Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Target Penerimaan Cukai Turun Rp 7,6 Triliun Imbas Corona

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 12 Juni 2020 | 13:37 WIB
Target Penerimaan Cukai Turun Rp 7,6 Triliun Imbas Corona
Ilustrasi cukai rokok.

Suara.com - Pemerintah merevisi target penerimaan cukai dalam APBN 2020 karena terimbas wabah virus corona atau Covid-19.

Dalam APBN 2020, awalnya target penerimaan cukai ditaksir mencapai Rp 180,5 triliun terdiri dari cukai rokok, minuman mengandung etil alkohol dan etil alkohol, tapi karena ada wabah corona pemerintah menurunkan target tersebut menjadi Rp 172,9 triliun.

"Dengan kondisi pandemi Covid-19 itu dan dengan dikeluarkannya Perpres 54 tahun 2020 target dari Rp 180,5 triliun diturunkan menjadi Rp 172,9 triliun jadi turun sekitar Rp 7,6 triliun," kata Direktur Teknis dan Fasilitas Cukai Direktorat Jenderal Bea Cukai, Kemenkeu Nirwala Heryanto dalam acara Market Review 'Outlook Penerimaan Cukai Saat Pendemi' di IDX Channel, Jumat (12/6/2020).

Meski mengalami penurunan target penerimaan, Nirwala menambahkan sepanjang 4 bulan pertama tahun ini realisasi penerimaan cukai per 30 April adalah Rp 45,23 triliun atau 26,16 persen dari target yang mengacu pada PP 54/2020.

Penerimaan cukai yang terdiri atas Cukai Hasil Tembakau (HT), Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA), dan Etil Alkohol (EA), tumbuh sebesar 25,08 persen (yoy) dibandingkan bulan April tahun 2019.

Pertumbuhan pada penerimaan cukai tersebut merupakan pertumbuhan tertinggi dibandingkan komponen penerimaan yang lain (Bea Keluar dan Bea Masuk).

"Pada awal-awal Covid-19 di bulan Maret itu terjadi peningkatan permintaan cukai, karena apa karena mereka tetap berproduksi, mereka tidak bisa menjual kalau tidak ditempeli cukai, bayar dulu cukai baru boleh menjualnya ke pasar," papar Nirwala.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jual Rokok Eceran, Siap-siap Diawasi Ditjen Bea Cukai

Jual Rokok Eceran, Siap-siap Diawasi Ditjen Bea Cukai

Bisnis | Senin, 01 Juni 2020 | 18:49 WIB

Harga Rokok Masih Terbilang Murah Meski Cukai dan HJE Naik

Harga Rokok Masih Terbilang Murah Meski Cukai dan HJE Naik

Bisnis | Senin, 01 Juni 2020 | 18:08 WIB

April 2020, Penerimaan Cukai Naik 16,17 Persen

April 2020, Penerimaan Cukai Naik 16,17 Persen

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2020 | 14:10 WIB

Terkini

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:42 WIB