Ekonomi Melemah, Komoditas Hortikultura Justru Meningkat

Fabiola Febrinastri, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 03 November 2020 | 14:37 WIB
Ekonomi Melemah, Komoditas Hortikultura Justru Meningkat
Buah-buahan hasil tanamanan kebun hortikultura di salah satu supermarket di Jakarta, Selasa (21/11).

Suara.com - Badan Pusat Statistik melaporkan trend produksi buah-buahan lokal pada kurun waktu 4 tahun terkonfirmasi meningkat cukup signifikan.

Pada tahun 2019 misalnya, produksi buah-buahan lokal mencapai 22,5 juta ton atau naik 4,8 persen jika dibanding tahun 2018. Bahkan buah-buahan tahunan menjadi komoditas terbesar ketiga setelah kopi dan tanaman obat. Nilai ekspornya kurang lebih mencapai 140.228,90 dolar AS.

Di tengah melemahnya ekonomi nasional akibat pandemi covid-19 yang berkepanjangan, permintaan sub sektor pertanian pada komoditas hortikultura seperti sayur dan buah segar justru mengalami peningkatan.

Direktur Buah dan Florikultura Kementerian Pertanian, Liferdi Lukman mengatakan bahwa peluang bisnis buah dan sayur lokal masih tergolong tinggi, terutama di pasar lokal bahkan internasional.

Saat ini, kata Liferdi, buah-buahan yang mengalami lonjakan permintaan diantaranya jambu biji, jeruk lemon dan alpukat. Hal ini dikarenakan buah-buahan tersebut dikenal kaya serat, vitamin C,E, dan antioksidan.

"Buah-buahan tersebut banyak diproduksi oleh petani-petani kita dan penjualan buah hingga kini masih tinggi. Pastinya akan dapat membantu para oetani di tengah kondisi sekarang ini," tutupnya.

Peneliti Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) Universitas Indonesia (UI), Riyanto menilai peningkatan kualitas buah perlu mendapat perhatian khusus dari semua pihak. Termasuk dari kalangan pengusaha dalam mendorong peningkatan eskpor buah lokal.

"Kuncinya ada pada peningkatan kualitas buah lokal kita serta semua orang harus terus mengkampanyekan makan buah nusantara," kata Riyanto, Senin, 2 November 2020.

Perlu diketahui, sejak tahun 2006 Kementan fokus melakukan pengembangan buah-buahan unggul di seluruh daerah.

baca juga

Kegiatan ini meliputi pengembangan kawasan dan pendampingan penerapan budidaya sesuai dengan kaidah GAP/SOP. Di samping itu, Kementan juga terus memfasilitasi para petani dengan sarana prasarana pascapanen hingga proses pengolahan dan pemasaran.

Pengamat pangan sekaligus Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya Malang, Sujarwo mengatakan bahwa langkah pemerintah sudah cukup bagus dalam mengembangkan potensi buah dan sayur lokal.

Namun, kata dia, pemerintah harus membuka informasi dan promosi buah segar secara luas. Langkah ini penting dilakukan agar masyarakat memiliki geliat tanam serta pengetahuan lebih pada subsektor sayur dan buah segar.

Apalagi, kata Sujarwo, persepsi masyarakat tentang pengetahuan buah lokal sejauh ini masih kurang baik. Karena itu, branding buah lokal sangat penting dilakukan untuk menunjang kejelasan fungsi bagi kesehatan, sehingga mengarah pada functional food. Tentunya dengan positioning yang baik dan terkoneksi dengan aspek kesehatan.

"Pandemi covid-19 ini sebenarya momentum untuk Kementerian Pertanian (Kementan) agar terus menyuarakan buah-buahan lokal dan membrandingnya lebih bergengsi," katanya.

Sujarwo menilai, riset-riset tentang kemanfaatan buah lokal dan juga promosi atas kegunaannya makin tergerus oleh promosi dan budaya pembenar (affirmative culture). Sehingga masyarakat masih berpikiran bahwa buah impor lebih bagus dari buah lokal.

