Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.767.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.599,240
LQ45 651,086
Srikehati 320,576
JII 428,616
USD/IDR 17.661

Sandiaga Uno Minta Pemerintah Harus Cepat Selamatkan UMKM

Chandra Iswinarno | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 28 Juli 2020 | 18:30 WIB
Sandiaga Uno Minta Pemerintah Harus Cepat Selamatkan UMKM
Sandiaga Uno. (Suara.com/Arry Saputra).

Suara.com - Sandiaga Uno menyebut ada 163.713 UMKM dan 1.785 koperasi terdampak pandemi Covid-19. Lantaran itu, dia mendesak pemerintah harus cepat tanggap dengan kondisi tersebut.

Terpuruknya UMKM, disebutnya karena turunnya permintaan secara signifikan, sehingga menjadi permasalahan utama bagi ekonomi. Untuk mempertahankan hidup UMKM, masyarakat harus bijak dalam merancang strategi dan inovasi dalam berbisnis dengan memilih sektor bisnis yang menjadi prioritas sektor Covid-19.

Menurutnya, pemerintah dan korporasi perlu memperhatikan bagaimana cara meningkatkan kewirausahaan melalui generasi milenial yang sebenarnya 55 persen ingin mandiri dengan membuka usaha sendiri. Sandiaga mengemukakan, tentunya ini menjadi gerbang di era New Normal dan masyarakat harus sudah mulai melakukan akselerasi digital dengan cara kolaborasi atau mewadahi anak muda dalam memulai usaha.

"Tahun 1998 dan 2008 sektor korporasi sempat bailout akibat krisis yang terjadi di negara ini, tapi UMKM tetap kokoh dan tangguh sebagai frontman dalam menyelamatkan perekonomian nasional. Namun, 2020 UMKM menjadi yang paling terpukul jatuh di ronde awal," ungkap Sandiaga dalam sebuah diskusi online, Selasa (28/7/2020).

Dia menegaskan, dengan adanya hal tersebut para pelaku UMKM juga harus memanfaatkan platform lain seperti digitalisasi. Permasalahannya sekarang banyaknya UMKM yang gagal masuk ke platform digital adalah kurangnya produksi ketika adanya permintaan yang banyak ketika masuk market online.

Hal lain yang tak kalah pentingnya adalah akuntabilitas dalam mengelola keuangan dan mitigasi krisis.

Banyak pelaku UMKM yang belum memahami bagaimana mengelola keuangan secara efektif. Seringkali menemukan kasus bahwa UMKM masih buta akuntansi. Tidak adanya catatan keuangan bisnis akan menyulitkan UMKM apa yang harus diprioritaskan.

Sementara itu, Founder KAHMIPreneur yang juga anggota DPR RI Komisi XI Kamrussamad menegaskan, Covid-19 berdampak pada semua aspek, mulai dari kesehatan sosial, ekonomi dan juga keuangan.

Kalau masalah ekonomi ada perlambatan pertumbuhan mulai dari -0.4 persen hingga 1 persen pada masa pandemi ini, selain itu, ada peningkatan kemiskinan dan juga pengangguran mulai dari tiga persen hingga lima persen.

“Saya juga mengambil contoh di negara Asia seperti Korea Selatan, Singapura dan Thailand, pertumbuhan pada kuartal pertama hingga minus mulai dari minus 0.7 hingga 1.8. tidak hanya itu, ada kuartal kedua juga semakin parah yaitu yaitu minus 3.3 hingga minus 12,” katanya.

Dia menegaskan, untuk sebaran koperasi 126.343 unit yang tercatat aktif. Semuanya terdiri dari 756 Unit dari kementrian koperasi dan UKM, dinas provinsi ada 4.672 dan Dinas Kabupaten dan Kota ada sebanyak 120.915 unit. 

"Sedangkan jenisnya ada untuk simpan pinjam ada 15 persen ,Koperasri jasa 3 persen Konsumen ada 59 persen, Pemasaran 2 persen dan Produsen 21 persen ,” tegasnya.

Terkait pengembangan pada era 4.0, maka perlu juga digitaliasai koperasi dan modern. Selain itu, perlu juga kolaboraso bisnis sesame kperasi maupun pelaku usaha lainnya.

“Dan yang paling utama adalah pengembangan sumber daya manusia-nya,” ujarnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Produk UMKM Bisa Masuk BUMN untuk Putar Roda Perekonomian

Produk UMKM Bisa Masuk BUMN untuk Putar Roda Perekonomian

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2020 | 14:07 WIB

Wamenkeu Minta UMKM Digenjot untuk Gerakan Ekonomi Tanah Air

Wamenkeu Minta UMKM Digenjot untuk Gerakan Ekonomi Tanah Air

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2020 | 18:44 WIB

Bagikan Bantuan Modal Usaha Rp 2,4 Juta ke UMKM, Jokowi: Cukup Pak?

Bagikan Bantuan Modal Usaha Rp 2,4 Juta ke UMKM, Jokowi: Cukup Pak?

News | Jum'at, 24 Juli 2020 | 15:58 WIB

Terkini

Trump Batal Serang Iran, Harga Minyak Dunia Melandai

Trump Batal Serang Iran, Harga Minyak Dunia Melandai

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 06:39 WIB

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:10 WIB

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:08 WIB

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 20:02 WIB

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:56 WIB

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:52 WIB

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:45 WIB

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 19:18 WIB

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:50 WIB

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 18:45 WIB