PUPR Bangun 4 Tower Rusunawa bagi Mahasiswa di Jawa Tengah

Fabiola Febrinastri | Dian Kusumo Hapsari
PUPR Bangun 4 Tower Rusunawa bagi Mahasiswa di Jawa Tengah
Pembangunan rumah susun sewa (Rusunawa) untuk mahasiswa di Jawa Tengah. (Dok : PUPR).

Rusunawa Mahasiswa UPGRIS direncanakan selesai Oktober 2020.

Suara.com - Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), melalui Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Jawa III, kembali memberikan bantuan Pembangunan Rumah Susun Sewa (Rusunawa) untuk mahasiswa di Jawa Tengah.

“Ada empat rusun yang dibangun tahun ini, yaitu Rusunawa Mahasiswa Universitas Diponegoro (UNDIP), Rusunawa Mahasiwa Universitas Negeri Semarang (UNNES), Rusunawa Mahasiswa Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), Rusunawa Mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga (UKSW),” ujar Kepala Satuan Kerja Non Vertikal (SNVT) Penyediaan Perumahan Provinsi Jateng, Wahyu Adi Satriawan, saat melakukan kunjungan lapangan ke lokasi pembangunan Rusunawa Mahasiswa UPGRIS, beberapa waktu lalu.

Wahyu menerangkan, rusunawa yang dibangun memiliki ketinggian tiga lantai dan tipe hunian kamar 24 dengan total unit kamar 43, dan dua diantaranya untuk penyandang disabilitas.

Ia minta kontraktor pelaksana untuk menjaga kualitas dan mutu pekerjaan pembangunan rusunawa mahasiswa UPGRIS.

"Rusunawa mahasiswa yang dibangun oleh Kementerian PUPR ini memang didesain untuk mendukung sarana hunian demi meningkatkan kualitas mahasiswa di kampusnya. Para mahasiswa diharapkan dapat meningkatkan kualitas belajarnya dan lebih fokus dalam mencapai prestasi," ujarnya.

Selain itu, Wahyu juga berpesan agar para pekerja tetap menjaga kesehatan sesuai protokol kesehatan dalam upaya pencegahan penyebaran virus Covid-19 harus terus dilakukan.

“Jika pekerja sakit, maka pekerjaan akan tersendat dan berdampak pada jangka waktu selesainya pembangunan yang sudah ditentukan,” terangnya.

Rusunawa Mahasiswa UPGRIS direncanakan selesai Oktober 2020. Progres pembangunannya saat ini mencapai 21,96 persen, dengan nilai anggaran Rp 12,3 miliar. Rusunawa ini diharapkan mampu selesai tepat waktu, yaitu akhir tahun ini.

Berdasarkan data, pada 2020, terdapat pembangunan 8 tower rusunawa di Jateng, diantaranya 4 tower rusunawa mahasiswa, 2 tower rusunawa pondok pesantren dan 2 tower rusunawa Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Rusunawa Pondok Pesantren berada di Pondok Pesantren Baitul Izza, Kabupaten Wonogiri, dan Pondok Pesantren Darussaaddah, Kabupaten Kebumen, sedangkan Rusunawa MBR terdapat di Kabupaten Tegal dan Kabupaten Brebes.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS