Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Kalah Untung dari Dolar, Harga Emas Redup Lagi

Bangun Santoso, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 26 Oktober 2020 | 08:10 WIB
Kalah Untung dari Dolar, Harga Emas Redup Lagi
Ilustrasi emas batang dan uang Dolar AS [Shutterstock]

Suara.com - Kilau emas dunia kian meredup karena kalah untung dengan mata uang dolar AS yang mulai memulihkan posisi pelemahannya pada akhir pekan lalu. Tetapi ketidakpastian menuju pilpres di USA pada 3 November membatasi koreksi harga emas.

Mengutip CNBC, Senin (26/10/2020) harga logam kuning di pasar spot turun 0,4 persen ke harga 1.896,84 dolar AS per ounce. Sementara harga emas di pasar futures Amerika Serikat (AS) turun 0,3 persen ke harga 1.898,40 dolar AS per ounce.

Pergerakan harga emas benar-benar mencerminkan nilai tukar dolar AS pada saat ini," kata kepala analis logam mulia BMO, Tai Wong.

Harga emas terus berada dalam koridor 1.890 dolar AS per ounce hingga 1.930 dolar AS per ounce.

“Harga emas masih tertahan di kisaran rendah karena menunggu kepastian stimulus fiskal.

"Optimisme stimulus memudar setelah Direktur Dewan Ekonomi Nasional Larry Kudlow mencatat bahwa negosiasi masih berada dalam taraf ketidaksepakatan,” kata analis senior OANDA, Edward Moya.

Emas telah naik sekitar 25 persen sepanjang tahun ini mengingat statusnya sebagai lindung nilai inflasi di tengah pandemi yang belum pernah terjadi sebelumnya di seluruh dunia.

"Nasib emas akan ditentukan pada Hari Pemilu, gelombang biru menandakan stimulus besar dan menyambut level harga 2.000 dolar AS sementara kemenangan Biden disertai Republikan mempertahankan Senat menunjukkan kenaikan yang lebih lambat," kata Moya.

Sementara logam lainnya perak turun 1,2 persen menjadi 24,46 dolar AS per ounce. Platinum naik 2 persen ke harga 902,44 dolar AS dan paladium turun 0,3 persen ke posisi 2.367.44 dolar AS.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Turun Lagi, Harga Emas Antam Dibanderol Rp 1.007.000 per Gram

Turun Lagi, Harga Emas Antam Dibanderol Rp 1.007.000 per Gram

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2020 | 09:37 WIB

Harga Emas Dunia Anjlok 1 Persen di Tengah Menguatnya Dollar AS

Harga Emas Dunia Anjlok 1 Persen di Tengah Menguatnya Dollar AS

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2020 | 08:33 WIB

Turun Rp 1.000, Harga Emas Antam Dibanderol Rp 1.011.000 per Gram

Turun Rp 1.000, Harga Emas Antam Dibanderol Rp 1.011.000 per Gram

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2020 | 09:34 WIB

Paket Bantuan Stimulus AS Temui Titik Terang, Harga Emas Dunia Naik

Paket Bantuan Stimulus AS Temui Titik Terang, Harga Emas Dunia Naik

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2020 | 08:19 WIB

Naik Rp 4.000, Harga Emas Antam Dibanderol Rp 1.012.000 per Gram

Naik Rp 4.000, Harga Emas Antam Dibanderol Rp 1.012.000 per Gram

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2020 | 10:05 WIB

Harga Emas Dunia Makin Bersinar di Tengah Pelemahan Dollar AS

Harga Emas Dunia Makin Bersinar di Tengah Pelemahan Dollar AS

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2020 | 08:12 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Rp 1.008.000 per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini Rp 1.008.000 per Gram

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2020 | 10:16 WIB

Terkini

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:03 WIB

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Bogor | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Jakarta | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:36 WIB

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Bali | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:09 WIB

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:59 WIB

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:40 WIB

×