Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Ini Strategi Bank BTN Buat Raih Laba di Atas Rp 1,1 Triliun

Chandra Iswinarno, Achmad Fauzi

Senin, 03 Agustus 2020 | 18:00 WIB
Ini Strategi Bank BTN Buat Raih Laba di Atas Rp 1,1 Triliun
Logo Bank BTN

Suara.com - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, (BTN) menargetkan bisa meraih laba bersih di atas Rencana Bisnis Bank (RBB) yang telah dipatok sebesar Rp 1,1 triliun.

Direktur Utama Bank BTN Pahala N Mansury menyatakan, pihaknya optimis bisa meraih laba bersih di atas RBB, sebab pada semester I 2020 perseroan telah mencatatkan laba sebesar Rp 768 miliar. 

"Kalau melihat RBB kita ada dikisaran Rp 1,1 triliun yang masuk ditahun ini. Tapi melihat kondisi semester pertama sudah Rp 768 miliar kita optimis revisi bisa melampaui dari angka itu. Kalau melihat di triwulan-triwulan yang sudah ada kita yakin bsa melampaui," ujar Pahala dalam konferensi pers secara virtual, Senin (3/8/2020).

Menurut Mantan Direktur Keuangan Pertamina, untuk mencapai target laba tersebut, Bank BTN terus melanjutkan strategi 5 Fokus dan 8 Inisiatif. 

Adapun strategi tersebut yaitu perseroan terus terus memupuk pencadangan, likuiditas, sambil memacu bisnis dengan asas kehati-hatian di masa pandemi sesuai dengan delapan inisiatif perseroan.

"Dengan strategi tersebut, bisnis Bank BTN diyakini masih akan terus bertumbuh dan mencetak laba di semester II/2020 nanti," ucap dia.

Selain itu, lanjutnya, adanya pelonggaran PSBB, telah mendorong segala sektor, sehingga menopang bisnis Bank BTN. Apalagi penempatan dana dari pemerintah ikut membantu penyaluran kredit Bank BTN.

"Akhir Juni likuiditas juga mulai membaik, ini karena kebijakan pemerintah yang sudah dikeluarkan. Kami juga mendapat dana dari pemerintah yang ditempatkan di BTN sebesar Rp 5 triliun. Kondisi likuiditas kita membaik. Rasio CAR (modal) juga membaik," ungkapnya.

Selain laba, Pahala juga menargetkan penyaluran kredit lebih tinggi dibandingkan dengan akhir tahun lalu yaitu bisa tumbuh sekitar 4-5 persen hingga akhir tahun.

baca juga

"Kredit saya rasa bisa tumbuh 4-5 persen di 2020. Saat ini kondisi likuiditas dipasar membaik secara umum. Memang terjadi perlambatan permintaan kredit baru, tapi likuiditas di market ada perbaikan," tutup Pahala.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengajuan KPR di BTN Mulai Kembali Bergairah

Pengajuan KPR di BTN Mulai Kembali Bergairah

News | Senin, 03 Agustus 2020 | 16:03 WIB

Semester I 2020, Laba BTN Anjlok 40 Persen Dibanding Tahun Lalu

Semester I 2020, Laba BTN Anjlok 40 Persen Dibanding Tahun Lalu

News | Senin, 03 Agustus 2020 | 15:08 WIB

Cetak Sejarah, PT BULL Tbk Catat Kenaikan Laba Bersih hingga 350 Persen

Cetak Sejarah, PT BULL Tbk Catat Kenaikan Laba Bersih hingga 350 Persen

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2020 | 11:18 WIB

Terkini

Pengamat Ibrahim: Kasus KUR Jember Bukan Kesalahan Bank Penyalur, tetapi Ulah Collection Agent

Pengamat Ibrahim: Kasus KUR Jember Bukan Kesalahan Bank Penyalur, tetapi Ulah Collection Agent

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:47 WIB

IPO RANS Dihadiri Haji Isam Hingga Boy Thohir, Ini Daftar Pemegang Sahamnya

IPO RANS Dihadiri Haji Isam Hingga Boy Thohir, Ini Daftar Pemegang Sahamnya

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:41 WIB

Mini Soccer Fun Match Jadi Ajang Bulog Perkuat Kolaborasi dengan Stakeholder Ketahanan Pangan

Mini Soccer Fun Match Jadi Ajang Bulog Perkuat Kolaborasi dengan Stakeholder Ketahanan Pangan

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 19:29 WIB

Prabowo Sebut Banyak BUMN Mau Dijual ke Asing: PT PAL, PT Pindad dan PTDI Dibunuh

Prabowo Sebut Banyak BUMN Mau Dijual ke Asing: PT PAL, PT Pindad dan PTDI Dibunuh

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 15:49 WIB

Produksi Pupuk Petrokimia Gresik Tembus 2,7 Juta Ton pada Semester I 2026

Produksi Pupuk Petrokimia Gresik Tembus 2,7 Juta Ton pada Semester I 2026

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:58 WIB

IHSG Terkoreksi, BEI Sebut Justru Jadi Peluang Investasi Jangka Panjang

IHSG Terkoreksi, BEI Sebut Justru Jadi Peluang Investasi Jangka Panjang

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:07 WIB

Panasonic Tampilkan Solusi Modern Living & Building Terintegrasi di IndoBuildTech Expo 2026

Panasonic Tampilkan Solusi Modern Living & Building Terintegrasi di IndoBuildTech Expo 2026

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 12:30 WIB

Tabel Pinjaman KUR BRI Juli 2026 Terbaru, Simulasi Angsuran Rp1 Juta hingga Rp100 Juta

Tabel Pinjaman KUR BRI Juli 2026 Terbaru, Simulasi Angsuran Rp1 Juta hingga Rp100 Juta

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 11:34 WIB

Liburan Lebih Hemat dengan Diskon Rp125.000 di tiket.com Pakai BRI Kartu Kredit

Liburan Lebih Hemat dengan Diskon Rp125.000 di tiket.com Pakai BRI Kartu Kredit

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 11:15 WIB

Harga Emas Antam Berbalik Naik ke Rp2,655 Juta per Gram, Buyback Ikut Menguat

Harga Emas Antam Berbalik Naik ke Rp2,655 Juta per Gram, Buyback Ikut Menguat

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 10:48 WIB

×