Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG 7.482,878
LQ45 745,920
Srikehati 348,189
JII 516,980
USD/IDR 17.107

Lockdown di Eropa Lebih Longgar, Harga Minyak Dunia Rebound

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 23 September 2020 | 07:52 WIB
Lockdown di Eropa Lebih Longgar, Harga Minyak Dunia Rebound
Ilustrasi harga minyak. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Harga minyak mentah dunia berhasil rebound menjelang rilis data stok mingguan Amerika Serikat.

Analis mengatakan pembatasan penguncian di Eropa hanya akan berdampak terbatas pada permintaan bahan bakar, yang dapat mencegah aksi jual di pasar minyak.

Dengan sejumlah negara penghasil minyak masih membatasi pasokan, pasar terkunci dalam kisaran hampir sepanjang musim panas.

Mengutip CNBC, Rabu (23/9/2020) harga minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup naik 28 sen menjadi 41,72 dolar AS per barel.

Sementara, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak pengiriman Oktober, yang berakhir Selasa, ditutup menguat 29 sen menjadi 39,60 dolar AS per barel.

"Kompleks energi tampaknya kebal terhadap berita negatif mengenai virus tersebut sementara jumlah kasus tidak meningkat terlalu tajam memaksa penguncian baru yang diperluas," kata Jim Ritterbusch, Presiden Ritterbusch and Associates di Galena, Illinois.

Permintaan bahan bakar diperkirakan melemah di sejumlah negara seperti Inggris, di mana pemerintah meminta rakyatnya untuk bekerja dari rumah lagi serta memberlakukan pembatasan di bar dan restoran. Infeksi meningkat di beberapa negara Eropa lainnya, termasuk Prancis dan Spanyol.

"Karena setiap pembatasan baru kemungkinan akan lebih terlokalisasi, pemulihan permintaan minyak masih akan berlanjut, meski pada kecepatan yang lebih lambat dengan kenaikan permintaan termudah di belakang kita," kata analis minyak UBS, Giovanni Staunovo.

Pelonggaran blokade minyak di Libya juga menekan harga pada sesi Senin, tetapi analis memperkirakan ekspor Libya tidak mungkin dengan cepat mencapai level yang terlihat sebelum konflik.

Pedagang bertindak hati-hati menjelang data industri dari American Petroleum Institute tentang persediaan minyak AS yang akan dirilis Selasa malam waktu setempat, menurut Bob Yawger, Direktur Mizuho di New York. Data resmi pemerintah akan menyusul sehari berselang.

Sebelumnya, harga minyak mentah anjlok sekitar 5 persen pada Senin, karena meningkatnya kasus baru virus corona atau Covid-19 yang menginfeksi hampir seluruh dunia dan mempengaruhi akan permintaan.

Minyak mentah mengikuti pasar ekuitas dan komoditas lain dalam berbalik menghindari risiko, karena melonjaknya tingkat infeksi Covid-19 di Eropa dan negara lain mendorong langkah-langkah penguncian baru, menimbulkan keraguan atas pemulihan ekonomi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Corona Makin Banyak, Harga Minyak Dunia Anjlok Hampir 5 Persen

Kasus Corona Makin Banyak, Harga Minyak Dunia Anjlok Hampir 5 Persen

Bisnis | Selasa, 22 September 2020 | 07:54 WIB

Komandan Militer Libya Cabut Blokade, Harga Minyak Dunia Bergerak Variatif

Komandan Militer Libya Cabut Blokade, Harga Minyak Dunia Bergerak Variatif

Bisnis | Senin, 21 September 2020 | 07:42 WIB

Badai Sally Berlalu, Harga Minyak Dunia Meroket 2 Persen Lebih

Badai Sally Berlalu, Harga Minyak Dunia Meroket 2 Persen Lebih

Bisnis | Jum'at, 18 September 2020 | 07:58 WIB

Terkini

Pertegas Stabilitas Kawasan, AFMGM Ke-13 Sepakati Langkah Strategis Ekonomi ASEAN

Pertegas Stabilitas Kawasan, AFMGM Ke-13 Sepakati Langkah Strategis Ekonomi ASEAN

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 11:13 WIB

Negosiasi Buntu, Selat Hormuz Lumpuh Total! Pasar Minyak Dunia Akut

Negosiasi Buntu, Selat Hormuz Lumpuh Total! Pasar Minyak Dunia Akut

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 11:01 WIB

Harga Minyak Goreng Makin Mahal, Telur dan Cabai Rawit Bagaimana?

Harga Minyak Goreng Makin Mahal, Telur dan Cabai Rawit Bagaimana?

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 10:53 WIB

OKX Ventures dan HashKey Capital Resmi Suntik CAEX Vietnam, Siapkan Modal Rp6 Triliun

OKX Ventures dan HashKey Capital Resmi Suntik CAEX Vietnam, Siapkan Modal Rp6 Triliun

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 10:43 WIB

Ekspansi Agresif, Laba PT Multi Hanna Kreasindo (MHKI) Tumbuh Solid 24 Persen di 2025

Ekspansi Agresif, Laba PT Multi Hanna Kreasindo (MHKI) Tumbuh Solid 24 Persen di 2025

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 10:36 WIB

Dolar AS Ngamuk Setelah Negosiasi Gagal, Rupiah Jadi Korban Melemah

Dolar AS Ngamuk Setelah Negosiasi Gagal, Rupiah Jadi Korban Melemah

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 09:59 WIB

Harga Emas Pegadaian Senin 13 April 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Bertahan Stabil

Harga Emas Pegadaian Senin 13 April 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Bertahan Stabil

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 09:54 WIB

Emas Antam Lagi Diobral, Harganya Rp 2.818.000 Juta/Gram

Emas Antam Lagi Diobral, Harganya Rp 2.818.000 Juta/Gram

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 09:46 WIB

Minyak Dunia Kembali ke Levei USD 100 Barel, Gimana Harga BBM?

Minyak Dunia Kembali ke Levei USD 100 Barel, Gimana Harga BBM?

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 09:31 WIB

IHSG Jatuh ke Jurang Lagi Senin Pagi

IHSG Jatuh ke Jurang Lagi Senin Pagi

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 09:20 WIB