Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.580.000
Beli Rp2.455.000
IHSG 6.041,972
LQ45 599,903
Srikehati 294,680
JII 362,104
USD/IDR 18.060

Potensi Ekspor Produk Olahan Kelapa Indonesia Sangat Besar

Siswanto, Achmad Fauzi

Kamis, 20 Agustus 2020 | 11:14 WIB
Potensi Ekspor Produk Olahan Kelapa Indonesia Sangat Besar
Ilustrasi pohon kelapa - (Pixabay/Pexels)

Suara.com - Permintaan dunia terhadap produk olahan kelapa semakin meningkat. Total nilai ekspor tahun 2019 saja mencapai 11,6 miliar dolar Amerika Serikat.

Nilai  terbesar dalam bentuk olahan daging kelapa sebanyak 3,91 miliar dolar AS, air kelapa 3,41 miliar dolar AS, tempurung 2,21 miliar dolar AS, dan sabut 0,2 miliar dolar AS.

Alit Pirmansah dari International Coconut Comunity menyatakan hal itu dalam webinar Forum Diskusi Kelapa Merebut Pasar Kelapa Dunia.

Ketika itu, secara virtual dilangsungkan pelepasan ekspor coco fiber dan coco peat ke Jepang oleh PT. Mahligai Indococo Fiber dan briket arang kelapa ke Rusia oleh PT. Tom Cococha Indonesia.

Volume ekspor yang paling besar tahun 2019 adalah minyak kelapa 610.812 ton, kemudian kelapa segar 558.153 ton, arang tempurung kelapa 349.607 ton, kopra meal 237.639 ton, kopra 153.655 ton, desicated coconut 98.742 ton, produk sabut 37.928 ton, gula kelapa 36.465 ton, air kelapa 31.547 ton, santan 30.753 ton, karbon aktif 28.708 ton.

Secara umum, perdagangan kelapa dunia tahun 2020 akan turun tetapi tidak besar dan tidak untuk seluruh produk. Ketika negara lain kesulitan memenuhi permintaan, ini jadi kesempatan untuk Indonesia menggantikan. Dalam jangka panjang prospeknya positif meskipun banyak tantantan yang harus diatasi.

Direktur Utama PT. Tom Cococha Indonesia Asep Jembar Mulyana menuturkan tempurung kelapa hanya 16 persen dari total volume kelapa sehingga untuk memenuhi kebutuhan bahan baku tergantung dari pengusaha minyak dan sabut kelapa.

Sekitar 90 persen produsen arang briket tempurung kelapa di Indonesia memproduksi arang sisha. Indonesia merupakan produsen arang sisha terbesar dan terbaik di dunia.

"Tidak ada negara lain yang sanggup membuat arang sisha sebaik Indonesia. Merupakan anugrah Tuhan kualitas tempurung kelapa Indonesia merupakan yang terbaik," kata Asep.

baca juga

Arang briket kelapa satu-satunya pasar dimana demand lebih tinggi dari suply. Banyak permintaan yang tidak bisa dipenuhi oleh Asep karena keterbatasan bahan baku.

Bisnis ini tidak ada yang mengatur harga seperti minyak kelapa di bursa Roterdam sehingga produsen bebas menentukan harga sendiri. Bahan baku 100 persen lokal dan produksi 100 persen diekspor.

Pemerintah harus campur tangan memecahkan masalah bahan baku ini. Indonesia masih banyak mengekspor kelapa segar sehingga bahan baku arang ikut diekspor. Tidak mungkin pengusaha arang berhadapan langsung dengan petani dan minta jangan diekspor.

Direktur Utama PT. Mahligai Indococo Fiber Efli Ramli menyebut Indonesia yang mempunyai kebun kelapa terluas di dunia hanya memenuhi 3 persen saja dari kebutuhan sabut kelapa dunia. Sebagian besar sabut kelapa terbuang begitu saja tanpa diolah, bahkan dibakar.

MIF yang berdiri tahun 2007 setiap bulan mengekspor 30 kontainer coco fiber dan 35 ton coco peat. Permintaan coco fiber China adalah 3.000 kontainer/tahun sedang Eropa Timur 200 kontainer.

Permintaan coco peat China sebesar 3.000 kontainer per tahun, Jepang 1.500 kontainer, Korea 1.500 kontainer, Itali 300 kontainer, Jerman 200 kontainer, Belgia dan Belanda 300 kontainer, Israel 300 kontainer dan negara-negata Timur Tengah 300 kontainer.

Supaya potensi sabut kelapa yang luar biasa ini bisa memenuhi kebutuhan dunia maka tiap sentra produksi kelapa harus didirikan industri ini. Industri ini harus dekat bahan baku.

