4 Bank BUMN Diguyur Rp 30 Triliun, Sri Mulyani Beri Penjelasan ke DPR

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 29 Juni 2020 | 12:24 WIB
4 Bank BUMN Diguyur Rp 30 Triliun, Sri Mulyani Beri Penjelasan ke DPR
Menteri Keuangan Sri Mulyani. [Antara/Nova Wahyudi]

Suara.com - Komisi XI DPR RI hari ini Senin (29/6/2020) menggelar rapat dengar pendapat dengan pemerintah, terkait kebijakan penempatan dana pemerintah di bank umum anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) seperti Bank Mandiri, BRI, BNI dan BTN.

Perwakilan pemerintah yang hadir adalah Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK) Wimboh Santoso dan Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Halim Alamsyah.

Dalam paparannya di depan para anggota dewan yang hadir maupun secara virtual, Sri Mulyani mengatakan bahwa para bank anggota Himbara yang mendapat guyuran modal senilai Rp 30 triliun pada tahap pertama ini telah melakukan presentasinya dihadapan pemerintah terkait penggunaan dana tersebut.

Seperti halnya Bank Mandiri, kata Sri Mulyani bank dengan aset terbesar milik negara berkomitmen menggunakan dana segar tersebut untuk penyaluran kredit produktif kepada para masyarakat yang terkena dampak negatif virus corona atau Covid-19.

"Bank Mandiri fokus pada penyaluran kredit produktif, padat karya, ketahanan pangan, dan mendukung sistem logistik nasional dengan target penyaluran senilai Rp 21 triliun dan dilaksanakan pada 3 bulan ini," kata Sri Mulyani dalam rapat tersebut.

Sementara Bank BRI kata dia akan memanfaatkan dana pemerintah tersebut untuk digunakan dalam mendukung rencana bisnis berupa ekspansi kredit UMKM 6 bulan ke depan senilai Rp 122,50 triliun dengan komposisi segmen mikro sebesar 88,87 persen atau senilai Rp 108,80 triliun.

"Ekspansi kredit UMKM akan difokuskan pada sektor non perdagangan senilai Rp 71,32 triliun atau 58,21 persen," ucapnya.

Sedangkan Bank BNI akan manfaatkan dana milik penempatan ini guna melaksanakan ekspansi kredit pada sektor riil untuk korporasi, usaha menengah dan kecil, serta consumer loan dalam 3 bulan ke depan senilai Rp 15,04 triliun.

Dan yang terakhir untuk Bank BTN berencana menyalurkan kredit pada Juli hingga Desember 2020 senilai Rp 30,03 triliun, yang didominasi oleh penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) serta kredit lainnya di sektor perumahan.

baca juga

"Komposisi kredit perumahan lebih dari 70 persen dan ekspansi difokuskan ke KPR senilai Rp 5,4 triliun atau 51,6 persen," ujarnya.

Informasi saja, Kementerian Keuangan telah menerbitkan beleid yang mengatur mekanisme penempatan uang negara pada dana bank umum dalam pemulihan ekonomi nasional (PEN), yaitu Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No.70/PMK.05/2020.

PMK anyar ini merupakan revisi atau penyesuaian dari PMK sebelumnya yaitu No. 3/PMK. No 5/2014 mengenai penempatan uang negara dan penempatan uang negara di bank umum yang sebetulnya sudah secara rutin dilakukan pemerintah semenjak tahun 2014.

Landasan hukum dari Menteri Keuangan melakukan penempatan dana di bank umum diatur dalam Undang-Undang Perbendaharaan Nomor 1 Tahun 2004 dan dengan Perpu Nomor 1 2020 yang sekarang menjadi Undang-Undang nomor 2 tahun 2020 serta Peraturan Pemerintah Nomor 39 tahun 2007.

Tujuan dari penempatan uang negara di bank umum atau untuk lebih menggairahkan kegiatan ekonomi masyarakat yang lesu akibat wabah corona. Terutama soal penyaluran kredit kepada masyarakat.

"Tujuannya seperti bapak presiden dari pertahankan khusus untuk mendorong ekonomi dan sektor riil agar kembali pulih jadi ini adalah agar Bang segera dan terus mengakselerasi pemberian kredit dan berbagai upaya untuk pemulihan pemulihan sektor riil," kata Sri Mulyani.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penempatan Uang Negara di Bank BUMN, Pengusaha: Angin Setengah Segar

Penempatan Uang Negara di Bank BUMN, Pengusaha: Angin Setengah Segar

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2020 | 14:02 WIB

Bank Himbara Bakal Diguyur Rp 30 Triliun oleh Pemerintah

Bank Himbara Bakal Diguyur Rp 30 Triliun oleh Pemerintah

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2020 | 16:19 WIB

Pemerintah Resmi Tempatkan Uang Negara di Bank Umum

Pemerintah Resmi Tempatkan Uang Negara di Bank Umum

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2020 | 15:41 WIB

Terkini

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 20:54 WIB

Sinopsis 100 Days of Deception: Misi Rahasia di Era Penjajahan Jepang

Sinopsis 100 Days of Deception: Misi Rahasia di Era Penjajahan Jepang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 20:40 WIB

Buntut Temuan Sel Mewah, Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Resmi Dicopot

Buntut Temuan Sel Mewah, Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Resmi Dicopot

Bogor | Sabtu, 26 September 2026 | 20:18 WIB

Doomscrolling: Antara Kepedulian Sosial dan Rasa Putus Asa yang Mengintai

Doomscrolling: Antara Kepedulian Sosial dan Rasa Putus Asa yang Mengintai

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 20:15 WIB

Evaluasi Problem Ekonomi: AEI Soroti Risiko Fiskal hingga Deforestasi

Evaluasi Problem Ekonomi: AEI Soroti Risiko Fiskal hingga Deforestasi

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 20:10 WIB

Resmi di Indonesia! Redmi Note 17 Pro Max Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh

Resmi di Indonesia! Redmi Note 17 Pro Max Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 20:00 WIB

4 Pore Tightening Toner Atasi Tekstur Kasar dan Bruntusan Kulit Berminyak

4 Pore Tightening Toner Atasi Tekstur Kasar dan Bruntusan Kulit Berminyak

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 19:35 WIB

Demi Penuhi Standar, Kendal Tornado FC Bantu Lampu Stadion Sriwedari Rp 1 Miliar

Demi Penuhi Standar, Kendal Tornado FC Bantu Lampu Stadion Sriwedari Rp 1 Miliar

Surakarta | Sabtu, 26 September 2026 | 19:34 WIB

Dari Kuliner hingga Hiburan, Travel Agent Bandung Mulai Lirik Kawasan Wisata Ini di Ibu Kota

Dari Kuliner hingga Hiburan, Travel Agent Bandung Mulai Lirik Kawasan Wisata Ini di Ibu Kota

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 19:13 WIB

×