Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Erick Thohir Beberkan Penggunaan Dana Bantuan Pemerintah oleh BUMN

Chandra Iswinarno, Achmad Fauzi

Rabu, 15 Juli 2020 | 22:12 WIB
Erick Thohir Beberkan Penggunaan Dana Bantuan Pemerintah oleh BUMN
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dan Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin berjalan keluar dari pintu belakang Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, Rabu (7/7/2020). [ANTARA FOTO/Adam Bariq]

Suara.com - Komisi VI DPR RI telah menyetujui usulan dana bantuan pemerintah ke sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Adapun, bantuan pemerintah itu berupa penyertaan modal negara (PMN), pencairan utang pemerintah ke BUMN, dan dana pinjaman.

Menteri BUMN, Erick Thohir membeberkan, penggunaan dana yang didapat sejumlah BUMN dari pemerintah. Pertama, dana PMN sebesar  Rp 23,65 triliun akan digunakan Rp 7,5 triliun oleh Hutama Karya untuk menyelesaikan ruas jalan tol Pekanbaru-Padang, termasuk seksi Pekanbaru-Pangkalan sebesar Rp 4,3 triliun dan ruas Simpang Indralaya-Muara Enim sebesar Rp 3,2 triliun.

Kemudian, sebesar Rp 6 triliun akan digunakan BPUI untuk penjaminan kredit modal kerja bagi UMKM melalui Jamkrindo dan Askrindo. 

Sedangkan, sebesar Rp 1,5 triliun akan digunakan PNM untuk program membina ekonomi keluarga sejahtera (Mekaar) bagi perempuan prasejahtera.

"ITDC Rp 500 miliar, ini bagian penunjang infrastruktur fasilitas di Mandalika yang sudah berjalan, tapi kami enggak hanya PMN. Tapi, Alhamdulillah kemarin ITDC juga dapat pinjaman jangka panjang dari AIIB 30 tahun bunganya sangat kompetitif," ujar Erick dalam Rapat Kerja dengan Komisi VI di Jakarta, Rabu (15/7/2020).

Selanjutnya, tutur Erick, dana sebesar Rp 4 triliun untuk PTPN III dan Rp 500 miliar untuk Perumnas akan digunakan sebagai modal kerja.

Sementara, Mantan Bos Klub Inter Milan ini juga menyebut pemerintah juga akan melakukan pembayaran utang kepada BUMN sebesar Rp 115 triliun yang rinciannya Hutama Karya Rp 1,88 triliun, Wijaya Karya Rp 59,91 miliar, Waskita Karya Rp 8,9 triliun, Jasa Marga Rp 5 triliun, KAI Rp 257 miliar, Pupuk Indonesia Rp 5,7 triliun, Bulog Rp 566 miliar, Pertamina Rp 45 triliun dan PLN Rp 48,46 triliun.

Dari sisi dana pinjaman, tambah Erick, sebesar Rp 3 triliun yang didapat Krakatau Steel dan sebesar Rp 8,5 triliun Garuda yang didapat Garuda Indonesia akan digunakan untuk modal kerja.

"Kita tahu banyak sekali impor-impor baja yang terus menekan pasar domestik apalagi saat ini terjadi penurunan proyek infrastruktur. Larena itu kebutuhan pinjaman modal kerja bagian restrukturisasi senilai 2 miliar dolar AS kemarin," ucapnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Komisi VI DPR Setuju Usulan Dana Bantuan Pemerintah ke Perusahaan BUMN

Komisi VI DPR Setuju Usulan Dana Bantuan Pemerintah ke Perusahaan BUMN

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2020 | 22:04 WIB

Erick Thohir: BUMN Setor Pajak Rp 55,51 Triliun ke Pemerintah

Erick Thohir: BUMN Setor Pajak Rp 55,51 Triliun ke Pemerintah

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2020 | 17:10 WIB

Tagih Janji Erick Thohir, Fadli Zon: Saya Sangsi BUMN Akan Dibersihkan

Tagih Janji Erick Thohir, Fadli Zon: Saya Sangsi BUMN Akan Dibersihkan

News | Rabu, 15 Juli 2020 | 11:06 WIB

Terkini

BRI Apresiasi Penempatan Dana SAL Pemerintah, Fokus Pembiayaan Produktif untuk Akselerasi Ekonomi

BRI Apresiasi Penempatan Dana SAL Pemerintah, Fokus Pembiayaan Produktif untuk Akselerasi Ekonomi

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 23:05 WIB

Dolar AS Diproyeksi Perkasa Ditopang Wall Street, Rupiah Bisa Anjlok Lagi?

Dolar AS Diproyeksi Perkasa Ditopang Wall Street, Rupiah Bisa Anjlok Lagi?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 22:31 WIB

Trump Mau Pecat Gubernur The Fed, Malah Kena 'Tampar' Mahkamah Agung!

Trump Mau Pecat Gubernur The Fed, Malah Kena 'Tampar' Mahkamah Agung!

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 22:04 WIB

Kilang Terbesar Arab Kembali Dibuka, Harga Minyak Dunia Mulai Stabil

Kilang Terbesar Arab Kembali Dibuka, Harga Minyak Dunia Mulai Stabil

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 21:34 WIB

Harga LNG Dipangkas, Mampukah Bendung PHK?

Harga LNG Dipangkas, Mampukah Bendung PHK?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 20:07 WIB

Harga Gas untuk Industri Turun, Dasco: Kabar Gembira untuk Buruh

Harga Gas untuk Industri Turun, Dasco: Kabar Gembira untuk Buruh

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II 2026 Resmi Dibuka, Cek Jadwal dan Rinciannya

Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II 2026 Resmi Dibuka, Cek Jadwal dan Rinciannya

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:45 WIB

Pasokan Gas Murah Seret, Kemenperin Minta AGIT Dicabut demi Tak Ada PHK

Pasokan Gas Murah Seret, Kemenperin Minta AGIT Dicabut demi Tak Ada PHK

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:32 WIB

DEN: Rupiah Melemah saat Kepercayaan pada Pemerintah Tergerus

DEN: Rupiah Melemah saat Kepercayaan pada Pemerintah Tergerus

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:29 WIB

Investor Ritel Kini Bisa Punya Analis Saham Berbasis AI

Investor Ritel Kini Bisa Punya Analis Saham Berbasis AI

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:28 WIB

×