Anehnya Rusunawa Lette Makassar, Meteran Listrik Rusak Tapi Ada Tagihannya

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Selasa, 04 Agustus 2020 | 19:27 WIB
Anehnya Rusunawa Lette Makassar, Meteran Listrik Rusak Tapi Ada Tagihannya
Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) di Kelurahan Lette, Kecamatan Mariso, Jalan Rajawali Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). (Suara.com/Aidil)

Suara.com - Penghuni Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) di Kelurahan Lette, Kecamatan Mariso, Jalan Rajawali Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) protes terkait mahalnya tagihan listrik dan air.

Bahkan, terdapat puluhan meteran yang rusak di Rusunawa di sana, namun tagihan pembayaran listriknya tetap berjalan tiap bulannya.

Maskur Mappiasse (40) salah satu warga di Rusunawa, Kelurahan Lette, Makassar mengungkapkan selama tinggal di Rusunawa, banyak warga yang mengeluh terkait mahalnya tagihan pembayaran listrik dan air yang diduga dijadikan lahan bisnis oleh oknum pengelola.

"Meteran yang ada di rumah susun setelah dicek ada 41 yang rusak, tidak jalan itu meteran. Tapi tetap ada tagihannya tiap bulan. Kami pertanyakan dari mana angkanya? sampai segitu. Yang tentukan pihak pengelola," kata Maskur saat ditemui di Rusunawa, Kelurahan Lette, Makassar, Selasa (4/8/2020).

Untuk pembayaran listrik, kata dia, para warga yang tinggal di Rusunawa, umumnya dikenakan tagihan listrik di atas Rp 200 ribu perbulan.

"Kami itu bayar tidak pernah di bawah Rp 200 ribu perbulan, saya sendiri warga di sana. Kamar saya kecil, saya bayar listrik itu Rp 320 ribu perbulan," jelas Maskur.

Selain itu, kejanggalan lain terdapat pada meteran listrik yang diberikan pihak pengelola. Para warga yang tinggal di Rusunawa diberikan meteran listrik industri dengan daya 1300 KWh.

"Terus kami pertanyakan kenapa kami diberi meteran industri? Kami bukan tipe warga industri, kami golongan menegah ke bawah di sini. Kami diberi tarif daya 1300 KWh," kata dia.

"Tarifnya selisih harga resmi PLN. PLN itu kan daya 1300 tarifnya Rp 1.400 sekian, pengelola menetapkan distruk itu Rp 1.500 per-KWh. Sudah selelish Rp 33 rupiah, coba dikalikan 198 unit khusus satu rusun saja, belum rusun yang lain yang ada di Makassar," Maskur menambahkan.

Maskur menjelaskan perumahan Rusunawa, Kelurahan Lette, Makassar dikelola oleh Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Rusunawa di bawah naungan Dinas Perumahan dan Pemukiman Masyarakat.

Berdasarkan hasil investigasi, tim ormas dan mahasiswa yang mendampingi warga, katanya, terdapat selisih besar dari tarif PLN dan PDAM periode Januari sampai Juli 2020 dengan pihak pengelola.

"Kalau PDAM itu tidak pernah melebihi Rp 5 juta perbulannya dalam periode Januari sampai Juli. Setelah kami hitung-hitung setiap unit khusus di rumah susun penambungan 198 unit kamar di rata-ratakan saja Rp30 ribu pembayaran perkamar airnya, itu sudah menghasilkan Rp 5,9 juta," jelas dia.

"Sedangkan kami di sana tidak pernah membayar di bawah Rp 50 ribu. Kami membayar diangka Rp 60 ribu, Rp 70 ribu, bahkan ada yang bayar Rp 100 ribu lebih. Coba selisihnya berapa? dirata-ratakan saja Rp 60 ribu perkamar sudah selisih Rp 6 juta tiap bulannya," Maskur mamaparkan.

Atas temuan tersebut, rencananya para warga di Rusunawa, Kelurahan Lette, Makassar akan membawa kasus ini ke ranah hukum.

