Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Suku Bunga Kredit Perbankan Turun Tipis Jadi 9,80 Persen

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Senin, 30 November 2020 | 16:23 WIB
Suku Bunga Kredit Perbankan Turun Tipis Jadi 9,80 Persen
Bank Indonesia

Suara.com - Bank Indonesia (BI) mencatat suku bunga kredit perbankan mulai turun pada Oktober 2020. Pada Oktober 2020, rata-rata tertimbang suku bunga kredit tercatat sebesar 9,80 persen, turun 5 basis poin dibandingkan 9,85 persen pada bulan sebelumnya.

Selain itu, rata-rata tertimbang suku bunga simpanan berjangka juga mengalami penurunan pada seluruh jenis tenornya.

"Suku bunga simpanan berjangka tenor 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, 12, serta 24 bulan menurun, dari masing-masing 4,93 persen, 5,13 persen, 5,55 persen, 6,03 persen dan 7,16 persen pada September 2020 menjadi 4,68 persen, 4,78 persen, 5,38 persen, 5,96 persen, dan 7,03 persen pada Oktober 2020," kata BI dalam laporannya, Senin (30/11/2020).

Namun demikian, meski suku bunga kredit turun tipis, tetapi kinerja laju kredit belum memuaskan. Sebab, pada Oktober 2020 tercatat kredit yang disalurkan perbankan masih -9 persen.

Penyaluran kredit pada Oktober 2020 tercatat sebesar Rp 5.484,9 triliun atau tumbuh negatif -0,9 persen (yoy), lebih dalam bila dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya (-0,4 persen, yoy).

Menurut pantauan BI, kontraksi penyaluran kredit disebabkan penurunan kredit kepada debitur korporasi dan perlambatan kredit perorangan.

Adapun, kredit kepada korporasi tercatat turun lebih dalam, dari -0,7 persen (yoy) pada September 2020 menjadi -1,6 persen (yoy) pada Oktober 2020.

Sedangkan, penyaluran kredit pada debitur perorangan mengalami perlambatan, dari 0,7 persen (yoy) menjadi 0,6 persen (yoy).

Berdasarkan jenis penggunaannya, kontaksi kredit dipengaruhi oleh melambatnya kredit investasi (Kl) dan kredit konsumsi (KK), serta kredit modal kerja (KMK) yang masih terkontraksi meski tidak sedalam bulan sebelumnya.

baca juga

Kredit investasi (KI) tercatat tumbuh 1,4 persen (yoy) pada Oktober 2020, melambat dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 3,4 persen (yoy).

Perlambatan tersebut disebabkan oleh sektor Pertanian, Peternakan, Kehutanan, dan Perikanan serta sektor Perdagangan, Hotel, dan Restoran (PHR).

Di tengah tren perlambatan kredit, penyaluran kredit kepada sektor Properti pada Oktober 2020 justru mengalami peningkatan, dari 2,2 persen (yoy) pada September 2020 menjadi 3,1 persen yoy), didorong oleh peningkatan kredit KPR/KPA dan kredit Konstruksi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BI Catat Uang Beredar di Masyarakat Rp 6.780 Triliun Hingga Oktober 2020

BI Catat Uang Beredar di Masyarakat Rp 6.780 Triliun Hingga Oktober 2020

Bisnis | Senin, 30 November 2020 | 13:20 WIB

Gubernur BI Yakin RI Bisa Jadi Pemain Utama Ekonomi Syariah

Gubernur BI Yakin RI Bisa Jadi Pemain Utama Ekonomi Syariah

Bisnis | Senin, 30 November 2020 | 11:23 WIB

Sampai Oktober, Nilai Utang Indonesia Jadi Rp 5.877,17 Triliun

Sampai Oktober, Nilai Utang Indonesia Jadi Rp 5.877,17 Triliun

Riau | Kamis, 26 November 2020 | 08:56 WIB

Terkini

Pemerintah Umumkan Stimulus Transportasi Rp 1,54 T, Lengkap dari Pesawat hingga Kapal

Pemerintah Umumkan Stimulus Transportasi Rp 1,54 T, Lengkap dari Pesawat hingga Kapal

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 22:19 WIB

Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis

Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 21:05 WIB

Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T

Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 20:34 WIB

Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%

Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:51 WIB

Umat Muslim RI Terbanyak Sedunia, Gimana Nasib Ekonomi Syariahnya?

Umat Muslim RI Terbanyak Sedunia, Gimana Nasib Ekonomi Syariahnya?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:20 WIB

Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun

Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:10 WIB

Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025

Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:04 WIB

Di Tengah Mati Lampu Masal, Petinggi PLN Bisa Kantongi Gaji Ratusan Juta Setiap Bulan?

Di Tengah Mati Lampu Masal, Petinggi PLN Bisa Kantongi Gaji Ratusan Juta Setiap Bulan?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:56 WIB

Pemerintah Kucurkan Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 T di Semester II 2026, Ini Rinciannya

Pemerintah Kucurkan Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 T di Semester II 2026, Ini Rinciannya

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:54 WIB

Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada

Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:35 WIB