Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.785

4 Dampak Resesi dan Strategi Mengatasinya

Rifan Aditya | Suara.com

Rabu, 23 September 2020 | 19:47 WIB
4 Dampak Resesi dan Strategi Mengatasinya
Ilustrasi ekonomi menurun - resesi (Gerd Altmann/Pixabay)

Suara.com - Jika sebelumnya Suara.com telah mengulas penyebab resesi dalam artikel "5 Penyebab Resesi", artikel kali ini akan membahas seputar dampak resesi dan strategi mengatasinya.

Menteri Keuangan Indonesia, Sri Mulyani Indrawati sepertinya tengah memberi sinyal resesi yang akan melanda Indonesia.  Pemerintah menyebut perekonomian masih berat untuk bergerak dan keluar dari krisis Covid-19. Proyeksi pertumbuhan bahkan diturunkan kembali ke rentang -1,7 persen hingga -0,6 persen sepanjang tahun ini.

Resesi ekonomi terjadi ketika aktivitas ekonomi yang melemah secara signifikan dalam rentang waktu yang cukup lama. Kondisi ini umumnya ditandai dengan penurunan PDB dalam dua kuartal berturut-turut.

Lalu, apa dampak resesi? Berikut penjelasannya.

1. Meningkatnya Angka Pengangguran

Resesi biasanya bersifat destruktif dan berpotensi menciptakan pengangguran. Hal ini terjadi karena beberapa perusahaan akan mencoba untuk mengurangi biaya produksi, termasuk gaji pegawai. Alhasil, gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) akan semakin meningkat. Para lulusan baru juga kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan karena perusahaan akan mengurangi perekrutan pegawai baru.

2. Menurunnya Pendapatan dan Daya Beli

Ketika tingkat pengangguran tinggi, daya beli masyarakat akan semakin menurut. Jika daya beli masyarakat menurun, imbasnya akan mengarah pada kebangkrutan di banyak sektor usaha. Dalam kasus resesi 2020, sektor usaha yang diprediksi paling terkena dampak adalah sektor rekreasi dan pariwisata.

3. Menurunnya Akses Pendidikan dan Kesehatan

Menurunnya pendapatan dan daya beli juga berbanding lurus dengan menurunnya akses layanan pendidikan dan kesesatan. Dampak ini akan sangat terasa bagi mahasiswa yang semakin kesulitan membayar uang kuliah serta masyarakat yang tidak memiliki asuransi kesehatan.

4. Meningkatnya Ketimpangan Ekonomi dan Kemiskinan

Saat menghadapi resesi, ketimpangan ekonomi dan kemiskinan cenderung akan memburuk. Hal ini karena sebagian besar pegawai yang di PHK adalah mereka yang berasal dari kelas menengah ke bawah.

Jika pendapatan kelompok masyarakat kelas menengah ke bawah menurun, tentunya ketimpangan ekonomi akan semakin memburuk. Kondisi ini berpotensi memunculkan orang miskin baru dan meningkatkan angka kriminalitas.

Resesi Memberikan Dampak Positif?

Dibalik dampak negatif dari resesi, secara ironis kondisi ini juga memberikan dampak positif di beberapa sektor. Misalnya, di awal tahun 2020 lalu, terlihat adanya penurunan tajam polusi udara di negara-negara berpenduduk padat seperti China dan Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akibat Corona, Kondisi Ekonomi Terburuk Sejak Perang Dunia ke II

Akibat Corona, Kondisi Ekonomi Terburuk Sejak Perang Dunia ke II

Bisnis | Rabu, 23 September 2020 | 15:15 WIB

5 Penyebab Resesi, Apakah Akan Terjadi di Indonesia?

5 Penyebab Resesi, Apakah Akan Terjadi di Indonesia?

Bisnis | Selasa, 22 September 2020 | 17:13 WIB

Sri Mulyani Beri Sinyal Resesi Bakal Melanda Indonesia

Sri Mulyani Beri Sinyal Resesi Bakal Melanda Indonesia

Bisnis | Selasa, 22 September 2020 | 15:18 WIB

Terkini

Belum Siap Beroperasi, Modal Awal Danantara Sumberdaya Indonesia Rp100 Juta dan Wajib Kejar Cuan

Belum Siap Beroperasi, Modal Awal Danantara Sumberdaya Indonesia Rp100 Juta dan Wajib Kejar Cuan

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 08:36 WIB

Dongkrak Ekonomi Lokal, SIG Tebar 292 Hewan Kurban di Momen Iduladha

Dongkrak Ekonomi Lokal, SIG Tebar 292 Hewan Kurban di Momen Iduladha

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 08:05 WIB

Perusahaan Raksasa Ramai 'Tinggalkan' AI Gegara Biaya Mahal, Kecerdasan Buatan Terancam?

Perusahaan Raksasa Ramai 'Tinggalkan' AI Gegara Biaya Mahal, Kecerdasan Buatan Terancam?

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 07:59 WIB

BEI Intensif Bertemu MSCI dan FTSE, Bahas Status Pasar Modal Indonesia

BEI Intensif Bertemu MSCI dan FTSE, Bahas Status Pasar Modal Indonesia

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 07:47 WIB

Bank Mandiri Bukukan Kinerja Kinclong, Kredit dan Aset Tumbuh Double Digit

Bank Mandiri Bukukan Kinerja Kinclong, Kredit dan Aset Tumbuh Double Digit

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 07:40 WIB

Harga Minyak Dunia Naik Lagi Gegara AS Serang Iran, Dekati Level USD 100

Harga Minyak Dunia Naik Lagi Gegara AS Serang Iran, Dekati Level USD 100

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 07:20 WIB

Mendag Bertemu Perwakilan e-commerce Bahas Revisi Permendag Nomor 31 Tahun 2023

Mendag Bertemu Perwakilan e-commerce Bahas Revisi Permendag Nomor 31 Tahun 2023

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:15 WIB

Investor Kripto Dinilai Sudah Matang dan Tak Cuma FOMO

Investor Kripto Dinilai Sudah Matang dan Tak Cuma FOMO

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 17:15 WIB

Menkeu Optimistis Pendapatan Negara Capai Target, Coretax Dinilai Sudah Menunjukkan Hasil

Menkeu Optimistis Pendapatan Negara Capai Target, Coretax Dinilai Sudah Menunjukkan Hasil

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 13:22 WIB

Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal

Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:32 WIB