BPJS Kesehatan Dorong Faskes Jaga Kualitas Layanan pada Peserta

Fabiola Febrinastri

Kamis, 15 Oktober 2020 | 08:03 WIB
BPJS Kesehatan Dorong Faskes Jaga Kualitas Layanan pada Peserta
Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris, Jakarta, Rabu (14/10/2020). (Dok : BPJS)

Suara.com - BPJS Kesehatan mendorong fasilitas kesehatan untuk berkomitmen menjaga kualitas pelayanan kepada peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), meski saat ini dunia kesehatan tengah disibukkan dengan kondisi pandemi Covid-19 dan masuk pada era Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

Layanan kesehatan yang diterima peserta JKN-KIS, baik di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) maupun Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) harus tetap optimal.

Hal ini diungkapkan Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris, saat  pertemuan daring dengan manajemen fasilitas kesehatan seluruh Indonesia, Jakarta, Rabu (14/10/2020).

“Kami sampaikan terima kasih kepada tenaga kesehatan yang telah berjuang di garda terdepan dalam menghadapi pandemi Covid- 19. Tantangan saat ini, meski berada dalam kondisi pandemi Covid-19, pelayanan yang diberikan tentu harus sesuai dengan protokol kesehatan, sebagaimana yang harus diterapkan dalam masa AKB di masa pandemi Covid-19. Penerapan protokol kesehatan pada masa AKB ini diharapkan mampu memberikan perlindungan kepada masyarakat yang datang ke fasilitas kesehatan dari penyebaran Covid-19,” ujar Fachmi.

Ia menambahkan, pandemi Covid-19 yang terjadi tentu bukan menjadi alasan bagi seluruh ekosistem JKN-KIS untuk berhenti berkomitmen meningkatkan mutu layanan kepada masyarakat, terutama di fasilitas kesehatan. Justru dengan adanya pandemi Covid-19, fasilitas kesehatan tidak hanya berperan memberikan pelayanan kesehatan tetapi juga fasilitas kesehatan berperan besar dalam memberikan edukasi kepada masyarakat untuk senantiasa menerapkan protokol kesehatan di era adaptasi kebiasaan baru ini.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, Muhadjir Effendi mengungkapkan, saat ini pemerintah terus berupaya memenuhi kebutuhan layanan kesehatan masyarakat. Pemerintah juga berupaya agar masyarakat terus dapat menjalankan protokol kesehatan.

BPJS Kesehatan juga memberikan apresiasi kepada fasilitas kesehatan yang paling berkomitmen terhadap mutu pelayanan bagi peserta JKN-KIS. Adapun untuk FKTP penilaian diikuti oleh 21.969 dan untuk FKRTL diikuti oleh 2.240 rumah sakit.

Muhadjir sempat berbincang kepada pemenang penghargaan, yaitu Puskesmas Tapaktuan dan RS Dr. Soetomo Surabaya, serta memberikan pesan dan semangat bagi seluruh tenaga kesehatan, baik di FKTP maupun di FKRTL, untuk terus memberikan upaya terbaik bagi masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi apa yang dilakukan faskes baik di FKTP ataupun rumah sakit, agar tetap terus inovatif dalam mengembangkan layanan-layanannya, khususnya dalam upaya pelayanan terhadap pasien Covid-19. Semoga dapat menular ke faskes lain,” kata Muhadjir.

baca juga

Ia berpesan, agar seluruh manajemen fasilitas kesehatan baik FKTP maupun RS untuk memperhatikan keselamatan para tenaga kesehatan, utamanya saat menangani pasien Covid-19. Menurutnya, angka kematian akibat pasien Covid-19 di Indonesia cukup tinggi, sehingga penting untuk menjaga keselamatan tenaga medis agar dapat terus mengobati pasien lain.

“Tenaga kesehatan, khususnya para dokter harus mengutamakan kesehatan dan keselamatan diri sendiri dahulu, baru dapat dengan optimal menyelamatkan atau mengobati pasien. Bukan hanya RS Dr. Soetomo, tetapi juga seluruh fasilitas kesehatan yang hadir saat ini saya minta betul pelayanan dan perhatian kepada tenaga dokter, karena jika ada satu orang tenaga medis utamanya dokter yang tidak selamat maka perannya tidak tergantikan,” kata Muhadjir.

Variabel penilaian untuk penghargaan FKTP paling berkomitmen dalam pelaksanaan JKN adalah penerapan protokol kesehatan di era AKB. Misalnya dilihat dari angka pemanfaatan antrean online terkoneksi Mobile JKN, respons time dokter dalam konsultasi tidak langsung melalui Mobile JKN Faskes, serta tersedia prosedur dan sarana pelayanan dalam Covid-19.

Penilaian juga diberikan pada upaya FKTP menjaga status kesehatan peserta yang berisiko Covid-19, dengan persentase peserta PRB aktif melakukan kontak. Selain itu, penilaian juga dilihat dari kinerja FKTP yaitu rata-rata rasio rujukan dan angka kontak KBK, serta mutu FKTP dilihat dari nilai Walk Through Audit/Kesan Pesan Peserta.

