Ini Taksiran Harga Vaksin Covid-19 Buatan Bio Farma

Reza Gunadha, Achmad Fauzi

Senin, 05 Oktober 2020 | 19:26 WIB
Ini Taksiran Harga Vaksin Covid-19 Buatan Bio Farma
ILUSTRASI - Penjaga stan pameran Ciftis di Beijing, Jumat (4/9), menunjukkan dua kandidat vaksin COVID-19 buatan Sinopharm dan Sinovac. (ANTARA/HO-GT)

Suara.com - Direktur Utama PT Bio Farma (Persero) Honesti Basyir mengungkapkan, belum ada harga pasti untuk vaksin covid-19. Pasalnya, harga vaksin tergantung biaya produksi vaksin itu sendiri.

Menurut dia, kebutuhan vaksin di Indonesia mencapai 340 juta dosis. Kebutuhan itu untuk mencakup 170 juta masyarakat yang mana satu orang akan diberikan dua dosis.

"Belum semua produsen menyebut biaya pasti, masih mungkin berubah. Kami berharap untuk dengan Sinovac harganya bisa kita tekan maksimum Rp 200 ribu per dosis atau Rp 400 ribu per dua dosis," ujar Honesti dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VI, Jakarta, Senin (5/10/2020).

Honesti menuturkan, harga vaksin nantinya diputuskan oleh pemerintah yaitu lewat Kementerian Kesehatan.

Kemenkes, lanjut dia, juga akan memberi penugasan kepada perseroan untuk menyediakan vaksin tersebut.

"Penentuan budget dilakukan Kemenkes lalu ada penugasan ke kami untuk menyediakan vaksin," ucap dia.

Honesti menyebut, pihaknya telah mendapat komitmen dari Sinovac untuk menyediakan bahan baku secara bertahap mulai dari 15 juta dosis pada November-Desember 2020, 35 juta dosis pada Januari-Maret 2021, dan 210 juta dosis untuk April-Desember 2021.

Ia menambahkan, jika proses uji klinis tahap 3 selesai, maka Honesty akan mulai memproduksi dan vaksinasi pada awal tahun depan.

"InsyaAllah akhir Januari atau awal Februari (2021) kita sudah bisa melakukan progam vaksinasi," harapnya.

baca juga

Sebelumnya,  Honesty Basyir mengatakan, belum ada indikasi pada kesehatan para relawan setelah disuntikkan vaksin tersebut.

Menurutnya, saat ini seluruh relawan kondisi kesehatannya sehat setelah melakukan vaksinasi.

"Sampai saat ini belum ada indikasi yang serius terkait masalah setelah mendapatkan suntikan. Misalnya, panas, kebas, kaku juga tidak ada terhadap 1.319 relawan yang sudah dilakukan vaksinasi," kata Honesty,

Honesty memaparkan, hingga saat ini 1.319 relawan telah mendapatkan suntik pertama vaksin covid-19. Kemudian, 600 relawan dari jumlah itu juga telah mendapatkan suktikan vaksin covid-19 yang kedua.

Selain itu, lanjutnya, sebanyak 244 relawan juga sudah diambil plasma darahnya.

"Hal ini untuk, pengetesan 14 hari setelah penyuntikan kedua antibodinya sudah muncul atau tidak. ini bagian dari uji klinis," ucap dia.

Honesty menuturkan, uji klinis ini berlangsung selama 6 bulan dan hasilnya  akan disampaikan pada Januari 2021 mendatang.

Jika uji klinisnya sukses, maka Bio Farma akan meminta BPOM mengeluarkan izin penggunaan vaksin dalam masa darurat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Hasil Penyuntikan Vaksin Corona ke 1.319 Relawan

Ini Hasil Penyuntikan Vaksin Corona ke 1.319 Relawan

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2020 | 14:40 WIB

FPI: Pilkada Harus Ditunda, Vaksin Asal China Juga Harus Diganti!

FPI: Pilkada Harus Ditunda, Vaksin Asal China Juga Harus Diganti!

