Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

PT Pos Indonesia telah 274 Tahun Layani Kebutuhan Masyarakat di Tanah Air

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 14 Agustus 2020 | 18:08 WIB
PT Pos Indonesia telah 274 Tahun Layani Kebutuhan Masyarakat di Tanah Air
Layanan PT Pos Indonesia. (Dok : Pos Indonesia)

Suara.com - PT Pos Indonesia (Persero) sudah hadir selama 274 tahun melayani seluruh kebutuhan masyarakat dalam layanan perposan di Tanah Air. Selain memiliki jaringan yang luas dan berdedikasi, Pos Indonesia juga terus berkomitmen untuk memberikan layanan yang prima, baik di dalam negeri hingga ke luar negeri.

Memasuki layanan ke pasar internasional tentu bukan perkara yang mudah, namun Pos Indonesia memiliki kepercayaan tersendiri, karena dinyatakan telah memenuhi standar internasional dalam penerapan sistem layanan di industri pos yang telah ditetapkan secara global oleh Universal Postal Union (UPU), khususnya terkait dengan keamanan layanan surat, paket maupun layanan keuangan, sehingga UPU menyertakan Pos Indonesia menjadi bagian Global Postal Network.

UPU sendiri adalah organisasi internasional di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk kerja sama antara pelaku sektor pos, yang didirikan pada 1874, yang berkantor pusat di Swiss dan memiliki 192 negara anggota. UPU berkonsentrasi untuk mengatur agar biaya kiriman semakin efisien dan mendorong negara anggotanya untuk terus meningkatkan kualitas layanan pos.

Hal ini tercerminkan dari layanan internasional Pos Indonesia, seperti layanan prioritas yang mencakup pengiriman Express Mail Service (EMS), Pos Ekspor, Paket Pos Cepat Internasional, Pos Tercatat (R) Internasional serta e-Packet. Adapun layanan standar yaitu Pos Udara Internasional dan Paket Pos Biasa Internasional, yang juga disediakan fitur jejak lacak dan jaminan ganti rugi.

Untuk layanan keuangan, Pos Indonesia memiliki layanan International Remittance (pengiriman uang dari dan ke luar negeri) yang cepat dan mudah, bekerja sama dengan mitra yang beragam, aman dan andal.

Direktur Komersial PT Pos Indonesia (Persero), Charles Sitorus menyatakan, dengan bergabungnya Pos Indonesia dengan UPU, maka masyarakat dapat menikmati berbagai layanan yang aman dan dapat menjangkau jaringan global lebih dari 660.000 kantor pos seluruh anggota UPU.

“Pos Indonesia sudah memenuhi standar yang ditetapkan UPU. Pos Indonesia akan terus meningkatkan kualitas layanan untuk memberikan layanan internasional yang lebih aman, nyaman dan terpercaya,“ tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Putus Penyebaran Covid-19, Pos Indonesia Sinergi dengan Berbagai Lembaga

Putus Penyebaran Covid-19, Pos Indonesia Sinergi dengan Berbagai Lembaga

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2020 | 18:48 WIB

PT Pos Indonesia Berkomitmen Terapkan Protokol Kesehatan

PT Pos Indonesia Berkomitmen Terapkan Protokol Kesehatan

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2020 | 18:15 WIB

Cerita Desainer Itang Yunasz Selama Pandemi Covid-19: Penjualan Turun

Cerita Desainer Itang Yunasz Selama Pandemi Covid-19: Penjualan Turun

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2020 | 16:52 WIB

Kemenparekraf : Industri MICE Berperan Penting dalam Pendapatan PDB

Kemenparekraf : Industri MICE Berperan Penting dalam Pendapatan PDB

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2020 | 13:26 WIB

Mensos Minta PT Pos Tambah Loket agar Penyaluran BST lebih Cepat

Mensos Minta PT Pos Tambah Loket agar Penyaluran BST lebih Cepat

News | Minggu, 17 Mei 2020 | 12:16 WIB

Pos Indonesia Raih Penghargaan Indonesia Corporate Branding PR Award 2020

Pos Indonesia Raih Penghargaan Indonesia Corporate Branding PR Award 2020

Press Release | Jum'at, 15 Mei 2020 | 11:34 WIB

Terkini

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:00 WIB

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:45 WIB

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:18 WIB

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:49 WIB

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:15 WIB

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:28 WIB

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:55 WIB

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:54 WIB

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:38 WIB

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:16 WIB