Jelang Akhir Pekan, Rupiah Menguat ke Level Rp 14.733 per Dolar AS

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 29 Mei 2020 | 10:37 WIB
Jelang Akhir Pekan, Rupiah Menguat ke Level Rp 14.733 per Dolar AS
Suasana gerai penukaran uang di Jakarta.

Suara.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada akhir pekan ini Jumat (29/5/2020) terus menunjukan keperkasaannya melawan dolar AS.

Mengutip kurs tengah Bank Indonesia (BI) atau kurs acuan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate/Jisdor tepat pukul 10:00 Wib mata uang garuda menguat kembali sebesar 28 poin ke posisi Rp 14.733 dibandingkan posisi perdagangan sebelumnya di posisi Rp 14.761.

Sedangkan data Bloomberg pada di pasar spot exchange, kurs rupiah berada di level Rp 14.705 per dolar AS atau terapresiasi 10 poin dibandingkan perdagangan sebelumnya Rp 14.715. Dengan begitu rupiah sudah menguat 0,07 persen dari penutupan kemarin.

Meski mengalami penguatan, Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra memprediksi pergerakan nilai tukar rupiah pada akhir pekan ini akan berfluktuatif.

Menurut pengamatannya, sentimen negatif peningkatan ketegangan AS dan China mulai menguat sehingga menekan harga aset-aset berisiko.

Tapi di sisi lain, jelas dia, peningkatan ketegangan AS dan China kelihatannya turut memicu pelemahan nilai tukar dolar AS terhadap nilai tukar lainnya karena hubungan AS dan China yang memburuk bisa mendorong pelemahan ekonomi AS.

Kendati demikian, nilai tukar rupiah bisa turut tertekan terhadap dolar AS mengikuti sentimen negatif tersebut.

Namun mungkin pelemahan juga tidak terlalu dalam karena dolar AS sebenarnya juga mendapatkan sentimen negatif dari ketegangan hubungan AS dan China.

"Potensi pergerakan rupiah hari ini di kisaran Rp 14.650 - Rp 14.780," kata Ariston dalam riset hariannya, Jumat (29/5/2020).

Sebelumnya, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo merasa yakin nilai tukar rupiah bakal terus menguat. Keyakinan tersebut disampaikannya karena hingga saat ini, rupiah masih di bawah nilai fundamentalnya alias masih murah. 

Pada posisi Rabu (27/5/2020) kemarin, ungkap Perry, rupiah berada di level Rp 14.670 per 1 dolar AS. Menurutnya, level itu masih bisa menguat di level Rp 13.900 per 1 dolar AS. 

"Kami meyakini rupiah saat ini masih undervalue dan berpeluang akan terus mengalami penguatan ke arah fundamentalnya. Sebelum Covid, rupiah di bawah Rp 14 ribu, Rp 13.800 dan juga pernah capai Rp 13.600 dan akan mengarah ke sana," ujar Perry dalam video conference di Jakarta, Kamis (28/5/2020).

Perry menuturkan, terdapat beberapa faktor yang membuat rupiah bisa terus menguat. Salah satunya, masih derasnya arus modal asing yang masuk ke surat berharga negara (SBN).

Kemudian, inflasi lebih rendah secara fundmental topang penguatan rupiah, deifisit transaksi berjalan lebih rendah topang penguatan rupiah, karena kebutuhan devisa akan bekrurang," ungkap dia.

"Selain itu terus masuknya aliran modal masuk portofolio di SBN perkuat rupiah dan imbal hasil dari SBN yang menarik itu juga dukung stabilitas rupiah ke arah fundamental," tambah Perry.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nilai Tukar Rupiah Melemah Imbas Ketegangan AS-China

Nilai Tukar Rupiah Melemah Imbas Ketegangan AS-China

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2020 | 08:37 WIB

Gubernur BI Sebut Rupiah Bisa Terus Perkasa Lawan Dolar AS

Gubernur BI Sebut Rupiah Bisa Terus Perkasa Lawan Dolar AS

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2020 | 20:47 WIB

Rupiah Masih Berpotensi Menguat Terhadap Dolar AS

Rupiah Masih Berpotensi Menguat Terhadap Dolar AS

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2020 | 08:59 WIB

Terkini

Rupiah Konsisten Melemah usai Liburan Panjang ke Level Rp16.919 per Dolar AS

Rupiah Konsisten Melemah usai Liburan Panjang ke Level Rp16.919 per Dolar AS

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 09:51 WIB

Setelah Libur Lebaran, Harga Emas Antam Mulai Naik Dibanderol Rp 2,85 Juta/Gram

Setelah Libur Lebaran, Harga Emas Antam Mulai Naik Dibanderol Rp 2,85 Juta/Gram

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 09:32 WIB

Setelah Libur Panjang, IHSG Bergerak Dua Arah Rabu Pagi ke Level 7.100

Setelah Libur Panjang, IHSG Bergerak Dua Arah Rabu Pagi ke Level 7.100

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 09:16 WIB

Daftar Saham Lepas Gembok BEI, Bisa Diperdagangkan IHSG Hari Ini

Daftar Saham Lepas Gembok BEI, Bisa Diperdagangkan IHSG Hari Ini

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 08:52 WIB

Penghapusan KBMI 1 Masih Bertahap, OJK Pastikam Tidak Ada Unsur Paksa

Penghapusan KBMI 1 Masih Bertahap, OJK Pastikam Tidak Ada Unsur Paksa

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 08:10 WIB

Wall Street Anjlok, Investor Dihantui Lonjakan Harga Minyak dan Konflik Iran

Wall Street Anjlok, Investor Dihantui Lonjakan Harga Minyak dan Konflik Iran

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 08:04 WIB

Harga Minyak Dunia Naik Tinggi Lagi, Kembali Dibanderol USD 100/Barel

Harga Minyak Dunia Naik Tinggi Lagi, Kembali Dibanderol USD 100/Barel

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:52 WIB

Tensi Geopolitik Timteng Panas, Ketahanan Energi RI Dinilai Paling Kuat di ASEAN

Tensi Geopolitik Timteng Panas, Ketahanan Energi RI Dinilai Paling Kuat di ASEAN

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:46 WIB

Update Arus Balik Lebaran 2026: Terminal Pulo Gebang Ramai, Perjalanan Tetap Lancar

Update Arus Balik Lebaran 2026: Terminal Pulo Gebang Ramai, Perjalanan Tetap Lancar

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:43 WIB

Siap-siap! IHSG Bisa Anjlok Setelah Libur Panjang, Simak Rekomendasi Saham

Siap-siap! IHSG Bisa Anjlok Setelah Libur Panjang, Simak Rekomendasi Saham

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 07:31 WIB