- Peserta pelatihan UMKM Naik Kelas Vol. 02, Asti, memanfaatkan platform Sedayu Mart untuk memperluas jangkauan pasar produknya.
- Pelaku usaha menghadapi tantangan berupa kenaikan biaya produksi serta harga bahan baku yang menekan margin keuntungan.
- Materi pelatihan memberikan strategi efisiensi biaya dan pengembangan bisnis agar UMKM dapat bertahan di pasar kompetitif.
Suara.com - Pelaku usaha mikro mulai melihat peluang baru di tengah tekanan biaya produksi yang meningkat.
Akses ke platform digital menjadi harapan untuk mendongkrak penjualan dan memperluas jangkauan pasar.
Hal ini dirasakan Asti, peserta Pelatihan UMKM Naik Kelas Vol. 02 yang digelar melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
Ia menyebut kehadiran Sedayu Mart membuka peluang baru bagi produknya untuk dikenal lebih luas.
“Ada aplikasi Sedayu Mart. Semoga dengan adanya produk saya di Sedayu Mart bisa meningkatkan penjualan saya,” ujar Asti.
Di tengah optimisme tersebut, pelaku usaha masih menghadapi tantangan serius. Kenaikan harga bahan baku hingga biaya kemasan membuat margin usaha semakin tertekan.
“Penjualan sedang turun drastis, sementara biaya produksi meningkat tajam. Harga bahan baku, plastik dan kemasan semuanya naik,” katanya.
Menurut Asti, pelatihan yang diikuti memberikan bekal penting dalam menghadapi kondisi tersebut. Ia berencana langsung menerapkan ilmu yang didapat untuk menjaga keberlanjutan usahanya.
“Yang pertama saya lakukan tentu menghitung ulang biaya produksi dan melihat biaya mana yang bisa dipangkas supaya usaha lebih efisien,” jelasnya.
Ia juga mengapresiasi materi pelatihan yang dinilai relevan dengan kebutuhan pelaku UMKM saat ini. Wawasan baru tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing usaha di tengah pasar yang semakin kompetitif.
“Alhamdulillah bisa menambah wawasan dan ilmu saya. Mudah-mudahan bisa saya terapkan dalam usaha sehari-hari,” ucap Asti.
Lebih lanjut, ia berharap program pendampingan seperti ini dapat terus berlanjut. Menurutnya, tidak semua pelaku usaha memiliki akses terhadap pengetahuan dan strategi pengembangan bisnis.
“Semoga pelatihan tidak berhenti di sini dan waktunya bisa lebih panjang. Mudah-mudahan Sedayu Mart ikut membantu meningkatkan omzet UMKM,” pungkasnya.
Program pelatihan dan integrasi dengan platform digital dinilai menjadi langkah penting dalam mendorong UMKM naik kelas.
Selain membuka akses pasar, inisiatif ini juga memperkuat kemampuan pelaku usaha dalam mengelola bisnis secara lebih adaptif.