Cadangan Menipis Jadi Pemicu Kenaikan Harga Minyak Dunia

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani
Cadangan Menipis Jadi Pemicu Kenaikan Harga Minyak Dunia
Perkembangan harga minyak dunia. (Shutterstock)

Harga minyak dunia naik karena dipicu turunnya cadangan minyak mentah Amerika Serikat.

Suara.com - Harga minyak dunia naik karena dipicu turunnya cadangan minyak mentah Amerika Serikat.

Mengutip CNBC, Kamis (14/8/2020) harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman September 2020 melambung 1,06 dolar AS atau sekitar 2,6 persen, menjadi 42,67 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Sedangkan harga minyak mentah Brent untuk pengiriman Oktober 2020 melonjak 93 sen, atau sekitar 2,1 persen, menjadi 45,43 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

Laporan yang dirilis Energy Information Administration pada Rabu menunjukan bahwa cadangan minyak AS turun 4,5 juta barel pekan lalu, lebih tajam dari perkiraan para analis penurunan 2,9 juta barel.

Produksi minyak AS turun menjadi 10,7 barel per hari dari 11 juta barel per hari pada pekan sebelumnya. Permintaan bahan bakar minyak (BBM) AS mencapai 19,37 juta barel per hari pekan lalu, permintaan tertinggi sejak Maret lalu.

Produksi minyak mentah AS diperkirakan turun 990.000 barel per hari tahun ini menjadi 11,26 juta barel per hari, lebih besar dari penyusutan 600.000 barel per hari yang diprediksi bulan lalu.

Permintaan minyak dunia juga akan turun 9,06 juta barel per hari pada tahun ini, menurut Organisasi Negara Eksportir Minyak (OPEC) dalam laporan bulanan yang dirilis Rabu, lebih dari penurunan 8,95 juta barel per hari yang diprediksi sebulan lalu.

Namun, ketidakpastian yang berkembang atas kebuntuan di Washington dalam perundingan paket stimulus untuk mendukung pemulihan dari dampak terdalam pandemi virus corona dapat membebani harga.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS