Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.765.000
Beli Rp2.635.000
IHSG 5.594,765
LQ45 557,746
Srikehati 272,472
JII 338,801
USD/IDR 18.035

OPEC Tunda Pertemuan, Harga Minyak Dunia Anjlok Lagi

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 02 Desember 2020 | 10:42 WIB
OPEC Tunda Pertemuan, Harga Minyak Dunia Anjlok Lagi
Perkembangan harga minyak dunia. (Shutterstock)

Suara.com - Harga minyak dunia melanjutkan penurunannya setelah OPEC dan sekutunya menempatkan pasar dalam ketidakpastian dengan menunda pertemuan formal guna memutuskan apakah akan menaikkan produksi pada Januari atau tidak.

Mengutip CNBC, Rabu (2/12/2020) minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup melemah 46 sen, atau 1 persen menjadi 47,42 dollar AS per barel.

Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate, merosot 79 sen, atau 1,7 persen, menjadi 44,55 dollar AS per barel.

Organisasi Negara Eksportir Minyak, Rusia dan sekutu lainnya, kelompok yang dikenal sebagai OPEC Plus, menunda pembicaraan tentang kebijakan produksi tahun depan.

OPEC Plus diprediksi mengurangi pemotongan produksi saat ini 7,7 juta barel per hari (bph) sebesar 2 juta bph mulai Januari.

"Namun, kelompok tersebut telah mempertimbangkan untuk memperpanjang pemotongan yang ada sekitar 8 persen dari permintaan global hingga beberapa bulan pertama 2021, posisi yang didukung oleh pemimpin de facto OPEC, Arab Saudi," kata narasumber.

Rusia, sementara itu, mendukung peningkatan secara bertahap. Pasokan tambahan itu akan memukul reli baru-baru ini yang membuat harga melonjak sekitar 27 persen pada November, dan beberapa negara khawatir tentang harga yang lebih rendah karena permintaan tetap lemah dan infeksi Covid-19 meroket.

"Grup itu mungkin akan menemukan beberapa kompromi untuk menyelamatkan muka, dengan perpanjangan yang singkat menjadi hasil yang paling mungkin diikuti oleh pengembalian produksi secara bertahap," kata Helima Croft, analis Royal Bank of Canada.

"Meski demikian, perselisihan terbaru ini bukan pertanda baik bagi kohesi kolektif pada 2021 ketika optimisme vaksin meningkat dan produsen mengantisipasi pemulihan yang kuat," tambahnya.

Kedua tolok ukur itu reli baru-baru ini didorong harapan vaksin Covid-19 akan meningkatkan ekonomi global dan permintaan bahan bakar, dibantu oleh ekspektasi bahwa produsen minyak bakal mengendalikan produksi dengan ketat di tengah gelombang baru virus tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pandemi Berlarut-larut, Harga Minyak Dunia Tertekan

Pandemi Berlarut-larut, Harga Minyak Dunia Tertekan

Bisnis | Selasa, 01 Desember 2020 | 08:32 WIB

Tren Harga Minyak Dunia Terus Naik Seiring Kabar Baik Vaksin Corona

Tren Harga Minyak Dunia Terus Naik Seiring Kabar Baik Vaksin Corona

Bisnis | Senin, 30 November 2020 | 09:14 WIB

Pasokan Berlimpah, Harga Minyak Dunia Anjlok

Pasokan Berlimpah, Harga Minyak Dunia Anjlok

Bisnis | Jum'at, 27 November 2020 | 07:56 WIB

Terkini

Investor Asing Ramai-ramai "Sell Indonesia", Purbaya Masih Denial

Investor Asing Ramai-ramai "Sell Indonesia", Purbaya Masih Denial

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:07 WIB

Disorot Pemeringkat Internasional, Purbaya Klaim MBG dan Koperasi Tak Bebani Fiskal

Disorot Pemeringkat Internasional, Purbaya Klaim MBG dan Koperasi Tak Bebani Fiskal

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:46 WIB

1.108 Agen BRILink Jangkau Desa-desa di Klaten, Perputaran Uang Tembus Rp1,13 Triliun

1.108 Agen BRILink Jangkau Desa-desa di Klaten, Perputaran Uang Tembus Rp1,13 Triliun

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 17:37 WIB

Tekan Beban Bunga Utang, BI Akan Naikkan Remunerasi Dana Pemerintah

Tekan Beban Bunga Utang, BI Akan Naikkan Remunerasi Dana Pemerintah

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 15:11 WIB

Menkeu Akui Pelemahan Rupiah Bikin Keuntungan Perajin Tahu-Tempe Tergerus

Menkeu Akui Pelemahan Rupiah Bikin Keuntungan Perajin Tahu-Tempe Tergerus

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:38 WIB

Rupiah Tembus Rp18.036 per Dolar dan IHSG Anjlok, Purbaya Ungkap Kendala Terbesar Pemerintah

Rupiah Tembus Rp18.036 per Dolar dan IHSG Anjlok, Purbaya Ungkap Kendala Terbesar Pemerintah

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:14 WIB

Dasco Ungkap 'Dua Jurus Pamungkas' Kuatkan Rupiah yang Disepakati Gubernur BI dan Menkeu Purbaya

Dasco Ungkap 'Dua Jurus Pamungkas' Kuatkan Rupiah yang Disepakati Gubernur BI dan Menkeu Purbaya

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 11:48 WIB

Menkeu Purbaya Tegaskan Rupiah Stabil Bisa Ringankan Beban Pedagang Tahu Tempe dan Rumah Tangga

Menkeu Purbaya Tegaskan Rupiah Stabil Bisa Ringankan Beban Pedagang Tahu Tempe dan Rumah Tangga

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 11:20 WIB

Nama Chatib Basri Muncul di Tengah Tekanan Rupiah, Istana Tegaskan Tak Ada Reshuffle

Nama Chatib Basri Muncul di Tengah Tekanan Rupiah, Istana Tegaskan Tak Ada Reshuffle

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 11:09 WIB

Oktober 2026 Ini Pemerintah Siapkan Wajib Halal Nasional, Ini Dampak Bagi UMKM, Bisnis, dan Konsumen

Oktober 2026 Ini Pemerintah Siapkan Wajib Halal Nasional, Ini Dampak Bagi UMKM, Bisnis, dan Konsumen

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 11:06 WIB