Pandemi Berlarut-larut, Harga Minyak Dunia Tertekan

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 01 Desember 2020 | 08:32 WIB
Pandemi Berlarut-larut, Harga Minyak Dunia Tertekan
Perkembangan harga minyak dunia. (Shutterstock)

Suara.com - Harga minyak dunia turun ketika produsen terbesar dunia membahas perpanjangan pengurangan produksi dalam pertemuan pekan ini.

Mengutip CNBC, Selasa (1/12/2020) harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Januari, patokan internasional, ditutup menyusut 59 sen atau 1,2 persen menjadi 47,59 dollar AS per barel.

Kontrak Brent Februari yang lebih aktif diperdagangkan turun 37 sen menjadi 47,88 dollar AS per barel.

Sementara itu, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate untuk kontrak pengiriman Januari, patokan Amerika Serikat, ditutup turun 19 sen atau 0,4 persen menjadi 45,34 dollar AS per barel.

Anggota OPEC mencapai konsensus tentang perlunya memperpanjang pengurangan produksi minyak yang ada selama tiga bulan mulai Januari jika sekutu mereka di kelompok yang lebih luas, OPEC Plus, juga mendukung langkah tersebut, kata sejumlah menteri dan delegasi.

Organisasi Negara Eksportir Minyak, Rusia dan lainnya, yang dikenal sebagai OPEC Plus, berencana untuk menggelar pertemuan yang lebih luas, setelah diskusi para menteri gagal mencapai konsensus.

Menteri Energi Aljazair Abdelmadjid Attar, pemegang jabatan presiden bergilir OPEC mengatakan, ada konsensus di tingkat OPEC untuk memperpanjang pengurangan pasokan saat ini sebesar 7,7 juta barel per hari selama tiga bulan lagi.

Hingga saat ini, kartel itu berencana untuk memangkas ukuran pemotongan tersebut sebesar 2 juta barel per hari, menambah lebih banyak pasokan ke pasar.

Attar mengatakan, anggota OPEC sedang berupaya untuk meyakinkan Rusia dan sekutu lainnya di OPEC Plus agar mendukung langkah tersebut, tetapi komentarnya itu tidak cukup kuat guna meredakan ketegangan investor.

baca juga

Harga minyak melonjak pada November, melesat lebih dari 25 persen dalam kenaikan bulanan terbesar sejak Mei, karena pengembangan vaksin Covid-19 mendongkrak harapan untuk pemulihan ekonomi yang dapat meningkatkan permintaan bahan bakar.

Goldman Sachs mengatakan lonjakan musim dingin dalam kasus Covid-19 tidak akan mencegah penyeimbangan kembali pasar minyak sebagai akibat dari progres vaksin. Goldman memperkirakan Brent bakal naik menjadi 65 dollar AS per barel pada 2021.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tren Harga Minyak Dunia Terus Naik Seiring Kabar Baik Vaksin Corona

Tren Harga Minyak Dunia Terus Naik Seiring Kabar Baik Vaksin Corona

Bisnis | Senin, 30 November 2020 | 09:14 WIB

Pasokan Berlimpah, Harga Minyak Dunia Anjlok

Pasokan Berlimpah, Harga Minyak Dunia Anjlok

Bisnis | Jum'at, 27 November 2020 | 07:56 WIB

Kabar Baik Vaksin Buat Harga Minyak Dunia Meroket ke Level Tertingginya

Kabar Baik Vaksin Buat Harga Minyak Dunia Meroket ke Level Tertingginya

Bisnis | Kamis, 26 November 2020 | 09:07 WIB

Terkini

Sering Dilakukan Tanpa Sadar, 5 Kebiasaan Pemotor saat Hujan Ini Ternyata 'Undang' Maut

Sering Dilakukan Tanpa Sadar, 5 Kebiasaan Pemotor saat Hujan Ini Ternyata 'Undang' Maut

Otomotif | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:46 WIB

Thriller hingga Romcom, 5 Rekomendasi Drama yang Dibintangi Kim Young Kwang

Thriller hingga Romcom, 5 Rekomendasi Drama yang Dibintangi Kim Young Kwang

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:40 WIB

Bawa Pesan dari Mandalika, 5 Pembalap Muda Indonesia Siap 'Ngamuk' di Sepang

Bawa Pesan dari Mandalika, 5 Pembalap Muda Indonesia Siap 'Ngamuk' di Sepang

Sport | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:38 WIB

Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum

Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum

Surakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:37 WIB

Pemerintah Rela Tak Pungut Pajak Rp632 Triliun pada 2027, Siapa yang Diuntungkan?

Pemerintah Rela Tak Pungut Pajak Rp632 Triliun pada 2027, Siapa yang Diuntungkan?

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:35 WIB

Bachtiar Nasir Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, Soroti Keberpihakan ke Israel

Bachtiar Nasir Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, Soroti Keberpihakan ke Israel

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Malaikat Maut Juga Bisa Galau? Sisi Lain Kematian di Novel Setelah Melompat Aku Ingin Hidup

Malaikat Maut Juga Bisa Galau? Sisi Lain Kematian di Novel Setelah Melompat Aku Ingin Hidup

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Pakar UMY Ingatkan Jokowi Bawa Ijazah Asli di Sidang Roy Suryo: Jangan Fotokopi

Pakar UMY Ingatkan Jokowi Bawa Ijazah Asli di Sidang Roy Suryo: Jangan Fotokopi

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:27 WIB

6 Arti Punggung Merinding Tiba-tiba Siang Hari Menurut Primbon Jawa

6 Arti Punggung Merinding Tiba-tiba Siang Hari Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:25 WIB

Jebakan Konsumerisme Digital: Di Balik Perilaku Cemas dan Lapar Mata Gen Z

Jebakan Konsumerisme Digital: Di Balik Perilaku Cemas dan Lapar Mata Gen Z

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:10 WIB

×