Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.835.000
Beli Rp2.707.000
IHSG 7.106,520
LQ45 686,739
Srikehati 332,564
JII 477,320
USD/IDR 17.222

7 Bulan Pandemi Corona, Angka Kemiskinan dan Penganggur di Level Tertinggi

Reza Gunadha | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 16 September 2020 | 15:06 WIB
7 Bulan Pandemi Corona, Angka Kemiskinan dan Penganggur di Level Tertinggi
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Suara.com/Fadil)

Suara.com - Angka kemiskinan dan pengangguran di Indonesia melonjak naik ke taraf tertinggi sejak 7 bulan terakhir, persisnya saat virus corona covid-19 melanda Tanah Air.

Hal tersebut diakui oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Ia mengatakan, kenaikan jumlah orang miskin dan pengangguran kekinian menjadi fokus perhatian pemerintah.

"Covid-19 yang terjadi ini telah menaikkan angka pengangguran dan kemiskinan dan ini menjadi pusat perhatian untuk meresponsnya," kata Sri Mulyani dalam acara webinar, Senin (16/9/2020).

Wanita kelahiran Lampung ini menyebut, angka kemiskinan dan pengangguran berada di level 9,78 persen dan mendekati double digit.

"Di Indonesia sendiri sudah meningkat 9,4 persen dari sejarah Indonesia dan sekarang meningkat hingga 9,78 persen," ungkapnya.

Menurutnya, pandemi covid-19 ini membuat tantangan ekonomi Indonesia cukup berat. Pasalnya, semua sektor ekonomi sangat tertekan dan membutuhkan perbaikan.

Karenanya, membutuhkan stimulus fiskal yang begitu besar agar perekonomian nasional bisa bertahan dari tekanan pandemi covid-19.

"Kita melihat situasi covid-19 itu berfokus pada masalah kesehatan dan konsekuensi covid-19, yakni mencegah penyebaran dampak sosial," katanya.

Sebelumnya, Kepala Bappenas Suharso Monoarfa mengatakan, tingkat kemiskinan tahun lalu pada September 2019 mencapai 9,22 persen. Namun sejak covid-19, angka kemiskinan kembali bertambah.

"Bila tanpa intervensi, kemisinan bisa capai 10,63 persen yaitu naik sekitar hampir 4 juta orang dari 24 juta kemiskinan ke 28 juta. Dengan intervensi bisa kita tekan jadi 9,7 persen -10,2 persen atau kita tekan 2 juta dan mudah-mudahan secara rasio masih bisa satu digit dan di 2021 ditarget 9,2 persen-,9,7 persen," tuturnya.

Sementara itu untuk tingkat pengangguran tingkat pengangguran terbuka 7,7 persen-9,1 persen, karena 2020 pengangguran bertambah 4 juta sampai 5,5 juta.

Kalau pandemi berkelanjutan, dikhawatirkan tahun 2021 angka pengangguran mencapai 10,7 juta sampai 12,7 juta. Hal ini pun menjadi fokus pemerintah untuk segera diatasi.

"Kita harap bisa diperbaiki sebelum pandemi. Rasio gini tidak terlalu jauh karena ketidakmampuan yang dibagi rata. Indeks pembangunan manusia tetap di kisaran 72,95," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Covid-19 Meledak di Pulau Jawa, Kelonggaran PSBB DKI Jadi Penyebabnya

