Arab dan Rusia Sepakat Pangkas Produksi, Harga Minyak Terus Naik

RR Ukirsari Manggalani, Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 05 Juni 2020 | 07:19 WIB
Arab dan Rusia Sepakat Pangkas Produksi, Harga Minyak Terus Naik
Logo OPEC [Shutterstock].

Suara.com - Harga minyak dunia terus melanjutkan peningkatan harga pada perdagangan Kamis atau Jumat (5/6/2020) waktu Indonesia. Pemicu utamanya adalah soal kesepakatan pemangkasan produksi dari negara-negara penghasil minyak utama dunia.

Melansir Xinhua, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli 2020 naik 12 sen menjadi 37,41 dolar Amerika Serikat (AS) per barel di New York Mercantile Exchange.

Sedangkan harga minyak mentah Brent untuk pengiriman Agustus 2020 meningkat 20 sen menjadi 39,99 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

Arab Saudi dan Rusia yang merupakan dua negara produsen minyak mentah terbesar di dunia ingin memperpanjang kesepakatan pemangkasan produksi sebesar 9,7 juta barel per hari yang disepakati OPEC (Organization of the Petroleum Exporting Countries), dan negara-negara produsen lainnya yang tergabung dalam OPEC+ sejak April lalu.

Pertemuan OPEC+ yang seharusnya berlangsung Kamis ditunda karena Saudi dan Rusia ingin terlebih dahulu memastikan tingkat kepatuhan yang lebih baik dari negara-negara lainnya yang tergabung dalam kesepakatan.

Pertemuan OPEC+ kemungkinan besar baru bisa dilaksanakan pada pertengahan Juni mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

OPEC Pangkas Produksi, Harga Minyak Dunia Dekati 40 Dolar AS per Barel

OPEC Pangkas Produksi, Harga Minyak Dunia Dekati 40 Dolar AS per Barel

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2020 | 06:56 WIB

Jelang Pertemuan OPEC, Harga Minyak Dunia Terkerek Naik

Jelang Pertemuan OPEC, Harga Minyak Dunia Terkerek Naik

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2020 | 07:05 WIB

Amerika Serikat dan China Bersitegang, Harga Minyak Dunia Beda Arah

Amerika Serikat dan China Bersitegang, Harga Minyak Dunia Beda Arah

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2020 | 07:15 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×