"Saya siap melatih pelaku usaha agar memproduksi sabut kualitas ekspor. Kualitas sabut kelapa Indonesia lebih baik dari negara lain," kata Elfi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fleksibel Atur Strategi Toko Ekspor, Penjualan Seller Ini Naik 2,5 Kali Lipat Lewat Ekspor FLEXI

Fleksibel Atur Strategi Toko Ekspor, Penjualan Seller Ini Naik 2,5 Kali Lipat Lewat Ekspor FLEXI

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 19:18 WIB

Kementan Bidik Ekspor Kopi Indonesia Tembus Rp100 Triliun

Kementan Bidik Ekspor Kopi Indonesia Tembus Rp100 Triliun

Video | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:20 WIB

BPDP Ungkap Temuan Riset Sawit, Bisa untuk Suplemen Ibu Hamil hingga Bensin

BPDP Ungkap Temuan Riset Sawit, Bisa untuk Suplemen Ibu Hamil hingga Bensin

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 15:45 WIB

Ekspor Kopi RI Mau Digenjot 2,5 Kali Lipat, Target Rp100 Triliun!

Ekspor Kopi RI Mau Digenjot 2,5 Kali Lipat, Target Rp100 Triliun!

Foto | Kamis, 16 Juli 2026 | 11:00 WIB

5 Produk Baru Samsung yang Diprediksi Meluncur di Galaxy Unpacked 2026

5 Produk Baru Samsung yang Diprediksi Meluncur di Galaxy Unpacked 2026

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:00 WIB

Dari 1.000 Liter Susu, UMKM Yogya Hasilkan 100 Kg Keju Artisan

Dari 1.000 Liter Susu, UMKM Yogya Hasilkan 100 Kg Keju Artisan

Foto | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:00 WIB

Komoditas Sawit Indonesia Bergantung pada CPO Mentah, Pengamat: Risiko Besar

Komoditas Sawit Indonesia Bergantung pada CPO Mentah, Pengamat: Risiko Besar

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:09 WIB

BRI Dukung UMKM Brownies Ketan Naik Kelas, Lewat Pembiayaan dan Pendampingan Tembus Pasar Ekspor

BRI Dukung UMKM Brownies Ketan Naik Kelas, Lewat Pembiayaan dan Pendampingan Tembus Pasar Ekspor

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 19:39 WIB

Harapan Baru UMKM: Produk Lokal Masuk Marketplace, Omzet Dibidik Naik

Harapan Baru UMKM: Produk Lokal Masuk Marketplace, Omzet Dibidik Naik

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 04:35 WIB

Produk Murah China Terus Membanjiri RI, UMKM Dipaksa Bertahan di Tengah Gempuran

Produk Murah China Terus Membanjiri RI, UMKM Dipaksa Bertahan di Tengah Gempuran

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 08:09 WIB

Terkini

Ibu Tiri Usia 19 Tahun di Bekasi Siksa Anak Sambungnya Hingga Tewas

Ibu Tiri Usia 19 Tahun di Bekasi Siksa Anak Sambungnya Hingga Tewas

Jabar | Kamis, 16 Juli 2026 | 20:34 WIB

IESR Ungkap Tiga Kunci Percepatan Investasi Energi Surya di Indonesia, Apa Saja?

IESR Ungkap Tiga Kunci Percepatan Investasi Energi Surya di Indonesia, Apa Saja?

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 20:30 WIB

Liburan dengan Miles Jadi Tren, Pengeluaran Sehari-hari Kini Bisa Jadi Modal Bepergian

Liburan dengan Miles Jadi Tren, Pengeluaran Sehari-hari Kini Bisa Jadi Modal Bepergian

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 20:29 WIB

5 Rekomendasi Facial Wash Jepang untuk Kulit Putih dan Bersih

5 Rekomendasi Facial Wash Jepang untuk Kulit Putih dan Bersih

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 20:25 WIB

Modus Ternak Rekening Judol Libatkan Petani hingga IRT, Dugaan Keterlibatan Bank Perlu Diusut

Modus Ternak Rekening Judol Libatkan Petani hingga IRT, Dugaan Keterlibatan Bank Perlu Diusut

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 20:24 WIB

Lima Tahun Diabaikan Pemerintah, Warga Mekarsari Lebak Banten Patungan Perbaiki Jembatan Rusak

Lima Tahun Diabaikan Pemerintah, Warga Mekarsari Lebak Banten Patungan Perbaiki Jembatan Rusak

Banten | Kamis, 16 Juli 2026 | 20:24 WIB

KUR BRI Dukung Rosyidah Terus Kembangkan Usaha Olahan Hasil Laut di Indramayu

KUR BRI Dukung Rosyidah Terus Kembangkan Usaha Olahan Hasil Laut di Indramayu

Kaltim | Kamis, 16 Juli 2026 | 20:20 WIB

Gibran Minta PSEL Palembang Tak Sekadar Olah Sampah, Warga dan UMKM Harus Ikut Untung

Gibran Minta PSEL Palembang Tak Sekadar Olah Sampah, Warga dan UMKM Harus Ikut Untung

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 20:18 WIB

BRI Hadirkan Harapan Baru Bagi Mantan Pekerja Migran Indonesia Melalui KUR dan Pemberdayaan UMKM

BRI Hadirkan Harapan Baru Bagi Mantan Pekerja Migran Indonesia Melalui KUR dan Pemberdayaan UMKM

Jatim | Kamis, 16 Juli 2026 | 20:15 WIB

Wajah Pendidikan Karakter: Ketika Pemimpin Gagal Menjadi Contoh

Wajah Pendidikan Karakter: Ketika Pemimpin Gagal Menjadi Contoh

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 20:15 WIB

×