Covid-19 Meledak di Pulau Jawa, Kelonggaran PSBB DKI Jadi Penyebabnya

Jawa Tengah | Jum'at, 11 September 2020 | 16:59 WIB

Kota Semarang dan Kabupaten Pati Masuk Zona Merah Penyebaran Covid-19

Kota Semarang dan Kabupaten Pati Masuk Zona Merah Penyebaran Covid-19

Jawa Tengah | Jum'at, 11 September 2020 | 10:09 WIB

DKI Jakarta Terapkan PSBB, Pengusaha Jateng Gelisah

DKI Jakarta Terapkan PSBB, Pengusaha Jateng Gelisah

Jawa Tengah | Jum'at, 11 September 2020 | 07:30 WIB

Jurnalis Legendaris AS: Trump Sudah Tahu Ada Covid-19 Sebelum Jadi Pandemi

Jurnalis Legendaris AS: Trump Sudah Tahu Ada Covid-19 Sebelum Jadi Pandemi

News | Kamis, 10 September 2020 | 15:54 WIB

Langgar Prokol Kesehatan di Palembang, Disanksi Kerja Sosial

Langgar Prokol Kesehatan di Palembang, Disanksi Kerja Sosial

Sumsel | Kamis, 10 September 2020 | 15:26 WIB

96 Petugas Bawaslu Boyolali Positif Covid-19, Bagaimana Pengawasan Pilkada?

96 Petugas Bawaslu Boyolali Positif Covid-19, Bagaimana Pengawasan Pilkada?

Jawa Tengah | Kamis, 10 September 2020 | 07:25 WIB

Kerja Keras Pemerintah Tekan Angka Kemiskinan Sia-sia Imbas Corona

Kerja Keras Pemerintah Tekan Angka Kemiskinan Sia-sia Imbas Corona

Bisnis | Rabu, 09 September 2020 | 12:28 WIB

Terkini

"Road to Victory", BRI Gelar Pengundian Program Debit FC Barcelona Berhadiah Trip ke Camp Nou

"Road to Victory", BRI Gelar Pengundian Program Debit FC Barcelona Berhadiah Trip ke Camp Nou

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 12:55 WIB

Target Harga BBRI saat Sahamnya Lagi 'Diskon'

Target Harga BBRI saat Sahamnya Lagi 'Diskon'

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 12:53 WIB

Tragedi Bekasi Timur: KA Prioritas Utama, Perlintasan Tanpa palang Pintu Jadi Masalah

Tragedi Bekasi Timur: KA Prioritas Utama, Perlintasan Tanpa palang Pintu Jadi Masalah

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 12:44 WIB

PGN Catatkan Laba Bersih 90,4 juta Dolar AS pada Kuartal I 2026: Tumbuh 46 Persen!

PGN Catatkan Laba Bersih 90,4 juta Dolar AS pada Kuartal I 2026: Tumbuh 46 Persen!

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 12:23 WIB

MTI Desak Audit Keselamatan Perkeretaapian Nasional Usai Kecelakaan Argo Bromo di Bekasi Timur

MTI Desak Audit Keselamatan Perkeretaapian Nasional Usai Kecelakaan Argo Bromo di Bekasi Timur

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 12:16 WIB

Terminal Karimun Disanksi Uni Eropa, PT OTK Buka Suara

Terminal Karimun Disanksi Uni Eropa, PT OTK Buka Suara

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 12:09 WIB

Geger! Selat Malaka Terancam Sepi? Thailand Nekat Bangun Proyek Rp480 Triliun!

Geger! Selat Malaka Terancam Sepi? Thailand Nekat Bangun Proyek Rp480 Triliun!

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 12:06 WIB

Airlangga Klaim Risiko Resesi Indonesia Cuma 5 Persen, Lebih Aman dari AS-Kanada-Jepang

Airlangga Klaim Risiko Resesi Indonesia Cuma 5 Persen, Lebih Aman dari AS-Kanada-Jepang

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 11:58 WIB

Dear Gen Z, Ini Tips dari Menkeu Purbaya untuk Investasi ke Pasar Saham

Dear Gen Z, Ini Tips dari Menkeu Purbaya untuk Investasi ke Pasar Saham

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 10:58 WIB

Harga Emas Diprediksi Menguat ke US$ 5.000, Pantau Logam Mulia Antam Terkini

Harga Emas Diprediksi Menguat ke US$ 5.000, Pantau Logam Mulia Antam Terkini

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 10:56 WIB