- Zulhas tunjuk Koperasi Desa Merah Putih jadi penyalur bansos beras & sembako agar tepat sasaran.
- Koperasi Desa bakal jadi 'offtaker' hasil tani untuk jaga stabilitas harga gabah & jagung.
- Pemerintah lengkapi koperasi desa dengan cold storage, agen elpiji, hingga fasilitas klinik.
Suara.com - Pemerintah tengah menyiapkan strategi baru untuk memastikan program bantuan sosial (bansos) sampai ke tangan masyarakat dengan lebih efektif. Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), mengungkapkan rencana pemerintah untuk menjadikan Koperasi Desa Merah Putih atau Kelurahan Merah Putih sebagai garda terdepan distribusi bantuan.
Menurut Zulhas, koperasi yang saat ini tengah dibangun di berbagai daerah tersebut akan menjadi infrastruktur vital dalam memperkuat ekosistem ekonomi di tingkat lokal.
"Bantuan-bantuan juga nanti akan melalui koperasi, seperti bantuan beras dan lain-lainnya. Otomatis koperasi akan mendapat biaya operasional," ujar Zulhas usai memimpin rapat koordinasi di Kemenko Pangan, Jakarta, Rabu (11/3/2026).
Tak sekadar menyalurkan beras atau sembako, Koperasi Desa Merah Putih diproyeksikan memiliki peran strategis sebagai penyerap hasil produksi pertanian atau offtaker. Langkah ini diambil untuk melindungi petani dari fluktuasi harga yang kerap merugikan di tingkat tapak.
Zulhas mencontohkan, koperasi bisa melakukan intervensi jika harga komoditas seperti gabah jatuh di bawah harga pembelian pemerintah (HPP).
"Jadi kalau gabah di situ ditentukan Rp6.500, di sana harganya di bawah, koperasi bisa beli bekerja sama dengan Bulog. Begitu juga jagung dan lain-lain," jelas Ketua Umum PAN tersebut.
Guna mendukung kemandirian ekonomi desa, pemerintah juga bakal menyuntikkan fasilitas pendukung yang mumpuni ke dalam tubuh koperasi. Targetnya, koperasi tidak hanya menjadi tempat simpan pinjam, tapi pusat distribusi energi dan pangan.
Pemerintah berencana melengkapi koperasi dengan fasilitas penyimpanan pangan (cold storage), agen sembako, hingga menjadi titik distribusi resmi LPG.
"Koperasi akan dilengkapi oleh cold storage, kemudian juga agen sembako, elpiji, bahkan ada kliniknya," pungkas Zulhas.
Baca Juga: Penerima PKH Didorong Jadi Anggota Koperasi Merah Putih untuk Tingkatkan Ekonomi
Dengan integrasi ini, pemerintah berharap mata rantai distribusi pangan menjadi lebih pendek, tepat sasaran, dan mampu menggerakkan roda ekonomi desa secara berkelanjutan.