Kasus Corona Makin Banyak, Harga Minyak Dunia Anjlok Hampir 5 Persen

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 22 September 2020 | 07:54 WIB
Kasus Corona Makin Banyak, Harga Minyak Dunia Anjlok Hampir 5 Persen
Ilustrasi harga minyak dunia turun. [Shutterstock]

Suara.com - Harga minyak mentah anjlok hampir 5 persen karena meningkatnya kasus baru virus corona atau Covid-19 yang menginfeksi hampir seluruh dunia dan mempengaruhi permintaan.

Mengutip CNBC, Selasa (22/9/2020) minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, merosot 1,71 dolar AS atau 3,96 persen menjadi 41,44 dolar AS per barel.

Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate, menyusut 1,80 dolar AS atau 4,38 persen menjadi 39,31 dolar AS per barel. Kedua kontrak ditetapkan untuk mencatat penurunan harian terbesar dalam dua pekan.

Minyak mentah mengikuti pasar ekuitas dan komoditas lain dalam berbalik menghindari risiko karena melonjaknya tingkat infeksi Covid-19 di Eropa dan negara lain mendorong langkah-langkah penguncian baru, menimbulkan keraguan atas pemulihan ekonomi.

"Kita melihat berita yang lebih menyedihkan tentang permintaan bahan bakar jet," kata Gary Cunningham, Direktur Riset Pasar di Tradition Energy, Stamford, Connecticut.

"Kita melihat pasar yang jauh lebih lunak. Gambaran ekonomi itu tidak terlihat separah sebelumnya." Katanya.

Harga mengalami tekanan di tengah meningkatnya kekhawatiran bahwa lonjakan kasus virus corona dapat memangkas permintaan.

Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson mempertimbangkan penguncian nasional kedua, sementara kasus di Spanyol dan Prancis juga meningkat.

Pekerja di ladang utama Sharara Libya memulai kembali operasinya, kata dua insinyur yang bekerja di sana, setelah National Oil Corporation mengumumkan pencabutan sebagian kondisi force majeure. Tetapi tidak jelas kapan dan pada tingkat apa produksi dapat dimulai kembali.

baca juga

Sementara itu, kapal tanker Suezmax bergerak menuju terminal Marsa El Hariga Libya, menurut data pengiriman Refinitiv Eikon.

Goldman Sachs tetap pada proyeksinya bagi Brent untuk mencapai 49 dolar AS per barel pada akhir tahun dan 65 dolar AS pada kuartal ketiga 2021, terlepas dari perkembangan di Libya.

Barclays menaikkan prospek Brent 2020 menjadi 43 dolar AS per barel dan 53 dolar AS tahun depan.

Sentimen bullish didukung oleh harapan untuk meningkatnya kepatuhan dengan kesepakatan pengurangan produksi di antara anggota Organisasi Negara Eksportir Minyak (OPEC) dan sekutunya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Komandan Militer Libya Cabut Blokade, Harga Minyak Dunia Bergerak Variatif

Komandan Militer Libya Cabut Blokade, Harga Minyak Dunia Bergerak Variatif

Bisnis | Senin, 21 September 2020 | 07:42 WIB

Badai Sally Berlalu, Harga Minyak Dunia Meroket 2 Persen Lebih

Badai Sally Berlalu, Harga Minyak Dunia Meroket 2 Persen Lebih

Bisnis | Jum'at, 18 September 2020 | 07:58 WIB

Stok Menipis Imbas Badai Sally, Harga Minyak Meroket 4 Persen

Stok Menipis Imbas Badai Sally, Harga Minyak Meroket 4 Persen

Bisnis | Kamis, 17 September 2020 | 07:52 WIB

Terkini

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:30 WIB

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 22:27 WIB

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:25 WIB

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 22:13 WIB

Terungkap, Uang Ratusan Juta di Kanwil BPN Jatim Berasal dari Pemohon Layanan dan Setoran Kantah

Terungkap, Uang Ratusan Juta di Kanwil BPN Jatim Berasal dari Pemohon Layanan dan Setoran Kantah

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:11 WIB

Suahasil Janji Kasih Bunga KPR Murah ke Warga RI Penghasilan Rendah

Suahasil Janji Kasih Bunga KPR Murah ke Warga RI Penghasilan Rendah

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:09 WIB

Kesehatan Remaja Jadi Perhatian, Pencegahan Penyakit Tidak Menular Didorong Sejak Dini

Kesehatan Remaja Jadi Perhatian, Pencegahan Penyakit Tidak Menular Didorong Sejak Dini

Health | Jum'at, 25 September 2026 | 22:08 WIB

×