Tips Strategi Investasi Sesuai Usia, Agar Pensiun Nanti Tetap Berkecukupan

Ririn Indriani

Selasa, 20 Oktober 2020 | 08:56 WIB
Tips Strategi Investasi Sesuai Usia, Agar Pensiun Nanti Tetap Berkecukupan
Ilustrasi tips strategi investasi sesuai usia agar kehidupan Anda di masa pensiun tetap berkecukupan dan bahagia. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Bagaimana cara mempersiapkan diri agar saat pensiun atau tidak lagi memiliki pendapatan, kita masih dapat hidup berkecukupan dan bahagia? Menjawab pertanyaan tersebut, Faculty Head of Sequis Training Academy of Excellence, Samuji, MPD, CFP, CPC mengatakan, bahwa usia muda merupakan saat yang tepat untuk menyiapkan masa pensiun dengan cara membuat strategi investasi sesuai tahapan usia, yaitu memiliki asuransi selagi sehat dan produktif dan berinvestasi dengan portofolio agresif lalu konservatif.

Dengan perencanaan keuangan yang matang dan strategi investasi yang tepat sesuai tahapan usia, diharapkan saat Anda pensiun kelak tetap dapat menjalani kualitas hidup yang baik dan berkecukupan.

Lantas, investasi apa saja yang sebaiknya dimiliki sesuai usia? berikut penjelasan lengkap Samuji tentang tips strategi investasi sesuai usia.

Usia 20-an: Belajar Investasi dan Mulai Berinvestasi
Awal usia 20-an adalah saat memulai karir atau fresh graduate, tetapi ada juga yang masih kuliah dan mendapatkan uang saku dari orangtua atau memiliki pekerjaan sampingan.

Pada rentang usia ini, jika telah memiliki pendapatan, sebaiknya cari pengetahuan tentang investasi dan mulai berinvestasi dengan menyisihkan 5%-10% dari pendapatan per bulan.

Beberapa orang di usia ini biasanya juga sudah menggunakan kartu kredit. Meski demikian sebaiknya minimalisasi utang, karena jika banyak cicilan kartu kredit otomatis akan menunda perencanaan hari tua (pensiun).

Asuransi dapat menjadi pilihan berinvestasi karena memberikan proteksi sekaligus investasi. Pilihlah produk asuransi yang dapat memberikan hasil maksimal dalam jangka panjang, dan instrumen investasinya dapat dikontrol, misalnya kombinasi saham dan pasar uang dengan porsi saham lebih besar.

Usia 30-an: Semangat Berinvestasi Saat Produktif dan Berasuransi Saat Sehat
Saat usia Anda meningkat di 30-an maka perlu meningkatkan alokasi investasi untuk pensiun walaupun pada usia ini biasanya ada keinginan memiliki mobil dan rumah.

Keinginan tersebut menjadi penting saat menjadi kebutuhan, tetapi saat memutuskan membeli atau mencicil maka sesuaikan dengan kemampuan membayar jangan sampai menggerogoti simpanan hari tua.

baca juga

Asuransi jiwa sangat penting pada rentang usia ini. Pilihlah asuransi jiwa yang jangka waktu perlindungannya panjang atau asuransi yang mengunci (lock in) simpanan, tapi memberikan tambahan loyalty bonus, yaitu sejumlah dana dari premi dasar tahunan yang akan dibayarkan di tahun tertentu sesuai ketentuan polis.

Perlu juga asuransi yang memiliki manfaat proteksi meninggal dunia akibat kecelakaan minimal memberikan 150% dari santunan dasar. Hal ini terutama jika Anda adalah pencari nafkah.

Untuk instrumen investasi dapat ditentukan dengan mempertimbangkan kemampuan finansial.

Selain memberikan perhatian pada pertumbuhan investasi hari tua, juga perlu mempersiapkan dana untuk pendidikan anak. Untuk itu, bisa memilih kombinasi saham dan pasar uang.

Jika profil risiko termasuk moderat maka kombinasi antara saham, obligasi, dan pasar uang dapat menjadi alternatif.

Jika dalam perjalanan berinvestasi ternyata terjadi fluktuasi, tidak usah terlalu khawatir karena masih ada waktu untuk pulih kembali.

Usia 40-an: Fokus pada Portfolio Pensiun
Ketika tiba saatnya masuk pada usia 40 tahun, sebaiknya mulai mengisi portfolio pensiun dengan investasi yang lebih konservatif. Misalnya, kombinasi obligasi dengan pasar uang.

Jenis investasi tersebut dipilih, karena Anda masih harus membiayai sekolah anak, menyelesaikan cicilan produktif sembari mempersiapkan dana hari tua.

