Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Cegah Stunting, Ini Cara PT Mayora Bareng Pemerintah Perangi Stunting

Fabiola Febrinastri

Kamis, 02 Juli 2020 | 16:04 WIB
Cegah Stunting, Ini Cara PT Mayora Bareng Pemerintah Perangi Stunting
Pemerintah Indonesia dan PT. Mayora Indah Tbk. menandatangani kerja sama yang diwakilkan oleh Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Sekretaris Eksekutif TNP2K, Bambang Widianto, dan CEO PT. Mayora Indah Tbk. Andre Atmadja, Jakarta, Selasa (11/2/2020). (Dok : PT Mayora Indah Tbk)

Suara.com - Untuk mempercepat pencegahan stunting di Indonesia, pemerintah Indonesia dan PT. Mayora Indah Tbk. melakukan kerja sama. Keduanya melakukan penandatanganan kemitraan yang diwakilkan oleh Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Sekretaris Eksekutif Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), Bambang Widianto, dan CEO PT. Mayora Indah Tbk. Andre Atmadja, di Kantor TNP2K, Jakarta, Selasa (11/2/2020).

Untuk mewujudkan kerja sama tersebut, Mayora dan TNP2K akan melakukan upaya pencegahan di 3 provinsi, yaitu Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, termasuk di 6 kabupaten dan 7 desa.

Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak berusia di bawah lima tahun. Jika tidak diberikan penanganan sejak dini, seorang anak yang mengalami stunting akan rentan terhadap penyakit, memperlambat perkembangan otak, sehingga tingkat kecerdasan dan produktivitas anak saat dewasa sangat kurang.

Menurut Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas), prevalensi stunting di Indonesia relatif tinggi, yaitu 30,8 persen pada 2018. Jumlah ini tergolong tinggi dibandingkan dengan beberapa negara di Asia Tenggara, yang pada 2013 dinyatakan telah mengalami penurunan hingga 37,2 persen.

Beberapa waktu lalu, Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dr. Hasto Wardoyo, Sp, OG(K), menyatakan, pencegahan stunting bisa dilakukan dari tingkat keluarga, misalnya jarak kelahiran anak satu dengan lainnya harus 24 bulan-33 bulan, penggunaan alat kontrasepsi yang dapat mengurangi kondisi kurang gizi bagi anak, dan usia kehamilan sebaiknya di usia 20 tahun-35 tahun.

Kondisi stunting yang tidak mendapat penanganan serius akan berdampak pada kualitas sumber daya manusia (SDM). Maka dengan kerja sama ini, Mayora berkomitmen untuk mencapai cita-cita Indonesia , yaitu mewujudkan generasi muda yang sehat dan kompeten.

Program ini akan dilaksanakan mulai Juli 2020, yang proses sosialisasinya sudah dimulai sejak Maret 2020.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meski Pandemi Covid-19, Program Pengentasan Stunting di Sumsel Tetap Jalan

Meski Pandemi Covid-19, Program Pengentasan Stunting di Sumsel Tetap Jalan

Health | Senin, 22 Juni 2020 | 16:06 WIB

Pakar: Pemerintah Harus Kompeten Atasi Pandemi Covid-19

Pakar: Pemerintah Harus Kompeten Atasi Pandemi Covid-19

Health | Senin, 22 Juni 2020 | 15:00 WIB

Kembangkan Vaksin Covid-19, Ini Langkah yang Dilakukan Pemerintah

Kembangkan Vaksin Covid-19, Ini Langkah yang Dilakukan Pemerintah

News | Jum'at, 12 Juni 2020 | 13:52 WIB

Angka Stunting di Kabupaten Sigi Masih Tinggi

Angka Stunting di Kabupaten Sigi Masih Tinggi

Health | Rabu, 20 Mei 2020 | 12:15 WIB

Hubungan Antara Sanitasi di Lingkungan dan Stunting pada Balita

Hubungan Antara Sanitasi di Lingkungan dan Stunting pada Balita

Your Say | Senin, 18 Mei 2020 | 13:01 WIB

Resesi, Krisis Pangan Hingga Bahaya Stunting dan Solusi New Normal Pandemi

Resesi, Krisis Pangan Hingga Bahaya Stunting dan Solusi New Normal Pandemi

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2020 | 07:34 WIB

Terkini

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:10 WIB

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:41 WIB

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:39 WIB

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:35 WIB

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:40 WIB

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:35 WIB

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:29 WIB

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:20 WIB

Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya

Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:13 WIB

Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun

Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:33 WIB