Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.495.000
IHSG 5.744,556
LQ45 565,493
Srikehati 279,472
JII 338,217
USD/IDR 17.989

Menhub Lebih Pilih YouTuber Ketimbang Media Massa untuk Sampaikan Informasi

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Jum'at, 18 September 2020 | 08:07 WIB
Menhub Lebih Pilih YouTuber Ketimbang Media Massa untuk Sampaikan Informasi
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. (Suara.com/Tyo)

Suara.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi buka suara soal menggandeng Youtuber dalam mengkampanyekan transportasi sehat.

Menurut Menhub, menggunakan Youtuber lebih akan dimengerti masyarakat dibanding mengkampanyekan dengan media massa.

Untuk diketahui, beberapa waktu lalu Menhub menggandeng Youtuber Atta Halilintar dan Deddy Corbuzier untuk mengkampanyekan terkait transportasi di masa pandemi.

"Saya buka rahasia saja ya, saya sudah menghubungi 2 YouTuber. Pertama kali saya ajak Atta Halilintar, kemarin saya diskusi dengan Deddy Corbuzier, saya jelaskan tentang HEPA ke dua orang ini. Dan itu Insha Allah bisa memberikan suatu cara lain," ujar Menhub dalam sebuah diskusi secara virtual yang ditulis, Jumat (18/9/2020).

"Karena dengan cara-cara yang biasa berita ini sedemikian heavy, bahkan pada saat saya bicara dengan Deddy Corbuzier, dia tekankan saya bahwa berita negatif tentang Covid-19 bahkan diumpamakan ketidakberdayaan atau ketidakpedulian pemerintah itu ada. Dan kita dianggap pro ekonomi saja," tambahnya.

Mantan Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) ini menuturkan, alur informasi pada masa pandemi covid-19 sudah berubah.

Menhub mencontohkan, pada masa dulu pada pagi hari orang biasanya membaca koran, namun di era pandemi ini orang lebih memilih untuk membaca informasi lewat online dengan gadget.

"Dulu sebelum Covid-19 saya itu kalau tidak baca koran, rasanya engga sreg. Saya kalau engga nonton berita, engga sreg. Tapi apa yang sekarang terjadi. Kita engga baca koran oke sekarang, bisa paket gadget dan segala macam," ucap dia.

Menhub menambahkan, perubahan kebiasaan ini adalah hal yang harus dihadapi semua orang dan banyak orang harus melakukan hal ini.

baca juga

"Perubahan paradigma ini yang mesti temen-temen semuanya tahu dan kita harus lakukan sebagian cara jitu," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penuh Penyesalan, Aurel Hermansyah : Kamu Sudah Ambil Semuanya dari Aku!

Penuh Penyesalan, Aurel Hermansyah : Kamu Sudah Ambil Semuanya dari Aku!

Entertainment | Kamis, 17 September 2020 | 14:29 WIB

Menhub Akui Tantangan Pembangunan Transportasi Belum Selesai

Menhub Akui Tantangan Pembangunan Transportasi Belum Selesai

Bisnis | Kamis, 17 September 2020 | 14:18 WIB

Budi Karya: Tidak Ada Catatan Orang Naik Pesawat Setelahnya Terkena Covid

Budi Karya: Tidak Ada Catatan Orang Naik Pesawat Setelahnya Terkena Covid

News | Kamis, 17 September 2020 | 15:22 WIB

Terkini

PLN Bakal Sulap 802 Km Tol Jasa Marga Jadi Ladang Energi Surya

PLN Bakal Sulap 802 Km Tol Jasa Marga Jadi Ladang Energi Surya

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:38 WIB

Kasus Penipuan Keuangan Tembus 579 Ribu, Bank dan Fintech Diminta Beralih ke AI

Kasus Penipuan Keuangan Tembus 579 Ribu, Bank dan Fintech Diminta Beralih ke AI

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:39 WIB

Komisi Ojol Dipangkas Jadi 8%, Ekonom: Belum Tentu Bikin Driver Lebih Sejahtera

Komisi Ojol Dipangkas Jadi 8%, Ekonom: Belum Tentu Bikin Driver Lebih Sejahtera

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:31 WIB

Dugaan Cuci Uang Emas Ilegal Diusut, Modusnya Samarkan Hasil Tambang Tanpa Izin

Dugaan Cuci Uang Emas Ilegal Diusut, Modusnya Samarkan Hasil Tambang Tanpa Izin

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:25 WIB

Rekam Jejak Novel Bamukmin, Eks FPI yang Diisukan Jadi Komisaris BUMN

Rekam Jejak Novel Bamukmin, Eks FPI yang Diisukan Jadi Komisaris BUMN

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:21 WIB

Rupiah Menguat, Tapi Masih Betah di Level Rp17.900 per Dolar AS

Rupiah Menguat, Tapi Masih Betah di Level Rp17.900 per Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:19 WIB

Harga Pertamax Harusnya Rp13.700, Ekonom: Ada Upaya Pertamina Pulihkan Margin

Harga Pertamax Harusnya Rp13.700, Ekonom: Ada Upaya Pertamina Pulihkan Margin

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:04 WIB

Purbaya Ngeluh Bawahannya Lelet Urus Aset Negara, Singgung Kasus BLBI

Purbaya Ngeluh Bawahannya Lelet Urus Aset Negara, Singgung Kasus BLBI

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 15:56 WIB

Nyaris 10.000 Karyawan Tokopedia Kena PHK Massal, Bermula dari Akusisi Tiktok

Nyaris 10.000 Karyawan Tokopedia Kena PHK Massal, Bermula dari Akusisi Tiktok

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 15:53 WIB

B50 Resmi Disalurkan ke Industri, Pertambangan Jadi Penerima Perdana

B50 Resmi Disalurkan ke Industri, Pertambangan Jadi Penerima Perdana

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 15:52 WIB

×