Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Ini Bedanya DSP dan SSP dalam Iklan Programmatic

Fabiola Febrinastri, Dian Kusumo Hapsari

Jum'at, 16 Oktober 2020 | 13:42 WIB
Ini Bedanya DSP dan SSP dalam Iklan Programmatic
ilustrasi iklan TV [shutterstock]

Suara.com - Ada banyak istilah yang digunakan dalam iklan programmatic, contohnya DSP dan SSP. Apa itu DSP dan SSP? Apakah ada keterkaitan antara keduanya? Kerap dijumpai, orang yang baru terjun di iklan programmatic pernah mendengar namun belum sepenuhnya paham dengan kedua istilah tersebut.

Terlebih lagi, artikel berbahasa Indonesia yang membahas mengenai istilah-istilah dalam iklan programmatic secara garis besar masih sulit ditemukan. Padahal, memahami DSP dan SSP sangat penting dalam iklan programmatic.

Mari kita mulai dengan DSP atau Demand Side Platform. DSP memberikan akses kepada pengiklan untuk mempromosikan iklan digital mereka di berbagai ad exchange atau bursa iklan, termasuk opsi untuk tracking iklan, melakukan bidding secara real-time, targeting, dan optimasi.

Lain lagi dengan SSP atau Supply Side Platform yang ditujukkan untuk para publisher atau penerbit, dimana fungsi utamanya adalah mengelola pemasangan iklan di website atau mobile app, termasuk opsi untuk otomasi, optimasi, meningkatkan performa, dan mengatur harga dari masing-masing slot iklan yang ditawarkan.

Nah, untuk merangkum semuanya, merujuk dari Polus Media, DSP secara keseluruhan mencakup:

1. Memberikan akses kepada pengiklan untuk membeli impresi dari berbagai situs publisher

2. Dapat mentarget secara spesifik kelompok-kelompok user tertentu, berdasarkan informasi mengenai lokasi dan riwayat browsing yang mereka lakukan sebelumnya

3. Penerbit atau Publisher menyediakan impresi iklan melalui bursa iklan, dan DSP memutuskan mana yang harus dibeli

Sementara SSP bisa dirangkum sebagai berikut:

baca juga

1.SSP memberikan impresi kepada bursa iklan, kemudian DSP sebagai perantara pengiklan, menganalisa dan membeli impresi tersebut

2. Impresi yang diberikan oleh publisher melalui SSP bisa berdasarkan lokasi dan tipe audiens yang ditarget oleh pengiklan

3. SSP memberikan kontrol kepada publisher untuk mengatur harga dasar inventori yang akan mereka jual kepada pengiklan

Namun, selain DSP dan SSP, ada juga yang disebut sebagai DMP atau Data Management Platform yang fungsinya mengambil dan mengolah data dari berbagai platform agar pengiklan mendapatkan insight marketing yang berguna, supaya performa iklan mereka semakin baik. Biasanya hasil olah data yang disediakan oleh DMP akan membantu pengiklan untuk menentukan targeting dengan tepat.

Bagaimana DSP dan SSP dalam iklan programmatic bekerja serta berhubungan satu dengan yang lainnya? Secara garis besar, alurnya adalah pengiklan melakukan promosi produknya dengan mencari slot iklan yang cocok melalui DSP.

Biasanya, pengiklan memiliki target yang ingin dicapai. Disini, pengiklan juga dapat melakukan bidding pada inventori di bursa iklan yang disediakan oleh berbagai website dan mobile app dari penerbit. Proses ini juga terkoneksi pada DSP yang digunakan oleh penerbit untuk mendistribusikan iklan-iklan ke inventori mereka sesuai dengan target yang diinginkan oleh pengiklan.

Salah satu platform yang menggabungkan DSP dan SSP di Indonesia adalah IklanDisini.com, sebuah platform pemasangan iklan mandiri atau self-service adplatform yang ditujukan bagi para pemilik usaha sekaligus penyedia inventori iklan yang tergabung dalam media jaringan yang tersebar di seluruh Indonesia. Selain mempertemukan Demand dan Supply iklan, IklanDisini.com juga dapat menjadi solusi pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) atau individu untuk memasang iklan dalam jumlah kecil dengan biaya yang sangat terjangkau.

Iklandisini.com. (Dok : Iklandisini.com).
Iklandisini.com. (Dok : Iklandisini.com).

Tak tangung-tanggung, cukup hanya dengan Rp50.000,- saja kita sudah bisa memasang iklan di beberapa Media online di Indonesia.

Sebagai platform pemasangan iklan mandiri, IklanDisini.com memberikan kemudahan bagi pengiklan untuk memilih, mengelola, dan memasang sendiri jenis iklan yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Pengiklan juga dapat memantau sendiri performa iklan yang mereka pasang di media yang telah dipilih.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Facebook Bakal Larang Iklan yang Mencegah Vaksinasi

Facebook Bakal Larang Iklan yang Mencegah Vaksinasi

Tekno | Kamis, 15 Oktober 2020 | 13:30 WIB

Studi: Pembatasan Iklan Produk Tak Sehat Turunkan Angka Obesitas pada Anak

Studi: Pembatasan Iklan Produk Tak Sehat Turunkan Angka Obesitas pada Anak

Health | Rabu, 14 Oktober 2020 | 08:15 WIB

BTS Dapat Penghargaan Namun Hyundai Malahan Hapus Iklan

BTS Dapat Penghargaan Namun Hyundai Malahan Hapus Iklan

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2020 | 10:20 WIB

BTS alias Bangtan Boys Dapat Penghargaan, Hyundai Hapus Iklan

BTS alias Bangtan Boys Dapat Penghargaan, Hyundai Hapus Iklan

Jatim | Selasa, 13 Oktober 2020 | 09:55 WIB

Hyundai Menghapus Iklan BTS di China Akibat Pernyataan Ini

Hyundai Menghapus Iklan BTS di China Akibat Pernyataan Ini

Otomotif | Selasa, 13 Oktober 2020 | 09:10 WIB

Google Hapus 240 Aplikasi Android yang Di-install Jutaan Kali di Indonesia

Google Hapus 240 Aplikasi Android yang Di-install Jutaan Kali di Indonesia

Tekno | Sabtu, 10 Oktober 2020 | 06:45 WIB

Terkini

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:05 WIB

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05 WIB

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:51 WIB

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:20 WIB

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:16 WIB

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:25 WIB

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:34 WIB

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:39 WIB

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:23 WIB

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:27 WIB