Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.492

BPJS Kesehatan Dorong Faskes Jaga Kualitas Layanan pada Peserta

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Kamis, 15 Oktober 2020 | 08:03 WIB
BPJS Kesehatan Dorong Faskes Jaga Kualitas Layanan pada Peserta
Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris, Jakarta, Rabu (14/10/2020). (Dok : BPJS)

Suara.com - BPJS Kesehatan mendorong fasilitas kesehatan untuk berkomitmen menjaga kualitas pelayanan kepada peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), meski saat ini dunia kesehatan tengah disibukkan dengan kondisi pandemi Covid-19 dan masuk pada era Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

Layanan kesehatan yang diterima peserta JKN-KIS, baik di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) maupun Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) harus tetap optimal.

Hal ini diungkapkan Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris, saat  pertemuan daring dengan manajemen fasilitas kesehatan seluruh Indonesia, Jakarta, Rabu (14/10/2020).

“Kami sampaikan terima kasih kepada tenaga kesehatan yang telah berjuang di garda terdepan dalam menghadapi pandemi Covid- 19. Tantangan saat ini, meski berada dalam kondisi pandemi Covid-19, pelayanan yang diberikan tentu harus sesuai dengan protokol kesehatan, sebagaimana yang harus diterapkan dalam masa AKB di masa pandemi Covid-19. Penerapan protokol kesehatan pada masa AKB ini diharapkan mampu memberikan perlindungan kepada masyarakat yang datang ke fasilitas kesehatan dari penyebaran Covid-19,” ujar Fachmi.

Ia menambahkan, pandemi Covid-19 yang terjadi tentu bukan menjadi alasan bagi seluruh ekosistem JKN-KIS untuk berhenti berkomitmen meningkatkan mutu layanan kepada masyarakat, terutama di fasilitas kesehatan. Justru dengan adanya pandemi Covid-19, fasilitas kesehatan tidak hanya berperan memberikan pelayanan kesehatan tetapi juga fasilitas kesehatan berperan besar dalam memberikan edukasi kepada masyarakat untuk senantiasa menerapkan protokol kesehatan di era adaptasi kebiasaan baru ini.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, Muhadjir Effendi mengungkapkan, saat ini pemerintah terus berupaya memenuhi kebutuhan layanan kesehatan masyarakat. Pemerintah juga berupaya agar masyarakat terus dapat menjalankan protokol kesehatan.

BPJS Kesehatan juga memberikan apresiasi kepada fasilitas kesehatan yang paling berkomitmen terhadap mutu pelayanan bagi peserta JKN-KIS. Adapun untuk FKTP penilaian diikuti oleh 21.969 dan untuk FKRTL diikuti oleh 2.240 rumah sakit.

Muhadjir sempat berbincang kepada pemenang penghargaan, yaitu Puskesmas Tapaktuan dan RS Dr. Soetomo Surabaya, serta memberikan pesan dan semangat bagi seluruh tenaga kesehatan, baik di FKTP maupun di FKRTL, untuk terus memberikan upaya terbaik bagi masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi apa yang dilakukan faskes baik di FKTP ataupun rumah sakit, agar tetap terus inovatif dalam mengembangkan layanan-layanannya, khususnya dalam upaya pelayanan terhadap pasien Covid-19. Semoga dapat menular ke faskes lain,” kata Muhadjir.

Ia berpesan, agar seluruh manajemen fasilitas kesehatan baik FKTP maupun RS untuk memperhatikan keselamatan para tenaga kesehatan, utamanya saat menangani pasien Covid-19. Menurutnya, angka kematian akibat pasien Covid-19 di Indonesia cukup tinggi, sehingga penting untuk menjaga keselamatan tenaga medis agar dapat terus mengobati pasien lain.

“Tenaga kesehatan, khususnya para dokter harus mengutamakan kesehatan dan keselamatan diri sendiri dahulu, baru dapat dengan optimal menyelamatkan atau mengobati pasien. Bukan hanya RS Dr. Soetomo, tetapi juga seluruh fasilitas kesehatan yang hadir saat ini saya minta betul pelayanan dan perhatian kepada tenaga dokter, karena jika ada satu orang tenaga medis utamanya dokter yang tidak selamat maka perannya tidak tergantikan,” kata Muhadjir.

Variabel penilaian untuk penghargaan FKTP paling berkomitmen dalam pelaksanaan JKN adalah penerapan protokol kesehatan di era AKB. Misalnya dilihat dari angka pemanfaatan antrean online terkoneksi Mobile JKN, respons time dokter dalam konsultasi tidak langsung melalui Mobile JKN Faskes, serta tersedia prosedur dan sarana pelayanan dalam Covid-19.

Penilaian juga diberikan pada upaya FKTP menjaga status kesehatan peserta yang berisiko Covid-19, dengan persentase peserta PRB aktif melakukan kontak. Selain itu, penilaian juga dilihat dari kinerja FKTP yaitu rata-rata rasio rujukan dan angka kontak KBK, serta mutu FKTP dilihat dari nilai Walk Through Audit/Kesan Pesan Peserta.

Sedangkan variabel penilaian untuk rumah sakit adalah mencakup profil kompetensi rumah sakit, evaluasi pelaksanaan kerja sama dan komitmen mutu pelayanan dan indeks kepatuhan dan indeks hasil survei Walk Through Audit (WTA).

Penilaian juga difokuskan pada pengelolaan sistem antrean, display tempat tidur perawatan dan display tindakan operasi yang terhubung Mobile JKN sebagai bagian dari keterbukaan informasi kepada masyarakat serta sesuai dengan 10 komitmen peningkatan layanan di tahun 2020.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selama Pandemi, BPJS Kesehatan Hadirkan Kemudahan untuk Akses Layanan

Selama Pandemi, BPJS Kesehatan Hadirkan Kemudahan untuk Akses Layanan

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2020 | 09:56 WIB

RSUD Ciamis Tolak Pasien BPJS Kesehatan

RSUD Ciamis Tolak Pasien BPJS Kesehatan

Foto | Senin, 05 Oktober 2020 | 19:16 WIB

Lakukan Operasi Pemasangan Ring Jantung, Made sangat Terbantu JKN-KIS

Lakukan Operasi Pemasangan Ring Jantung, Made sangat Terbantu JKN-KIS

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2020 | 11:22 WIB

Berkat JKN-KIS, Kaswan Bisa Pasang Ring Jantung

Berkat JKN-KIS, Kaswan Bisa Pasang Ring Jantung

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2020 | 11:15 WIB

Awas! Hari Ini Buruh Demo Besar-besaran Protes Iuran BPJS Naik

Awas! Hari Ini Buruh Demo Besar-besaran Protes Iuran BPJS Naik

Jakarta | Jum'at, 02 Oktober 2020 | 11:11 WIB

Belum Lunas, 55 Persen Klaim Biaya Penanganan Covid-19 di Sulsel

Belum Lunas, 55 Persen Klaim Biaya Penanganan Covid-19 di Sulsel

Sulsel | Kamis, 01 Oktober 2020 | 20:42 WIB

Terkini

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:43 WIB

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:27 WIB

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:40 WIB

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:55 WIB

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:50 WIB

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:39 WIB

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:32 WIB

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:24 WIB

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:10 WIB

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:00 WIB