Jokowi Diminta Evaluasi Program Pengeluaran Sosial

Pebriansyah Ariefana | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Minggu, 16 Agustus 2020 | 16:37 WIB
Jokowi Diminta Evaluasi Program Pengeluaran Sosial
Bantuan sosial atua bansos corona. (Antara)

Suara.com - Ekonom Senior dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Didik Rachbini mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai harus mengevaluasi segala bentuk program pengeluaran sosial yang bersifat konsumtif untuk membawa perekonomian nasional ke arah yang lebih baik.

Hal tersebut dikatakan Didik dalam sebuah diskusi secara virtual, Minggu (16/8/2020).

"Di Indonesia kemiskinan itu diobati dengan BLT (Bantuan Langsung Tunai), pembagian beras, dan ini tidak memberdayakan masyarakat," kata Didik.

Didik menilai selama ini pemerintah sangat besar dalam mengeluarkan anggaran untuk bidang sosial, namun sifatnya yang konsumtif membuat anggaran sebesar tersebut tak begitu ngefek terhadap perekonomian nasional.

"Saya berkeyakinan selama ini pemerintah mengeluarkan dana yang sangat-sangat banyak untuk pengeluaran sosial, walaupun pengeluaran sosial itu baik tetapi jika seluruh anggaran APBN digunakan untuk pengeluaran sosial yang kurang produktif tidak ada inovasi tidak ada riset tidak ada perbaikan-perbaikan maka ekonomi kita itu tidak akan bisa tumbuh tinggi dan bersaing dengan negara-negara lain," papar Didik.

Maka dari itu kata Didik menyarankan agar pemerintah melakukan evaluasi yang mendalam dalam setiap membuat program sosial.

Jika dikaitkan dengan kemiskinan dan kesenjangan sosial, jelas kata dia banyak program yang mubazir dan lebih bersifat konsumtif.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan realisasi bantuan sosial (bansos) untuk semester I tahun 2020 yang naik 41 persen atau sebesar Rp 99,4 triliun untuk melindungi masyarakat dari dampak Covid-19.

"Belanja bansos naik signifikan 41 persen. Ini naik terus-menerus selama tiga tahun terakhir. Sekarang dengan Covid, jauh lebih tinggi lagi. Kementerian Sosial, sebagai salah satu ujung tombak, mengalami pertambahan anggaran luar biasa," kata Sri Mulyani.

Ia melanjutkan, bansos sembako dan bansos tunai yang tahun 2019 tidak ada, tahun 2020 ini ditambahkan Rp 17 triliun untuk menambah bantuan sosial pada masyarakat.

Kemudian, kartu sembako naik, dimana tahun 2019 hanya dianggarkan Rp 8,7 triliun, tahun ini naik ke Rp 20,5 triliun atau naik 130 persen.

Penyumbang kenaikan bansos lainnya adalah pembayaran untuk Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan yang iurannya naik dari Rp 23.000 ke Rp 42.000 serta untuk pencairan PBI di muka untuk likuiditas BPJS mempercepat pembayaran klaim fasilitas kesehatan.

"Untuk PBI, karena ada kenaikan BPJS Kesehatan, juga naik dari belanja pembayaran PBI dari Rp 24 triliun ke Rp 28,3 triliun. Ini juga salah satu yang menyebabkan kenaikan belanja bansos," paparnya.

Berdasarkan kinerja APBN semester I, program perlindungan sosial telah menjangkau 60 persen masyarakat bawah.

Dengan penyaluran stimulus ini, diharapkan kenaikan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) dan tingkat kemiskinan dapat ditekan pada tahun 2020.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pangkas Rantai Distribusi, Zulhas Gandeng Koperasi Desa Merah Putih Salurkan Bansos

Pangkas Rantai Distribusi, Zulhas Gandeng Koperasi Desa Merah Putih Salurkan Bansos

Bisnis | Rabu, 11 Maret 2026 | 17:49 WIB

Takut Bansos Dicabut, Warga Enggan Laporkan Kematian Keluarga

Takut Bansos Dicabut, Warga Enggan Laporkan Kematian Keluarga

News | Kamis, 26 Februari 2026 | 15:58 WIB

Pemerintah Mulai Groundcheck Data BPJS PBI, Gus Ipul Minta Tak Ada Orang Titipan

Pemerintah Mulai Groundcheck Data BPJS PBI, Gus Ipul Minta Tak Ada Orang Titipan

News | Kamis, 19 Februari 2026 | 15:02 WIB

Cara Cek Desil Bansos dengan Mudah, Periksa Sekarang Jangan Sampai Terlewat!

