Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Harga Emas Dunia Anjlok 3 Persen Lebih

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 22 September 2020 | 08:31 WIB
Harga Emas Dunia Anjlok 3 Persen Lebih
Iustrasi emas. (www.herald.co.zw)

Suara.com - Harga emas dunia melorot lebih dari 3 persen karena aksi jual pasar yang lebih luas didorong ketidakpastian seputar stimulus fiskal AS.

Mengutip CNBC, Selasa (22/9/2020) emas di pasar spot melorot 2,1 persen menjadi 1.909,05 dolar AS per ounce, setelah jatuh sebanyaknya 3,4 persen di awal sesi, tingkat terendah sejak 12 Agustus.

Sementara itu, emas berjangka Amerika Serikat ditutup turun 2,6 persen menjadi 1.910,60 dolar AS per ounce.

"Emas seharusnya diperdagangkan lebih tinggi pada permintaan safe-haven tetapi ini semacam terulang kembali seperti di musim semi ketika aksi jual pasar datang, pelaku pasar menjual aset secara keseluruhan," kata Bob Haberkorn, analis RJO Futures.

Semantara itu, perak anjlok 8,3 persen menjadi 24,53 dolar AS per ounce, level terendah dalam lebih dari sebulan.

"Ini hanya minimnya pembelian safe-haven dan mengikuti aksi jual ekuitas serta penguatan dolar adalah pelemahan tambahan." Kata Bob.

Indeks utama Wall Street mencapai level terendah dalam hampir tujuh pekan, sementara Indeks Dolar (Indeks DXY) naik 0,8 persen terhadap sekeranjang pesaingnya, persentase kenaikan harian tertinggi sejak 19 Maret.

"Peluang Kongres Amerika menyetujui paket stimulus apa pun sebelum Januari secara asimtotik mendekati nol," kata Tai Wong, Kepala Perdagangan Derivatif Logam Dasar dan Mulia di BMO.

Harga emas turun hampir 10 persen dari level tertinggi sepanjang masa pada awal Agustus karena menyusutnya harapan stimulus lebih lanjut.

baca juga

Kongres AS selama berminggu-minggu tetap menemui jalan buntu mengenai ukuran dan bentuk RUU tanggapan virus corona yang kelima, di atas sekitar 3 triliun dolar AS yang sudah disahkan menjadi undang-undang.

Selanjutnya, investor menunggu pidato dari anggota Komite Federal Reserve, termasuk Chairman Jerome Powell, yang akan tampil di hadapan Komite Kongres pekan ini.

Logam lainnya, platinum jatuh 5,2 persen menjadi 879,48 dolar AS per ounce setelah anjlok sebanyaknya 8 persen di awal sesi, dan paladium menyusut 3,9 persen menjadi 2.265,10 dolar AS per ounce.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Dibanderol Rp 1.024.000 per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini Dibanderol Rp 1.024.000 per Gram

Bisnis | Senin, 21 September 2020 | 09:08 WIB

Harga Emas Dunia Diprediksi Kembali Tembus 2.000 Dolar AS per Ounce

Harga Emas Dunia Diprediksi Kembali Tembus 2.000 Dolar AS per Ounce

Bisnis | Senin, 21 September 2020 | 07:59 WIB

Harga Emas Antam Masih Bertahan di Rp 1.030.000 per Gram

Harga Emas Antam Masih Bertahan di Rp 1.030.000 per Gram

Bisnis | Jum'at, 18 September 2020 | 09:49 WIB

Terkini

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:10 WIB

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:33 WIB

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:00 WIB

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:13 WIB

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:07 WIB

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:55 WIB

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:45 WIB

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:56 WIB

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:14 WIB