Sedangkan variabel penilaian untuk rumah sakit adalah mencakup profil kompetensi rumah sakit, evaluasi pelaksanaan kerja sama dan komitmen mutu pelayanan dan indeks kepatuhan dan indeks hasil survei Walk Through Audit (WTA).

Penilaian juga difokuskan pada pengelolaan sistem antrean, display tempat tidur perawatan dan display tindakan operasi yang terhubung Mobile JKN sebagai bagian dari keterbukaan informasi kepada masyarakat serta sesuai dengan 10 komitmen peningkatan layanan di tahun 2020.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selama Pandemi, BPJS Kesehatan Hadirkan Kemudahan untuk Akses Layanan

Selama Pandemi, BPJS Kesehatan Hadirkan Kemudahan untuk Akses Layanan

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2020 | 09:56 WIB

RSUD Ciamis Tolak Pasien BPJS Kesehatan

RSUD Ciamis Tolak Pasien BPJS Kesehatan

Foto | Senin, 05 Oktober 2020 | 19:16 WIB

Lakukan Operasi Pemasangan Ring Jantung, Made sangat Terbantu JKN-KIS

Lakukan Operasi Pemasangan Ring Jantung, Made sangat Terbantu JKN-KIS

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2020 | 11:22 WIB

Berkat JKN-KIS, Kaswan Bisa Pasang Ring Jantung

Berkat JKN-KIS, Kaswan Bisa Pasang Ring Jantung

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2020 | 11:15 WIB

Awas! Hari Ini Buruh Demo Besar-besaran Protes Iuran BPJS Naik

Awas! Hari Ini Buruh Demo Besar-besaran Protes Iuran BPJS Naik

Jakarta | Jum'at, 02 Oktober 2020 | 11:11 WIB

Belum Lunas, 55 Persen Klaim Biaya Penanganan Covid-19 di Sulsel

Belum Lunas, 55 Persen Klaim Biaya Penanganan Covid-19 di Sulsel

Sulsel | Kamis, 01 Oktober 2020 | 20:42 WIB

Terkini

Masuk Raudhah, Khofifah Kenang Kisah Tiang Aisyah dan Doakan Orang Tua Masuk Surga

Masuk Raudhah, Khofifah Kenang Kisah Tiang Aisyah dan Doakan Orang Tua Masuk Surga

Jatim | Rabu, 23 September 2026 | 19:22 WIB

5 Fakta Bensin Batubara: Realistis atau Mimpi Belaka?

5 Fakta Bensin Batubara: Realistis atau Mimpi Belaka?

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 19:20 WIB

JPO Stasiun JIS Ditutup Selama Konser The Weeknd, Ini Jalur Akses Alternatifnya

JPO Stasiun JIS Ditutup Selama Konser The Weeknd, Ini Jalur Akses Alternatifnya

News | Rabu, 23 September 2026 | 19:19 WIB

Uang Bertanda Tangan Purbaya Diburu, BI: Tetap Bisa Buat Bayar

Uang Bertanda Tangan Purbaya Diburu, BI: Tetap Bisa Buat Bayar

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 19:11 WIB

Truk Sampah Bogor Banyak yang Uzur, Pemkot Minta Hibah Armada ke Jakarta

Truk Sampah Bogor Banyak yang Uzur, Pemkot Minta Hibah Armada ke Jakarta

News | Rabu, 23 September 2026 | 19:09 WIB

Bangun Ekonomi Tak Cukup Infrastruktur, Kualitas SDM Jadi Penentu

Bangun Ekonomi Tak Cukup Infrastruktur, Kualitas SDM Jadi Penentu

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 19:08 WIB

Side Hustle Kini Jadi Tren: Solusi Finansial atau Malah Bikin Kewalahan?

Side Hustle Kini Jadi Tren: Solusi Finansial atau Malah Bikin Kewalahan?

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 19:05 WIB

RUU SDI Bakal Atur Pembentukan Badan Satu Data Indonesia Jadi Orkestrator Tata Kelola Data Nasional

RUU SDI Bakal Atur Pembentukan Badan Satu Data Indonesia Jadi Orkestrator Tata Kelola Data Nasional

News | Rabu, 23 September 2026 | 19:04 WIB

Manufaktur Kembali Jadi Motor Ekonomi, Tapi Pengusaha Masih Tahan Investasi

Manufaktur Kembali Jadi Motor Ekonomi, Tapi Pengusaha Masih Tahan Investasi

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 19:00 WIB

Sekolah Gratis Hanya untuk SPP? Ini Penjelasan Lengkap Mendikdasmen Soal Seragam dan Ekskul

Sekolah Gratis Hanya untuk SPP? Ini Penjelasan Lengkap Mendikdasmen Soal Seragam dan Ekskul

News | Rabu, 23 September 2026 | 19:00 WIB

×