News | Sabtu, 03 Oktober 2020 | 19:15 WIB

Direktur Bio Farma Sebut Vaksin Covid-19 Tak Hasilkan Efek Samping

Direktur Bio Farma Sebut Vaksin Covid-19 Tak Hasilkan Efek Samping

Banten | Kamis, 01 Oktober 2020 | 15:22 WIB

Bio Farma: Uji Klinis Vaksin Covid-19 Berjalan Baik Tanpa Efek Samping

Bio Farma: Uji Klinis Vaksin Covid-19 Berjalan Baik Tanpa Efek Samping

Health | Kamis, 01 Oktober 2020 | 12:53 WIB

China Janji Lego Vaksin Covid-19 dengan Harga Rasional

China Janji Lego Vaksin Covid-19 dengan Harga Rasional

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2020 | 11:41 WIB

Ridwan Kamil Prediksi Vaksinisasi Massal Efektif 2022

Ridwan Kamil Prediksi Vaksinisasi Massal Efektif 2022

Jabar | Rabu, 30 September 2020 | 18:05 WIB

Hiu Pun Terancam Dibantai, Dibedah dan Diambil Hatinya Demi Vaksin Covid-19

Hiu Pun Terancam Dibantai, Dibedah dan Diambil Hatinya Demi Vaksin Covid-19

Jatim | Senin, 28 September 2020 | 09:33 WIB

Vaksin Corona China Diklaim Dapat Restu WHO, Satgas Covid-19 Beri Tanggapan

Vaksin Corona China Diklaim Dapat Restu WHO, Satgas Covid-19 Beri Tanggapan

Health | Minggu, 27 September 2020 | 13:18 WIB

Terkini

Kabut Asap di Sungai Musi, Saat Warga Tak Punya Pilihan Selain Tetap Bekerja

Kabut Asap di Sungai Musi, Saat Warga Tak Punya Pilihan Selain Tetap Bekerja

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 21:21 WIB

Kemensos Salurkan Bantuan Rp223 Juta untuk Korban Kebakaran Kampung Muka

Kemensos Salurkan Bantuan Rp223 Juta untuk Korban Kebakaran Kampung Muka

News | Senin, 28 September 2026 | 21:20 WIB

Jejak Kotor Wasit Timnas Indonesia vs Malaysia: Biarkan Muka Pemain Ditendang

Jejak Kotor Wasit Timnas Indonesia vs Malaysia: Biarkan Muka Pemain Ditendang

Bola | Senin, 28 September 2026 | 21:20 WIB

Golf dan Staycation Mewah Gratis dari BRI, Nasabah Bisa Langsung Klaim

Golf dan Staycation Mewah Gratis dari BRI, Nasabah Bisa Langsung Klaim

Bri | Senin, 28 September 2026 | 21:18 WIB

Aktivis HAM Ungkap Ada Belasan Pelanggaran Kemananusiaan Saat Rezim Soeharto

Aktivis HAM Ungkap Ada Belasan Pelanggaran Kemananusiaan Saat Rezim Soeharto

News | Senin, 28 September 2026 | 21:17 WIB

Polemik Lahan Teuku Umar 2, Temasra Jaya Bantah Klaim Aset BMN Mabes TNI

Polemik Lahan Teuku Umar 2, Temasra Jaya Bantah Klaim Aset BMN Mabes TNI

News | Senin, 28 September 2026 | 21:12 WIB

Dear Bakom RI! Ini Santapan Lamine Yamal Biar Gesit, Apa Ada di Menu MBG?

Dear Bakom RI! Ini Santapan Lamine Yamal Biar Gesit, Apa Ada di Menu MBG?

Bola | Senin, 28 September 2026 | 21:06 WIB

Motul Pamerkan Teknologi Pelumas McLaren di Grand Prix Italia

Motul Pamerkan Teknologi Pelumas McLaren di Grand Prix Italia

Otomotif | Senin, 28 September 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Takziah ke Kediaman Megawati, Sampaikan Belasungkawa Atas Berpulangnya Guruh

Prabowo Takziah ke Kediaman Megawati, Sampaikan Belasungkawa Atas Berpulangnya Guruh

News | Senin, 28 September 2026 | 21:00 WIB

Menko Polkam Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Karhutla

Menko Polkam Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Karhutla

Video | Senin, 28 September 2026 | 21:00 WIB

×