Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.875.000
Beli Rp2.760.000
IHSG 7.654,942
LQ45 760,985
Srikehati 352,266
JII 532,569
USD/IDR 17.184

Pengelolaan Dana Pensiun Bakal Jadi Bagian Reformasi Struktural

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 21 Oktober 2020 | 15:15 WIB
Pengelolaan Dana Pensiun Bakal Jadi Bagian Reformasi Struktural
Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara. (Suara.com/Fadil)

Suara.com - Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengungkapkan pentingnya reformasi terkait pengelolaan pensiun dan hubungannya untuk menjaga pertumbuhan jangka menengah dan jangka panjang di Indonesia.

Hal tersebut ia sampaikan pada webinar dengan tema “Designing the Optimum Ecosystem of Pension” secara virtual, pada Rabu (21/10/2020).

“Pertumbuhan jangka menengah dan panjang dapat dicapai dengan reformasi struktural yang serius. Jika suatu negara tidak melakukan upaya apapun untuk memperbaiki reformasi strukturalnya selama ini (saat pandemi), maka negara tersebut akan tertinggal. Reformasi harus kita lakukan, dan cara keluar dari pandemi ini adalah dengan meletakkan reformasi struktural dalam perekonomian. Saat ini, reformasi pengelolaan pensiun adalah salah satunya, karena beberapa alasan,” ujar Suahasil.

Dirinya menyebut alasan mengapa reformasi pengelolaan dana pensiun sangat penting yang pertama adalah karena kebijakan dana pensiun ini erat kaitannya dengan isu ketenagakerjaan dan sistem jaminan sosial.

Berbicara mengenai pengelolaan dana pensiun, maka setidaknya ada tiga institusi yang berperan penting di dalamnya yaitu PT Taspen, PT ASABRI dan BPJS Ketenagakerjaan.

Wamenkeu menyebut bahwa untuk PT Taspen dan PT ASABRI adalah dibawah koordinasi langsung pemerintah karena PT Taspen mengelola dana pensiun untuk PNS, sementara PT ASABRI mengelola dana pensiun anggota TNI, POLRI dan Pegawai Kementerian Pertahanan.

Mantan Kepala Badan Kebijakan Fiskal ini juga mengatakan bahwa untuk bisa melakukan reformasi pengelolaan dana pensiun tidak hanya bisa dilakukan oleh pemerintah pusat saja. Namun diperlukan kerjasama dan koordinasi yang erat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Alasan kedua adalah karena dana pensiun merupakan sumber pembiayaan pembangunan jangka panjang.

“Salah satu reformasi yang sangat penting untuk dicapai Indonesia adalah memperdalam sistem keuangan. Tentu saja, pengelolaan dana pensiun merupakan salah satu cara untuk memperdalam penguatan sektor keuangan kita,” kata dia.

Namun dirinya juga mengingatkan bahwa perekonomian Indonesia masih didominasi oleh sektor informal. Ini harus menjadi perhatian pemerintah karena pada Undang-Undang Sistem Jaminan Sosial Nasional juga mengamanatkan bahwa keberadaan dana pensiun merupakan salah satu program dalam jaminan sosial masyarakat.

“Pembahasan mengenai kebijakan pengelolaan dana pensiun harus dilihat dari banyak aspek. Bukan hanya dalam koridor kecil tentang pensiun sendiri, namun terkait dalam hubungan pemerintah daerah dengan pemerintah pusat, hubungannya dengan pendalaman sektor keuangan, hubungannya dengan pasar kerja yaitu para pekerja informal, dan hal itu juga terkait dengan populasi penduduk yang menua di Indonesia,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kejutan, Klub Inggris Ini Panggil Lagi Pemainnya yang Sudah Pensiun

Kejutan, Klub Inggris Ini Panggil Lagi Pemainnya yang Sudah Pensiun

Jawa Tengah | Rabu, 21 Oktober 2020 | 12:34 WIB

Tips Strategi Investasi Sesuai Usia, Agar Pensiun Nanti Tetap Berkecukupan

Tips Strategi Investasi Sesuai Usia, Agar Pensiun Nanti Tetap Berkecukupan

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2020 | 08:56 WIB

Penempatan Investasi Dana Pensiun BUMN Jadi Tantangan

Penempatan Investasi Dana Pensiun BUMN Jadi Tantangan

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2020 | 14:25 WIB

Terkini

Pertamina dan Toyota Akan Bangun Pabrik Bioetanol di Lampung Tahun Ini

Pertamina dan Toyota Akan Bangun Pabrik Bioetanol di Lampung Tahun Ini

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 14:48 WIB

BUMI Mulai Fokus Tambang Emas, Sahamnya Masih Babak Belur

BUMI Mulai Fokus Tambang Emas, Sahamnya Masih Babak Belur

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 14:44 WIB

Cara Membuat QRIS untuk Usaha agar Pembayaran Pelanggan Makin Praktis

Cara Membuat QRIS untuk Usaha agar Pembayaran Pelanggan Makin Praktis

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 14:41 WIB

Harga LPG Nonsubsidi Melonjak, Warteg Bingung: Kurangi Porsi atau Naikkan Harga?

Harga LPG Nonsubsidi Melonjak, Warteg Bingung: Kurangi Porsi atau Naikkan Harga?

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 14:18 WIB

20 Kapal Tembus Blokade di Selat Hormuz, Satu Tanker LPG Meluncur ke Indonesia

20 Kapal Tembus Blokade di Selat Hormuz, Satu Tanker LPG Meluncur ke Indonesia

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 14:17 WIB

Adopsi AI Skala Bisnis Masih Rendah di Indonesia

Adopsi AI Skala Bisnis Masih Rendah di Indonesia

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 14:09 WIB

Pertumbuhan Kredit Nasional Capai 10,42 Persen di Q1 2026, Realisasi KUR Naik 0,21%

Pertumbuhan Kredit Nasional Capai 10,42 Persen di Q1 2026, Realisasi KUR Naik 0,21%

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 14:02 WIB

Harga LPG Nonsubsidi Naik, Pengusaha Warteg Menjerit

Harga LPG Nonsubsidi Naik, Pengusaha Warteg Menjerit

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 12:54 WIB

IHSG Mulai Terkoreksi di Sesi I, 387 Saham Merah

IHSG Mulai Terkoreksi di Sesi I, 387 Saham Merah

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 12:50 WIB

KFC Indonesia Masih Tekor Rp366 Miliar, Puluhan Gerai Gulung Tikar

KFC Indonesia Masih Tekor Rp366 Miliar, Puluhan Gerai Gulung Tikar

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 12:21 WIB