Putar Roda Ekonomi, Jokowi Minta Masyarakat Belanja Produk Dalam Negeri

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi
Putar Roda Ekonomi, Jokowi Minta Masyarakat Belanja Produk Dalam Negeri
Jokowi pakai baju adat Suku Rote dari NTT. (Sekretariat Presiden)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan kepada masyarakat untuk menggunakan dan membeli produk dalam negeri.

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan kepada masyarakat untuk menggunakan dan membeli produk dalam negeri. Menurutnya, masyarakat harus bangga terhadap produk yang diciptakan oleh anak bangsa.

"Kita harus bangga terhadap produk Indonesia. Kita harus membeli produk dalam negeri," ujar Jokowi dalam sidang tahunan, di Gedung MPR-DPR, Jakarta, Jumat (14/8/2020).

Menurut Mantan Gubernur DKI Jakarta ini meski tengah memajukan ekonomi, tetapi nilai ideologi bangsa lewat produk dalam negeri tak bisa ditinggalkan.

"Ideologi dan nilai-nilai luhur bangsa tidak boleh dipertukarkan dengan kemajuan ekonomi," jelas dia.

Baca Juga: Jokowi Kirimkan Doa Dan Sampaikan Duka Cita untuk Korban Gempa Turki-Suriah

Jokowi menambahkan, kemajuan ekonomi Indonesia juga nantinya tak lepas dari nilai-nilai Pancasila.

"Kemajuan Indonesia harus berakar kuat pada ideologi Pancasila dan budaya bangsa," ucap dia.

Sebelumnya, Jokowi mengatakan produk buatan dalam negeri harus menjadi menjadi kebanggaan masyarakat Indonesia.

Tak hanya itu, mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut juga mengemukakan, bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang bangga dengan hasil karya sendiri.

"Produk-produk ini harus menjadi kebanggaan kita, menumbuhkan kepercayaan diri kita sebagai sebuah bangsa. Bangsa yang besar, bangsa yang bangga terhadap hasil karya bangsanya sendiri, bangsa yang bangga pada kreativitas dan inovasi," ujar Jokowi.

Baca Juga: Malam-malam Tiba di Sidoarjo, Jokowi Bersiap Hadiri Resepsi Puncak Satu Abad NU Selasa Esok

Jokowi mencontohkan produk yang berhasil dikembangkan di Indonesia dalam mempercepat penanganan Covid-19 yakni mengembangkan test kit PCR, rapid diagnostic test (RDT), ventilator dan mobile biosafety level (bsl) 2.

Ia berharap produk-produk tersebut bisa segera diproduksi akhir Mei 2020.

"Kita telah berhasil mengembangkan PCR test kit, rapid diagnostic test atau rdt kemudian ventilator dan mobile bsl 2. Dan kita harapkan ini pada akhir Mei ini semua inovasi-inovasi tersebut sudah bisa diproduksi secara massal sehingga kita tidak tergantung lagi pada produk-produk impor dari negara lain," tutur Jokowi.

Tak hanya itu, Jokowi juga menuturkan, selain di bidang kesehatan, banyak produk-produk Indonesia yang bisa dibanggakan dan tak kalah dengan produk negara lain.