Sampaikan Salam Presiden, Mensos Saksikan Pencairan Bansos di Surabaya

Fabiola Febrinastri

Rabu, 07 Oktober 2020 | 20:38 WIB
Sampaikan Salam Presiden, Mensos Saksikan Pencairan Bansos di Surabaya
Mensos, Juliari Batubara, menyaksikan penyaluran BST di Kantor Pos Besar, di Kota Surabaya, Rabu (7/10/2020). (Dok : Kemensos)

Suara.com - Sambil menyampaikan salam Presiden Joko Widodo bagi masyarakat di  Surabaya, Jawa Timur, Menteri Sosial (Mensos), Juliari Batubara menyaksikan pencairan Bantuan Sosial Tunai (BST) Tahap VII dan distribusi Bantuan Sosial Beras (BSB) di Kota Pahlawan.

"Saya meneruskan salam Bapak Presiden kepada masyarakat di Surabaya. Saya hadir ke berbagai kota di Tanah Air, termasuk Surabaya, untuk memastikan bahwa negara hadir di tengah pandemi," katanya, saat menyaksikan penyaluran BST di Kantor Pos Besar, di Kota Surabaya, Rabu (7/10/2020).

Hadir dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini dan Dirut PT Pos, Faizal R. Djoemadi. Sasaran penerima BST di Kota Surabaya sebanyak 225.255 KPM, dengan nilai total Rp67.576.500.000.

Adapun penerima BST di Provinsi Jawa Timur untuk penyaluran sampai Oktober 2020 sebanyak 1.407.701 KPM, dengan nilai Rp 422.310.300.000. Penyaluran dilakukan melalui PT Pos maupun Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Alokasi beras yang disalurkan di Jatim sebanyak 77.826.825 kilogram untuk 1.729.485 KPM PKH. Realisasi penyaluran beras dari gudang Bulog saat ini mencapai 47 persen, atau sebanyak 36.959.295 kilogram, dan berdasarkan data transporter, bansos beras yang sudah didistribusikan ke KPM PKH sebanyak 29.902.290 kilogram (80.91 persen).

Selain BST, BSB, dan bantuan sosial (bansos) lain dari Kementerian Sosial (Kemensos), pemerintah juga meluncurkan berbagai jenis bansos.

"Misalnya BLT Dana Desa, Kartu Pra Kerja, kemudian dari pemerintah provinsi, kabupaten dan kota juga menyiapkan bansos. Cukup banyak. Bapak Presiden berharap, dengan berbagai bantuan tersebut dapat membantu masyarakat, " katanya.

BST merupakan bantuan sosial dari Kemensos yang diluncurkan khusus untuk masyarakat terdampak pandemi Covid-19.

"Tujuannya untuk mengurangi beban dan meningkat daya beli masyarakat akibat pandemi. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban hidup bagi mereka yang kehilangan pekerjaan atau dirumahkan, karena tempat kerjanya tidak beroperasi," kata Ari,  begitu panggilan akrabnya.

baca juga

Ia menyatakan, sejak Juli lalu, BST sudah memasuki gelombang II. Indeksnya ditetapkan sebesar Rp 300 ribu/KPM/bulan selama enam bulan, atau sampai Desember 2020.

"Ini merupakan tambahan, karena pada gelombang I sudah pernah kami salurkan. Penambahan periode penyaluran pada gelombang II ini didasarkan pada pertimbangan, bahwa dampak pandemi masih dirasakan masyarakat, " katanya.

Penerima BST ditetapkan sebanyak 9 juta KPM yang berdomisili di luar Jakarta dan Bodetabek. Mereka adalah masyarakat terdampak pandemi yang datanya diverifikasi dan validasi oleh pemerintah daerah.

Data KPM BST ini kemudian dikirimkan ke Kemensos untuk disaring kembali, sebelum akhirnya bansos disalurkan.

Dari Kantor Pos Pusat Surabaya, Juliari dan rombongan menuju Kantor Kecamatan Gayungan, Jalan Mesjid Agung Tim No. 2, Gayungan, Kota Surabaya, dalam rangka peluncuran BSB.

BSB merupakan bansos terbaru dari Kemensos yang baru diluncurkan pada  September lalu. Target atau penerima adalah KPM PKH sebanyak 9 juta keluarga, sebesar 15 kg/KPM/bulan selama 3 bulan.

"BSB diharapkan bisa membantu kebutuhan pokok KPM. Masyarakat mendapatkan beras premium dari Bulog," katanya.