Jika memilih instrumen investasi yang sangat fluktuatif, tentu bisa mempengaruhi simpanan padahal waktu untuk mengumpulkan uang semakin sedikit.

Mengawali usia 40, sebaiknya mulai membuat perkiraan proyeksi dana hari tua yang nanti akan dibutuhkan. Dari hasil yang diperoleh bisa menjadi pertimbangan apakah perlu melakukan diversifikasi investasi.

Usia 50-an: Jelang Pensiun, Bersikaplah Realistis
Saat usia 50-an, biasanya membutuhkan sekitar 70% dari pendapatan saat ini.

Untuk itu, giatlah berinvestasi bila tidak siap mengurangi 30% dari gaya hidup. Jika sejak muda belum berinvestasi hingga saat membaca tulisan ini, segera manfaatkan semua peluang yang ada sebelum mengakhiri karir di usia 55 atau 60 tahun.

Jika terlambat memulai maka pilihan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan tentunya akan sangat terbatas.

Pada rentang usia ini, pastikan sudah memiliki asuransi kesehatan karena risiko kehidupan sangat tinggi, misalnya serangan sakit kritis atau kematian.

Pastikan juga asuransi tambahan (rider) pada polis sesuai dengan kebutuhan jangan sampai memakan hasil investasi karena pada usia ini yang lebih dibutuhkan adalah hasil investasi.

Anda juga dapat memilih produk asuransi yang tidak mensyaratkan manfaat tambahan lain selain manfaat yang sudah ada dalam paket produk tersebut.

Untuk instrumen investasi pilih yang dapat menjaga likuiditas, yaitu pasar uang karena memiliki toleransi risiko rendah.

Benahi dan Atur Finansial Sejak Muda
“Dengan membuat strategi finansial yang terencana dan terukur sejak muda hingga tiba masa pensiun maka Anda sudah siap menjadi lansia yang bahagia, yaitu jika meninggal dunia dapat memberikan warisan pada anak dan cucu atau jika berumur panjang, sebut saja 75 tahun maka Anda tetap mampu memenuhi kebutuhan sendiri dari simpanan yang telah disiapkan sejak muda," pungkas Samuji.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sering Dilakukan Tanpa Sadar, 5 Kebiasaan Pemotor saat Hujan Ini Ternyata 'Undang' Maut

Sering Dilakukan Tanpa Sadar, 5 Kebiasaan Pemotor saat Hujan Ini Ternyata 'Undang' Maut

Otomotif | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:46 WIB

Abdullah Dorong RUU Perampasan Aset Atur Investasi Bodong, Tegaskan Uang Korban Harus Kembali

Abdullah Dorong RUU Perampasan Aset Atur Investasi Bodong, Tegaskan Uang Korban Harus Kembali

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:55 WIB

Pulihkan Kerugian Korban, Panja DPR Masukkan Kejahatan Investasi Bodong ke RUU Perampasan Aset

Pulihkan Kerugian Korban, Panja DPR Masukkan Kejahatan Investasi Bodong ke RUU Perampasan Aset

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:01 WIB

Inovasi Magis Agency Hadirkan Komik Polistory: Solusi Kreatif Bikin Asuransi Lebih Mudah Dipahami

Inovasi Magis Agency Hadirkan Komik Polistory: Solusi Kreatif Bikin Asuransi Lebih Mudah Dipahami

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:00 WIB

Bikin Jera Penipu Investasi Bodong, DPR Perjuangkan Skema Pembagian Aset Pro-Rata untuk Korban

Bikin Jera Penipu Investasi Bodong, DPR Perjuangkan Skema Pembagian Aset Pro-Rata untuk Korban

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:51 WIB

Tips Berkendara Setelah Jumper Aki Mobil agar Daya Terisi Optimal

Tips Berkendara Setelah Jumper Aki Mobil agar Daya Terisi Optimal

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:05 WIB

Pasar Bergejolak, Perusahaan Asuransi Putar Otak Buat Produk Perlindungan dan Investasi

Pasar Bergejolak, Perusahaan Asuransi Putar Otak Buat Produk Perlindungan dan Investasi

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 05:57 WIB

Sering Bayar Pakai QRIS? Ini 4 Tips agar Pengeluaran Tetap Terkendali

Sering Bayar Pakai QRIS? Ini 4 Tips agar Pengeluaran Tetap Terkendali

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas

Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:38 WIB

Trik Agar Perusahaan Irit Investasi Alat Berat

Trik Agar Perusahaan Irit Investasi Alat Berat

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:11 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×