Cara Cek Desil Bansos dengan Mudah, Periksa Sekarang Jangan Sampai Terlewat!

Lifestyle | Senin, 16 Februari 2026 | 13:30 WIB

Cara Cek NIK Terdaftar di DTKS untuk Penerima Bansos agar Tidak Salah Informasi

Cara Cek NIK Terdaftar di DTKS untuk Penerima Bansos agar Tidak Salah Informasi

Lifestyle | Rabu, 11 Februari 2026 | 18:08 WIB

Carut-Marut Masalah BPJS Bersumber Dari Belum Solidnya DTSEN

Carut-Marut Masalah BPJS Bersumber Dari Belum Solidnya DTSEN

DPR | Rabu, 11 Februari 2026 | 12:46 WIB

Uji Coba Digitalisasi Bansos di Banyuwangi Diklaim Sukses, Angka Salah Sasaran Turun Drastis

Uji Coba Digitalisasi Bansos di Banyuwangi Diklaim Sukses, Angka Salah Sasaran Turun Drastis

News | Selasa, 03 Februari 2026 | 18:56 WIB

Bansos Apa Saja yang Cair Februari 2026? Ini Cara Mudah Mengeceknya

Bansos Apa Saja yang Cair Februari 2026? Ini Cara Mudah Mengeceknya

Lifestyle | Selasa, 03 Februari 2026 | 10:56 WIB

KPK Ungkap Perusahaan Rudy Tanoesoedibjo Tak Salurkan Bansos

KPK Ungkap Perusahaan Rudy Tanoesoedibjo Tak Salurkan Bansos

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 18:45 WIB

Kasatgas Tito Pimpin Rakor Pembahasan Bantuan Rumah dan Bantuan Sosial Pascabencana

Kasatgas Tito Pimpin Rakor Pembahasan Bantuan Rumah dan Bantuan Sosial Pascabencana

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 08:18 WIB

Terkini

Pakar Ungkap Kemacetan Gerbang Tol Arus Balik Lebaran 2026 Bisa Dicegah lewat Sistem MLFF

Pakar Ungkap Kemacetan Gerbang Tol Arus Balik Lebaran 2026 Bisa Dicegah lewat Sistem MLFF

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:12 WIB

BRILink Agen di Bakauheni, Berawal dari Modal Usaha Terbatas hingga Menjadi Andalan Masyarakat

BRILink Agen di Bakauheni, Berawal dari Modal Usaha Terbatas hingga Menjadi Andalan Masyarakat

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:09 WIB

30 Hari Perang Iran Lawan AS-Israel, Empat Negara Gelar Pertemuan Darurat

30 Hari Perang Iran Lawan AS-Israel, Empat Negara Gelar Pertemuan Darurat

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 19:57 WIB

Zero Fatality Bisa Dicapai Jika Perusahaan Implementasi Budaya K3 Ketat

Zero Fatality Bisa Dicapai Jika Perusahaan Implementasi Budaya K3 Ketat

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 19:57 WIB

Emiten Produsen Sarung Tangan Medis MARK Raih Laba Bersih Rp 837,31 Miliar di 2025

Emiten Produsen Sarung Tangan Medis MARK Raih Laba Bersih Rp 837,31 Miliar di 2025

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:46 WIB

Ancaman Selat Hormuz, RI Mulai Telusuri Sumber Minyak Selain Timur Tengah

Ancaman Selat Hormuz, RI Mulai Telusuri Sumber Minyak Selain Timur Tengah

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:38 WIB

Dolar AS dan Harga Minyak Diprediksi Melonjak, Rupiah Tertekan

Dolar AS dan Harga Minyak Diprediksi Melonjak, Rupiah Tertekan

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:10 WIB

KPPU Sanksi 97 Pinjol Rp 755 Miliar, Asosiasi Ngotot Ajukan Banding

KPPU Sanksi 97 Pinjol Rp 755 Miliar, Asosiasi Ngotot Ajukan Banding

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:11 WIB

Penjelasan Kemenkeu soal Lapor SPT Purbaya Kurang Bayar Rp 50 Juta di Coretax

Penjelasan Kemenkeu soal Lapor SPT Purbaya Kurang Bayar Rp 50 Juta di Coretax

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:52 WIB

Purbaya Klaim Bos Danantara Sepakat PNM Dialihkan ke Kemenkeu

Purbaya Klaim Bos Danantara Sepakat PNM Dialihkan ke Kemenkeu

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:42 WIB