Tak lupa Mensos berpesan kepada KPM untuk memanfaatkan sebaik-baiknya bantuan yang sudah didapatkan. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada mitra Kemensos, yakni PT Pos, yang menyalurkan BST dan Perum Bulog yang mendistribusikan beras.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Pastikan Komunitas Adat Terpencil Dapat Bantuan Sosial

Pemerintah Pastikan Komunitas Adat Terpencil Dapat Bantuan Sosial

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2020 | 08:27 WIB

Serikat Buruh Dunia Kirim Surat ke Jokowi: Cabut UU Cipta Kerja

Serikat Buruh Dunia Kirim Surat ke Jokowi: Cabut UU Cipta Kerja

News | Selasa, 06 Oktober 2020 | 19:46 WIB

Grace Batubara Kunjungi Penyintas Disabilitas Ganda dan Serahkan Bantuan

Grace Batubara Kunjungi Penyintas Disabilitas Ganda dan Serahkan Bantuan

News | Senin, 05 Oktober 2020 | 20:20 WIB

Tol Pekanbaru-Dumai Gratis Hingga 9 Oktober, Tarif Resmi Tunggu SK

Tol Pekanbaru-Dumai Gratis Hingga 9 Oktober, Tarif Resmi Tunggu SK

Riau | Senin, 05 Oktober 2020 | 19:40 WIB

Rocky Gerung Sindir Luhut: Dia Jenderal Bintang 4 tapi Covid-19 Bintang 5

Rocky Gerung Sindir Luhut: Dia Jenderal Bintang 4 tapi Covid-19 Bintang 5

News | Senin, 05 Oktober 2020 | 13:30 WIB

Masalah Garam Petani Tak Pernah Selesai, Jokowi Kumpulkan Menteri

Masalah Garam Petani Tak Pernah Selesai, Jokowi Kumpulkan Menteri

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2020 | 11:21 WIB

Terkini

Mary and The Witch's Flower: Kita Tak Butuh Sihir untuk Menjadi Istimewa

Mary and The Witch's Flower: Kita Tak Butuh Sihir untuk Menjadi Istimewa

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 20:15 WIB

PMI Manufaktur Melonjak, Menperin Berharap Berdampak ke Lapangan Pekerjaan

PMI Manufaktur Melonjak, Menperin Berharap Berdampak ke Lapangan Pekerjaan

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 20:14 WIB

Indeks CFX10 Menguat 0,31%, TRON Jadi Kripto dengan Kenaikan Tertinggi

Indeks CFX10 Menguat 0,31%, TRON Jadi Kripto dengan Kenaikan Tertinggi

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 20:12 WIB

Awas, Patah Tulang Pertama Bisa Jadi Awal Dari Bencana Berikutnya! Ini Kata Ahli

Awas, Patah Tulang Pertama Bisa Jadi Awal Dari Bencana Berikutnya! Ini Kata Ahli

Health | Senin, 02 November 2026 | 20:10 WIB

4 Koridor Feeder LRT dan Teman Bus Palembang Setop Operasional, Ini Rute yang Terdampak

4 Koridor Feeder LRT dan Teman Bus Palembang Setop Operasional, Ini Rute yang Terdampak

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 20:06 WIB

7 Tips GEO agar Konten Dikutip Platform AI: Perhatikan Struktur hingga Kredibilitas

7 Tips GEO agar Konten Dikutip Platform AI: Perhatikan Struktur hingga Kredibilitas

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 19:56 WIB

Ramai saat Demo, Sunyi setelahnya: Mengapa Gerakan Rakyat Terjebak Musiman?

Ramai saat Demo, Sunyi setelahnya: Mengapa Gerakan Rakyat Terjebak Musiman?

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 19:55 WIB

Truk Molen Tabrak Kerumunan Warga di Bekasi, Tak Uji KIR Selama 6 Tahun

Truk Molen Tabrak Kerumunan Warga di Bekasi, Tak Uji KIR Selama 6 Tahun

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 19:53 WIB

Tantang Selangor FC di Final Singa Cup 2026, Wakil Indonesia Bawa Misi Balas Dendam

Tantang Selangor FC di Final Singa Cup 2026, Wakil Indonesia Bawa Misi Balas Dendam

Bola | Senin, 02 November 2026 | 19:51 WIB

PSI Tuding AHY Nafsu Gantikan Gibran, Andi Arief: Kami Pilih Jalur Kompetisi

PSI Tuding AHY Nafsu Gantikan Gibran, Andi Arief: Kami Pilih Jalur Kompetisi

News | Senin, 02 November 2026 | 19:51 WIB

×