"Kami akan gugat karena kami sudah dirugikan bertahun-tahun persoalan ini listrik dan air. Sejak rumah susun ada, 5 tahun yang lalu," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari Kios Sederhana ke Kairo: Kisah Ayah di Makassar Kuliahkan Anak ke Mesir Lewat Usaha Warung

Dari Kios Sederhana ke Kairo: Kisah Ayah di Makassar Kuliahkan Anak ke Mesir Lewat Usaha Warung

Lifestyle | Jum'at, 01 Mei 2026 | 10:40 WIB

Panas! Menteri Ara Siap Lawan Hercules Demi Bangun Rusun di Tanah Abang

Panas! Menteri Ara Siap Lawan Hercules Demi Bangun Rusun di Tanah Abang

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:31 WIB

Libas PSM Makassar, Bali United Raih 3 Kemenangan Beruntun

Libas PSM Makassar, Bali United Raih 3 Kemenangan Beruntun

Bola | Senin, 27 April 2026 | 18:29 WIB

Link Live Streaming Bali United vs PSM Makassar, Momentum Juku Eja Lepas dari Papan Bawah?

Link Live Streaming Bali United vs PSM Makassar, Momentum Juku Eja Lepas dari Papan Bawah?

Bola | Senin, 27 April 2026 | 14:19 WIB

Hadapi PSM Makassar di Parepare, Persik Kediri Percaya Diri Curi Poin

Hadapi PSM Makassar di Parepare, Persik Kediri Percaya Diri Curi Poin

Bola | Kamis, 23 April 2026 | 09:58 WIB

Makassar Ubah Sampah Jadi Listrik, Bisa Jadi Solusi Krisis Sampah?

Makassar Ubah Sampah Jadi Listrik, Bisa Jadi Solusi Krisis Sampah?

News | Rabu, 15 April 2026 | 11:55 WIB

Gelap Mata Demi 'Deposit' Judol: Pria di Makassar Bacok Istri dan Leher Sepupu hingga Tewas!

Gelap Mata Demi 'Deposit' Judol: Pria di Makassar Bacok Istri dan Leher Sepupu hingga Tewas!

News | Senin, 13 April 2026 | 16:48 WIB

Tegukan Maut di Balik 'Klaim' Kebugaran: Mengapa Minum Oli Adalah Bunuh Diri Medis?

Tegukan Maut di Balik 'Klaim' Kebugaran: Mengapa Minum Oli Adalah Bunuh Diri Medis?

News | Senin, 13 April 2026 | 13:25 WIB

Jean-Paul van Gastel Soroti Finishing PSIM Jelang Lawan PSM Makassar

Jean-Paul van Gastel Soroti Finishing PSIM Jelang Lawan PSM Makassar

Bola | Jum'at, 10 April 2026 | 10:59 WIB

Eks PSM Bongkar Paspor Gate Pemain Keturunan Indonesia dan Alasan Tolak Jadi WNI

Eks PSM Bongkar Paspor Gate Pemain Keturunan Indonesia dan Alasan Tolak Jadi WNI

Bola | Kamis, 09 April 2026 | 13:56 WIB

Terkini

Prabowo Bahas Pengawasan Aliran Dana Bersama PPATK di Hambalang

Prabowo Bahas Pengawasan Aliran Dana Bersama PPATK di Hambalang

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:14 WIB

Rencana Awal Berubah Jadi Pembunuhan Sekeluarga, Fakta Baru Kasus Rumbai Terungkap

Rencana Awal Berubah Jadi Pembunuhan Sekeluarga, Fakta Baru Kasus Rumbai Terungkap

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:08 WIB

Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku

Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:00 WIB

PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional

PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:22 WIB

Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik

Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:11 WIB

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:03 WIB

Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi

Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:57 WIB

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:25 WIB

Menteri PPPA Minta Proses Hukum Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Dipercepat

Menteri PPPA Minta Proses Hukum Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Dipercepat

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 18:21 WIB

Peneliti UGM: 60 Persen Tenaga Kerja Indonesia di Sektor Informal, Perlindungan Masih Lemah

Peneliti UGM: 60 Persen Tenaga Kerja Indonesia di Sektor Informal, Perlindungan Masih Lemah

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 17:49 WIB