Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.570.000
Beli Rp2.450.000
IHSG 5.695,116
LQ45 556,746
Srikehati 275,044
JII 335,012
USD/IDR 0

Banyak Kabar Gembira dari Vaksin Corona, Harga Emas Dunia Turun

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 19 November 2020 | 13:13 WIB
Banyak Kabar Gembira dari Vaksin Corona, Harga Emas Dunia Turun
Ilustrasi harga emas dunia. (Shutterstock)

Suara.com - Harga emas dunia melemah karena optimisme tentang kesuksesan uji coba vaksin Pfizer meng-counter kekhawatiran atas meningkatnya infeksi virus corona dan proyeksi untuk dukungan ekonomi lebih lanjut.

Mengutip CNBC, Kamis (19/11/2020) harga emas di pasar spot turun 0,3 persen menjadi 1.872,38 dollar AS per ounce. Sementara, emas berjangka Amerika Serikat ditutup menyusut 0,6 persen menjadi 1.873,90 dollar AS per ounce.

Produsen obat Amerika, Pfizer, mengatakan akan mengajukan izin darurat BPOM AS setelah hasil akhir dari uji coba vaksinnya menunjukkan tingkat keberhasilan 95 persen dengan data keamanan dua bulan.

Emas, yang dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan penurunan nilai mata uang, melambung 24 persen sepanjang tahun ini, diuntungkan dari stimulus global besar-besaran dan suku bunga mendekati nol.

Logam lainnya, perak turun 0,5 persen menjadi 24,34 dollar AS per ounce, paladium melesat 1,3 persen menjadi 2.348,78 dollar AS per ounce, dan platinum melonjak 1,9 persen menjadi 942,53 dollar AS per ounce.

Pfizer dan BioNTech mengatakan pada Rabu bahwa analisis data akhir menemukan vaksin virus corona mereka 95 persen efektif dalam mencegah Covid-19 dan tampaknya menangkis penyakit parah.

Vaksin, yang disebut BNT162b2 diklaim efektif melawan virus corona setelah dosis pertama dan keefektifannya konsisten di semua usia, ras dan etnis, kata pembuat vaksin itu.

Selain itu, para lansia, yang dianggap berisiko tinggi terkena penyakit parah akibat Covid-19, bisa dicegah dengan efektivitas vaksin yang lebih dari 94 persen itu.

Vaksin tersebut ternyata juga mencegah penyakit parah pada sukarelawan. Sembilan dari 10 kasus Covid yang parah berada dalam kelompok plasebo dalam uji coba fase tiga, kata perusahaan itu.

baca juga

Mereka juga tidak melihat masalah kesehatan yang “serius”, dengan sebagian besar efek samping setelah vaksinasi.

Saham Pfizer melonjak 3 persen, sementara BioNTech melonjak 6,2 persen, atas kabar ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wapres: Warga yang Mau Divaksin Covid-19 Bisa Daftar Online

Wapres: Warga yang Mau Divaksin Covid-19 Bisa Daftar Online

News | Kamis, 19 November 2020 | 13:00 WIB

Wapres Ma'ruf Pastikan Pemerintah Jamin Kehalalan Vaksin Virus Corona

Wapres Ma'ruf Pastikan Pemerintah Jamin Kehalalan Vaksin Virus Corona

News | Kamis, 19 November 2020 | 11:35 WIB

Air France-KLM Bersiap Angkut Jutaan Dosis Vaksin Corona ke Seluruh Dunia

Air France-KLM Bersiap Angkut Jutaan Dosis Vaksin Corona ke Seluruh Dunia

News | Kamis, 19 November 2020 | 11:34 WIB

Terkini

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:48 WIB

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35 WIB

Pemerintah Resmi Luncurkan SRUK 9 Juli, Era Baru Perdagangan Karbon Dimulai

Pemerintah Resmi Luncurkan SRUK 9 Juli, Era Baru Perdagangan Karbon Dimulai

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35 WIB

Riset CORE Indonesia Ungkap MBG & Kopdes Merah Putih Bikin Pemda 'Krisis Keuangan'

Riset CORE Indonesia Ungkap MBG & Kopdes Merah Putih Bikin Pemda 'Krisis Keuangan'

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:22 WIB

Handy Wihartady Ditunjuk jadi Direktur Utama PLN Enjiniring, Siapa Dia?

Handy Wihartady Ditunjuk jadi Direktur Utama PLN Enjiniring, Siapa Dia?

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:14 WIB

73% CEO Khawatir Risiko Regulasi, Askrindo Andalkan GCG Perkuat Bisnis

73% CEO Khawatir Risiko Regulasi, Askrindo Andalkan GCG Perkuat Bisnis

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:05 WIB

Pupuk Indonesia dan Pertamina Perkuat Hilirisasi, Gas Bumi Jadi Andalan

Pupuk Indonesia dan Pertamina Perkuat Hilirisasi, Gas Bumi Jadi Andalan

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:04 WIB

Investor Terus Kabur dan Devisa Menipis Bikin Rupiah Semakin Melemah

Investor Terus Kabur dan Devisa Menipis Bikin Rupiah Semakin Melemah

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:02 WIB

Purbaya Usul RUU PFII ke DPR, Targetkan Indonesia Jadi Pusat Keuangan Internasional

Purbaya Usul RUU PFII ke DPR, Targetkan Indonesia Jadi Pusat Keuangan Internasional

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 17:15 WIB

Asuransi Syariah Mulai Bidik Seluruh Segmen Masyarakat RI

Asuransi Syariah Mulai Bidik Seluruh Segmen Masyarakat RI

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 17:09 WIB

×