, rupiah masih di bawah nilai fundamentalnya alias masih murah. 

Pada posisi Rabu (27/5/2020) kemarin, ungkap Perry, rupiah berada di level Rp 14.670 per 1 dolar AS. Menurutnya, level itu masih bisa menguat di level Rp 13.900 per 1 dolar AS. 

"Kami meyakini rupiah saat ini masih undervalue dan berpeluang akan terus mengalami penguatan ke arah fundamentalnya. Sebelum Covid, rupiah di bawah Rp 14 ribu, Rp 13.800 dan juga pernah capai Rp 13.600 dan akan mengarah ke sana," ujar Perry dalam video conference di Jakarta, Kamis (28/5/2020).

Perry menuturkan, terdapat beberapa faktor yang membuat rupiah bisa terus menguat. Salah satunya, masih derasnya arus modal asing yang masuk ke surat berharga negara (SBN).

Kemudian, inflasi lebih rendah secara fundmental topang penguatan rupiah, deifisit transaksi berjalan lebih rendah topang penguatan rupiah, karena kebutuhan devisa akan bekrurang," ungkap dia.

"Selain itu terus masuknya aliran modal masuk portofolio di SBN perkuat rupiah dan imbal hasil dari SBN yang menarik itu juga dukung stabilitas rupiah ke arah fundamental," tambah Perry.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nilai Tukar Rupiah Melemah Imbas Ketegangan AS-China

Nilai Tukar Rupiah Melemah Imbas Ketegangan AS-China

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2020 | 08:37 WIB

Gubernur BI Sebut Rupiah Bisa Terus Perkasa Lawan Dolar AS

Gubernur BI Sebut Rupiah Bisa Terus Perkasa Lawan Dolar AS

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2020 | 20:47 WIB

Rupiah Masih Berpotensi Menguat Terhadap Dolar AS

Rupiah Masih Berpotensi Menguat Terhadap Dolar AS

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2020 | 08:59 WIB

Terkini

Terdeteksi 198 Titik Panas di Riau, Terbanyak Kedua se-Sumatera

Terdeteksi 198 Titik Panas di Riau, Terbanyak Kedua se-Sumatera

Riau | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:17 WIB

Sudahi Kebiasaan Doomscrolling! Tak Semua Hal di Internet Perlu Diikuti

Sudahi Kebiasaan Doomscrolling! Tak Semua Hal di Internet Perlu Diikuti

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:15 WIB

Ikan Sungai Batanghari Makin Hilang, dari 300 Spesies Kini Tinggal 135

Ikan Sungai Batanghari Makin Hilang, dari 300 Spesies Kini Tinggal 135

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:14 WIB

Kapolri Jadi Anggota Tapak Suci, Dinilai Sebagai Langkah Perkuat Pemerintahan Prabowo-Gibran

Kapolri Jadi Anggota Tapak Suci, Dinilai Sebagai Langkah Perkuat Pemerintahan Prabowo-Gibran

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:08 WIB

6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya

6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:05 WIB

Karhutla Meluas 10 Hektare di Kobar, Asap Mulai Dekati Bandara Pangkalan Bun

Karhutla Meluas 10 Hektare di Kobar, Asap Mulai Dekati Bandara Pangkalan Bun

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:04 WIB

Cara Dapat Cashback Tiket Whoosh Pakai BRImo

Cara Dapat Cashback Tiket Whoosh Pakai BRImo

Bri | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:04 WIB

Polisi Dalami Sosok Febrio Adiono di Kasus Kematian Sutrimo

Polisi Dalami Sosok Febrio Adiono di Kasus Kematian Sutrimo

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 909 Kejadian, Indikasi Luas Terdampak 664,87 Hektare

Karhutla Sumsel Tembus 909 Kejadian, Indikasi Luas Terdampak 664,87 Hektare

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:50 WIB

Lokasi Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Aneh, Wamenkop Farida Farichah Ungkap Alasannya

Lokasi Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Aneh, Wamenkop Farida Farichah Ungkap Alasannya

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:50 WIB

×