5 Menteri Luncurkan Program Penjaminan Modal Kerja UMKM

Pebriansyah Ariefana | Mohammad Fadil Djailani
5 Menteri Luncurkan Program Penjaminan Modal Kerja UMKM
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam pertemuan Indonesia Infrastructure Investment Forum (IIIF) dengan pengusaha Prancis yang berlangsung secara daring, Selasa (30/6/2020). [Dok. KBRI Paris]

Program ini merupakan bagian dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Suara.com - Sebanyak 5 menteri ekonomi Presiden Joko Widodo (Jokowi) meluncurkan program penjaminan modal kerja bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) secara virtual, Selasa (7/7/2020). Program ini merupakan bagian dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Mereka adalah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri BUMN Erick Thohir.

Dalam sambutannya Airlangga Hartarto mengatakan program ini tentunya diharapkan dapat membantu para pelaku UMKM yang terkena dampak negatif pandemi virus corona atau Covid-19, sehingga bisa bangkit kembali.

"Kami mengapresiasi peluncuran penjaminan kredit modal kerja UMKM dalam program PEN," kata Airlangga.

Dia bilang program PEN untuk membantu UMKM, pemerintah kata dia telah membebaskan bunga dan penundaan pokok pembayaran bagi para pelaku usaha UMKM selama 6 bulan.

Skema ini meliputi penundaan angsuran dan subsidi bunga bagi para penerima KUR (Kredit Usaha Rakyat), UMi (Kredit Ultramikro), PNM Mekaar (Permodalan Nasional Madani Membina Keluarga Sejahtera), LPDB (lembaga pengelola dana bergulir), hingga penerima bantuan permodalan dari beberapa kementerian.

Selain itu, pemerintah juga akan memberlakukan perluasan pembiayaan bagi UMKM berupa stimulus bantuan modal kerja sebagai bagian dari skema keempat yang telah disiapkan. Dalam skema ini, pemerintah menyiapkan bantuan modal kerja darurat yang dirancang khusus bagi pelaku UMKM yang merasakan dampak Covid-19.

Sementara itu, Sri Mulyani mengatakan pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp 123,64 triliun yang khusus bagi UMKM.

"Kita berharap anggaran ini bisa berputar dan betul-betul dinikmati UMKM hari ini melakukan penjaminan kredit modal kerja Rp 5 triliun," kata Sri Mulyani.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini pun berharap bahwa segala upaya yang telah dilakukan pemerintah bisa membangkitkan kembali sektor UMKM.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS