Serap Tumpahan Minyak di Laut, Warga Mauritius Sumbangkan Rambut

M. Reza Sulaiman Suara.Com
Senin, 10 Agustus 2020 | 22:10 WIB
Serap Tumpahan Minyak di Laut, Warga Mauritius Sumbangkan Rambut
Ilustrasi Mauritius. (Shutterstock)

Suara.com - Tumpahan minyak dari kapal MV Wakashio membuat perairan di sekitar Mauritius tercemar. Warga pun berbondong-bondong menyumbangkan rambut mereka. Buat apa?

Dilansir ANTARA, Romina Tello (30) pemilik agen wisata ramah lingkungan, Mauritius Conscious, menghabiskan waktu sepanjang akhir pekan, untuk membersihkan cairan hitam minyak di areal rawa-rawa yang ditumbuhi tanaman bakau di pantai. Ia mengatakan warga setempat membuat balok-balok apung demi menyerap minyak di laut dan menghalangi cairan itu memasuki perairan dekat dermaga dan sungai.

Balok-balok apung itu dibuat dari daun tebu, botol plastik, dan rambut yang secara sukarela diberikan oleh masyarakat setempat.

"Rambut dapat menyerap minyak, sementara air tidak dapat berbuat demikian. Banyak pihak mengajak masyarakat setempat untuk menyumbangkan rambut mereka," kata Tello saat dihubungi via telepon.

Beberapa video di media sosial menunjukkan warga setempat bergotong royong menganyam daun dan rambut menjadi jaring-jaring sebelum alat itu dilarung ke permukaan laut. Jaring-jaring itu dapat menjaga aliran minyak sehingga dapat dihisap dengan selang.

Pusat-pusat penyelaman, nelayan, dan warga lainnya turun ke pantai untuk menyelamatkan laut dari pencemaran minyak. Beberapa dari mereka mengirim makanan seperti roti lapis, menyediakan penginapan untuk para relawan, dan potongan harga bagi mereka yang bersedia menyumbangkan rambutnya, terang Tello.

Minyak yang bocor dari kapal MV Wakashio mencemari Blue Bay Marine Park, taman laut yang terkenal dengan aneka koralnya dan ragam jenis ikan.

"(Aksi masyarakat, red) itu sungguh menyentuh, tiap orang melakukan apapun yang mereka bisa. Kami sungguh terpukul melihat pencemaran ini," kata Tello.

Pariwisata merupakan sumber pendapatan utama Mauritius. Pendapatan dari sektor itu pada tahun lalu mencapai 63 miliar rupee (sekitar Rp 23,42 triliun).

Baca Juga: Bikin Syok, Biaya Perawatan Rambut Wanita Ini Tembus Rp100 Juta Setahun

"Kami meminta maaf sebesar-besarnya karena masalah yang kami buat," kata Wakil Presiden Mitsui OSK Lines, Akihiko Ono, di hadapan para awak media di Tokyo, Minggu (9/8).

Ia berjanji pihaknya akan menempuh segala cara untuk membersihkan minyak di perairan Mauritius.

Setidaknya, 1.000 ton minyak diperkirakan bocor dari kapal MV Wakashio. Dari jumlah itu, 500 ton minyak berhasil diserap kembali dari air, tetapi masih ada kurang lebih 2.500 ton minyak yang mencemari lautan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI