Urai Kemacetan di Balaraja Timur, PUPR Bangun Overpass

Fabiola Febrinastri, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 29 September 2020 | 19:51 WIB
Urai Kemacetan  di Balaraja Timur, PUPR Bangun Overpass
Jembatan layang di Balaraja Timur, Kabupaten Tangerang, Banten.(Dok : Ditjen Bina Marga).

Suara.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Direktorat Jenderal Bina Marga, saat ini tengah membangun jembatan layang atau overpass di Balaraja Timur, Kabupaten Tangerang, Banten.

Pembangunan jembatan layang tersebut bertujuan untuk meningkatkan kapasitas jalan diwilayah tersebut yang sering mengalami kepadatan lantaran serinng dilintasi oleh endaraan muatan industri. Overpass yang melintas di atas jalan tol Tangerang-Merak kilometer 36+200 tersebut direncanakan rampung pada April tahun depan.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.4 Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Banten Ratno Adi Setiawan mengatakan, progres konstruksi per 29 September mencapai 34,278 persen.

“Sekarang sedang pasang pancang 2 dan abutment 2. targetnya April tahun depan bisa selesai,”sebut Ratno.

Jembatan layang di Balaraja Timur, Kabupaten Tangerang, Banten.(Dok : Ditjen Bina Marga).
Jembatan layang di Balaraja Timur, Kabupaten Tangerang, Banten.(Dok : Ditjen Bina Marga).

Overpass yang sedang dibangun tersebut sebenarnya merupakan duplikasi dari overpass yang sudah ada sebelumnya (eksisting) yang berlokasi tepat di sebelah jembatan layang Balaraja Timur.

Namun, konstruksi overpass Balaraja Timur sendiri menghadapi tantangan diantaranya, hasil investigasi tanah, data tanah berada di daerah tanah lunak sehingga karena hal tersebut struktur pondasi berubah dari yang semula menggunakan bore pile menjadi tiang pancang.

Ratno juga menambahkan, hal lain yang perlu mendapat perhatian khusus pada saat erection karena berada diatas jalan tol aktif dimana traffic-nya cukup tinggi, rencana penutupan jalan tol sekitar 15 menit pada saat erection bentang tengah 36 meter.

“Lokasi abutment 2 berada di jalur 2 pipa gas strategis, sehingga perlu dilakukan review desain dan koordinasi dengan pengawasan khusus PGN sebelum dan selama pelaksanaan,” ungkap Ratno terkait tantangan lain dari segi konstruksinya.

Sebagai informasi, overpass Balaraja Timur memakai jenis pondasi tiang pancang baja dengan bangunan atas balok U girger dan konstruksi jembatan 2 abutment serta 2 pilar. Untuk pemasangan girder sendiri direncanakan pada bulan November.

baca juga

“Paket kontraknya multiyears pada tahun ini senilai Rp 24,7 miliar dan rencananya direkomposisi karena ada review desain, karena sama-sana menggunakan dana SBSN (Surat Berharga Syariah Negara) rencana ada switch (dipindahkan) sekitar Rp 7 miliar dari (overpass) Balaraja Timur ke (overpass) Kemang B, jadi tahun ini alokasinya sekitar Rp 17 miliar, namun ini masih dibahas” lanjutnya.

Overpass Balaraja Timur ini sendiri memiliki panjang 55 meter dengan jalan pendekat 345 meter.  Konstruksi dlakukan dengan paket kontrak tahun jamak 2020-2021 dengan nilai total Rp 27,5 miliar. Jembatan layang tersebut berada pada ruas jalan nasional Batas Serang-Batas Kota Tangerang.

Pembangunan overpass baru ini direncanakan dapat meningkatkan kapasitas jalan di wilayah sekitar Balaraja Timur yang sehari-harinya sangat padat oleh kendaraan muatan industri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jalan Tol Makassar Kalah, Jalan Tol Manado - Bitung Terpanjang di Sulawesi

Jalan Tol Makassar Kalah, Jalan Tol Manado - Bitung Terpanjang di Sulawesi

Sulsel | Selasa, 29 September 2020 | 18:01 WIB

Baru Diresmikan Jokowi, Tol Manado - Bitung Terpanjang di Sulawesi

Baru Diresmikan Jokowi, Tol Manado - Bitung Terpanjang di Sulawesi

News | Selasa, 29 September 2020 | 16:17 WIB

Jembatan Palopo-Toraja kini Sudah Bisa Dilintasi, Konetivitas Lebih Lancar

Jembatan Palopo-Toraja kini Sudah Bisa Dilintasi, Konetivitas Lebih Lancar

Bisnis | Minggu, 27 September 2020 | 12:39 WIB

Pemerintah Bantu Tingkatan Kualitas Pendidikan Santri dengan Bangun Rusun

Pemerintah Bantu Tingkatan Kualitas Pendidikan Santri dengan Bangun Rusun

Bisnis | Sabtu, 26 September 2020 | 16:18 WIB

Tol Pekanbaru-Dumai Dibuka, Menteri PUPR: Mudahkan Mobilitas Logistik

Tol Pekanbaru-Dumai Dibuka, Menteri PUPR: Mudahkan Mobilitas Logistik

Riau | Jum'at, 25 September 2020 | 18:15 WIB

Pemerintah Berharap, Program Bedah Rumah bisa Bermanfaat bagi Masyarakat

Pemerintah Berharap, Program Bedah Rumah bisa Bermanfaat bagi Masyarakat

Bisnis | Jum'at, 25 September 2020 | 14:59 WIB

Terkini

Raja Yordania Buru Pembantai Jemaat Gereja Karak, Janji Tindak Tegas

Raja Yordania Buru Pembantai Jemaat Gereja Karak, Janji Tindak Tegas

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Pakar: Cegah Karhutla, Jangan Hanya Andalkan Sanksi Hukum

Pakar: Cegah Karhutla, Jangan Hanya Andalkan Sanksi Hukum

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:12 WIB

Operasi Patuh 2026 Mulai Jam Berapa? Ini 11 Pelanggaran yang Diincar

Operasi Patuh 2026 Mulai Jam Berapa? Ini 11 Pelanggaran yang Diincar

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:10 WIB

IHSG Bebas Jual-Beli! BEI Resmi Cabut Aturan Suspend Saham, Begini Skema Barunya

IHSG Bebas Jual-Beli! BEI Resmi Cabut Aturan Suspend Saham, Begini Skema Barunya

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:10 WIB

BEI Langsung Tandai Saham yang Terindikasi Gorengan, Rekening Efek Bisa Diblokir

BEI Langsung Tandai Saham yang Terindikasi Gorengan, Rekening Efek Bisa Diblokir

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:07 WIB

Bareskrim Turun Tangan Usut Karhutla di Kaltim dan Kalteng

Bareskrim Turun Tangan Usut Karhutla di Kaltim dan Kalteng

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:07 WIB

Khofifah Pastikan 438 Ribu Siswa Jatim Ikuti TKA Tanpa Gangguan Teknis

Khofifah Pastikan 438 Ribu Siswa Jatim Ikuti TKA Tanpa Gangguan Teknis

Jatim | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:05 WIB

Kenapa Hari Sumpah Pemuda Tidak Tanggal Merah? Cek Penjelasan Resmi Aturannya

Kenapa Hari Sumpah Pemuda Tidak Tanggal Merah? Cek Penjelasan Resmi Aturannya

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:05 WIB

Harga iPhone 13 Terbaru Resmi dan Bekas di Pasaran: Masih Jadi Primadona, Banderol Masuk Akal

Harga iPhone 13 Terbaru Resmi dan Bekas di Pasaran: Masih Jadi Primadona, Banderol Masuk Akal

Tekno | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:02 WIB

Konstruksi Stadion Untia Makassar Berkapasitas 15.000 Penonton Dimulai Awal 2027

Konstruksi Stadion Untia Makassar Berkapasitas 15.000 Penonton Dimulai Awal 2027

Sulsel | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:02 WIB

×