Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.101,333
LQ45 598,429
Srikehati 292,525
JII 363,372
USD/IDR 17.863

Pemerintah Beri Stimulan Perumahan agar Warga Tinggal di Rumah Layak Huni

Fabiola Febrinastri

Selasa, 03 November 2020 | 19:00 WIB
Pemerintah Beri Stimulan Perumahan agar Warga Tinggal di Rumah Layak Huni
Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid, di Daerah Istimewa Yogyakarta. (Dok : PUPR)

Suara.com - Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) diharapkan bisa tinggal di rumah yang layak huni. Untuk mewujudkan hal tersebut, pemerintah memberikan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahap pertama kepada 397 rumah warga di Sleman, Jawa Tengah.

“Program BSPS tahap pertama diberikan kepada 397 unit di Kabupaten Sleman dan telah selesai dibangun. Masyarakat kini tinggal di hunian yang nyaman," ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Khalawi Abdul Hamid, yang didampingi Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Jawa III, Mochamad Mulya Permana, saat melakukan kunjungan kerja ke Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, beberapa waktu lalu.

Menurut Khalawi, BSPS memang ditujukan kepada MBR yang memiliki Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Untuk menandai selesainya pelaksanaan Peningkatan Kualitas Rumah Swadaya (PKRS) tahap pertama di Sleman, Khalawi meninjau langsung ke rumah penerima bantuan bedah rumah di Sleman, untuk memasang peneng khusus Program BSPS.

"Program ini dapat menggerakkan kegotongroyongan dan keswadayaan masyarakat. Meskipun pemerintah hanya menyalurkan dana sebesar Rp 17,5 juta, tetapi pembangunan rumah dapat berhasil dan mewujudkan struktur bangunan yang bagus dan tahan gempa. Jumlah keswadayaan penerima BSPS bisa lebih dari Rp 40 juta," terangnya.

Adapun jumlah anggaran yang digunakan untuk PKRS Program BSPS tahap pertama di Sleman mencapai Rp 6,95 miliar, sedangkan total rumah yang tidak layak huni yang mendapatkan Program BSPS di Yogyakarta sebanyak 5.000 unit, dengan total anggaran Rp 87,5 miliar.

Pelaksanaan Program BSPS di Yogyakarta tersebar di lima kabupaten, yaitu Kabupaten Sleman (1.044 unit), Kabupaten Kulon Progo (704 unit), Kabupaten Gunung Kidul (1.525 unit), Kabupaten Bantul (1.577 unit), dan Kota Yogyakarta (150 unit).

Salah satu warga yang menerima BSPS, Haryadi, yang tinggal di Jetak II, RT 04/RW 04 Desa Sidokarto, Kecamatan Godean, mengaku sangat bersyukur dan berterimakasih kepada pemerintah, khususnya Kementerian PUPR, yang telah membantu meningkatkan kualitas rumahnya.

"Saya dan keluarga berterima kasih oleh Kementerian PUPR, karena telah menambah motivasi dan semangat masyarakat khususnya Program BSPS bagi masyarakat berpenghasilan rendah," katanya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tingkatkan Produksi Pangan di Kalsel, Bendungan Tapin Mulai Diisi

Tingkatkan Produksi Pangan di Kalsel, Bendungan Tapin Mulai Diisi

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2020 | 22:35 WIB

Tak Masuk Daftar Penerima Bantuan, Sri Mulyani Tinggal di Kandang Domba

Tak Masuk Daftar Penerima Bantuan, Sri Mulyani Tinggal di Kandang Domba

Sumsel | Minggu, 01 November 2020 | 10:56 WIB

Tak Mampu Bayar Kontrakan, Sri Mulyani Tinggal di Kandang Domba

Tak Mampu Bayar Kontrakan, Sri Mulyani Tinggal di Kandang Domba

Jawa Tengah | Minggu, 01 November 2020 | 11:05 WIB

Naik Motor Trail, Menteri PUPR Tinjau Sistem Irigasi Food Estate di Kalteng

Naik Motor Trail, Menteri PUPR Tinjau Sistem Irigasi Food Estate di Kalteng

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2020 | 19:43 WIB

Kementerian PUPR Gelar Pameran  Virtual dan Foto HHD 2020

Kementerian PUPR Gelar Pameran Virtual dan Foto HHD 2020

News | Minggu, 25 Oktober 2020 | 20:06 WIB

Rumah Bersubsidi, PUPR: Kualitas Bangunan Harus Kokoh

Rumah Bersubsidi, PUPR: Kualitas Bangunan Harus Kokoh

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2020 | 13:56 WIB

Terkini

IHSG Ambrol Nyaris ke Level 5.900, TPIA Jadi Beban

IHSG Ambrol Nyaris ke Level 5.900, TPIA Jadi Beban

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:37 WIB

Status TMS PPPK Bisa Jadi MS: Ini Cara Sanggah dan Contoh Kalimat Resminya

Status TMS PPPK Bisa Jadi MS: Ini Cara Sanggah dan Contoh Kalimat Resminya

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:36 WIB

Lolos Administrasi PPPK Kemensos? Ini Panduan Lengkap Persiapan Tes CAT

Lolos Administrasi PPPK Kemensos? Ini Panduan Lengkap Persiapan Tes CAT

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:15 WIB

DSI Berpotensi Gerus Laba Emiten, Bisnis AALI hingga ITMG Bisa Lesu

DSI Berpotensi Gerus Laba Emiten, Bisnis AALI hingga ITMG Bisa Lesu

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:02 WIB

Ungkap Alasan Gaji Guru 'Tidak Layak', Prabowo: Tidak Ada Uangnya

Ungkap Alasan Gaji Guru 'Tidak Layak', Prabowo: Tidak Ada Uangnya

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:47 WIB

Gaji di Bawah Rp8 Juta Kini Tergolong  Miskin Baru, Warga UMK Harus Bersaing untuk Rumah Subsidi

Gaji di Bawah Rp8 Juta Kini Tergolong Miskin Baru, Warga UMK Harus Bersaing untuk Rumah Subsidi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:36 WIB

Purbaya Bantah Patriot Bond Mirip Tax Amnesty, Minta Investor Segera Beli

Purbaya Bantah Patriot Bond Mirip Tax Amnesty, Minta Investor Segera Beli

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:29 WIB

Harga Emas dan Perak Terperosok, Ada Apa dengan Pasar Global?

Harga Emas dan Perak Terperosok, Ada Apa dengan Pasar Global?

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:11 WIB

Berhasil Kantongi Utang Rp301 T dari China, Purbaya Langsung Dapat Gelar Profesor!

Berhasil Kantongi Utang Rp301 T dari China, Purbaya Langsung Dapat Gelar Profesor!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:58 WIB

Pengusaha Jasa Kurir Janji Ikut Tekan Biaya Logistik Nasional yang Masih Tinggi

Pengusaha Jasa Kurir Janji Ikut Tekan Biaya Logistik Nasional yang Masih Tinggi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 10:55 WIB