"Kita tidak akan dapat meningkatkan citra produk lokal, seperti buah, selama kita tidak menghargai produk lokal kita sendiri dengan baik," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IPB : Impor Hortikultura Tidak Bisa Disamakan dengan Komoditas Lain

IPB : Impor Hortikultura Tidak Bisa Disamakan dengan Komoditas Lain

Bisnis | Selasa, 03 November 2020 | 12:05 WIB

NTP Naik, Kementan Apresiasi Kerja Keras Petani

NTP Naik, Kementan Apresiasi Kerja Keras Petani

Bisnis | Senin, 02 November 2020 | 16:34 WIB

Produksi Pertanian Meningkat, IPB Puji Kinerja Kementan

Produksi Pertanian Meningkat, IPB Puji Kinerja Kementan

Bisnis | Senin, 02 November 2020 | 11:25 WIB

Hari Pangan Sedunia, Petani Muda Ajak Milenial Tekuni Urban Farming

Hari Pangan Sedunia, Petani Muda Ajak Milenial Tekuni Urban Farming

Bisnis | Minggu, 01 November 2020 | 16:58 WIB

Optimalkan Pertanian, Kementan Tingkatkan Ekspor dalam 4 Tahun ke Depan

Optimalkan Pertanian, Kementan Tingkatkan Ekspor dalam 4 Tahun ke Depan

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2020 | 12:13 WIB

Ajak Kaum Muda Bertani, Presiden : Pertanian Berpeluang Besar di Masa Depan

Ajak Kaum Muda Bertani, Presiden : Pertanian Berpeluang Besar di Masa Depan

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2020 | 08:48 WIB

Terkini

Wisata Indonesia Dikemas Lebih Seru, Ada Kuis Digital yang Temanya Berganti Tiap Bulan!

Wisata Indonesia Dikemas Lebih Seru, Ada Kuis Digital yang Temanya Berganti Tiap Bulan!

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 20:46 WIB

Promo Khusus Tes Psikometri dan Visa Pelajar dari BRI untuk Belajar di Luar Negeri

Promo Khusus Tes Psikometri dan Visa Pelajar dari BRI untuk Belajar di Luar Negeri

Bri | Selasa, 29 September 2026 | 20:44 WIB

Diskon hingga 25% di Swiss-Belhotel International dengan BRI Debit Virtual

Diskon hingga 25% di Swiss-Belhotel International dengan BRI Debit Virtual

Bri | Selasa, 29 September 2026 | 20:39 WIB

Liburan Elit dengan Diskon Eksklusif 20% di Banyan Group Bersama BRI Debit Virtual

Liburan Elit dengan Diskon Eksklusif 20% di Banyan Group Bersama BRI Debit Virtual

Bri | Selasa, 29 September 2026 | 20:33 WIB

ASN Tewas Saat Latsarmil Komcad, Keluarga Bisa Tempuh Jalur Hukum dan Lapor Polisi!

ASN Tewas Saat Latsarmil Komcad, Keluarga Bisa Tempuh Jalur Hukum dan Lapor Polisi!

News | Selasa, 29 September 2026 | 20:32 WIB

QRIS Lintas Negara Buka Akses Pelaku Ekonomi Kreatif ke Pasar Global

QRIS Lintas Negara Buka Akses Pelaku Ekonomi Kreatif ke Pasar Global

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 20:31 WIB

Urutan Zodiak dari yang Paling Gampang Memaafkan sampai yang Paling Pendendam

Urutan Zodiak dari yang Paling Gampang Memaafkan sampai yang Paling Pendendam

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 20:30 WIB

The Revolt of Arabia: Mengenal Revolusi Arab dan Perubahan Kekuasaan di Hijaz

The Revolt of Arabia: Mengenal Revolusi Arab dan Perubahan Kekuasaan di Hijaz

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 20:30 WIB

2 Pembunuh Wakil Rektor ITB Kabanjahe Ternyata Buruh Bangunan, Pernah Kerja di Rumah Korban

2 Pembunuh Wakil Rektor ITB Kabanjahe Ternyata Buruh Bangunan, Pernah Kerja di Rumah Korban

Sumut | Selasa, 29 September 2026 | 20:23 WIB

Beli Tiket MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 Lewat BRImo, Ada Kejutan!

Beli Tiket MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 Lewat BRImo, Ada Kejutan!

Bri | Selasa, 29 September 2026 | 20:20 WIB

×